- HAN 2026, Pemkot Bontang dan BAZNAS Beri Dukungan bagi 300 Anak
- Bimbingan Pra Nikah Remaja, Pemkot Bontang Dorong Pelajar Fokus Siapkan Masa Depan
- HUT ke-36 PW-BKAG Bontang, Agus Haris Dorong Perempuan Perkuat Pelayanan Sosial
- Pusdiklat Paskibraka Bontang Dimulai, Agus Haris Tekankan Pembentukan Karakter
- Harganas ke-33, Wali Kota Bontang Soroti Pentingnya Kehadiran Ayah dalam Keluarga
- Wali Kota Bontang Pastikan 11 Rekomendasi BPK Masih Dikawal hingga Tuntas
- 132 Mahasiswa KKN Kolaborasi Diterjunkan ke 15 Kelurahan di Bontang
- Pemkot Bontang Perkuat Perlindungan Pekerja Konstruksi Lewat BPJS Ketenagakerjaan
- Pemkot Bontang Gandeng Dunia Usaha Jaga Keberlanjutan Jaminan Kesehatan Gratis
- Digitalisasi Transaksi Daerah Bontang Capai 83,4 Persen, Pemkot Perkuat TP2DD
Forkom P4GN Kaltim Perkuat Sinergi Lawan Peredaran Narkoba

Keterangan Gambar : Wakil Ketua DPRD Kaltim Ananda Emira Moeis ketika hadir dalam rapat Forkom Terpadu P4GN dan PN di Kantor Gubernur Kaltim. (Foto: Humas DPRD Kaltim)
ANALOGNEWS.id, SAMARINDA - Wakil Ketua DPRD Kaltim, Ananda Emira Moeis, menghadiri rapat Forum Komunikasi Terpadu Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) yang digelar di Kantor Gubernur Kaltim, Selasa (17/6/2025).
Rapat dipimpin langsung oleh Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud, dan dihadiri sejumlah pejabat tinggi dari aparat keamanan, pemerintah daerah, serta organisasi masyarakat. Pertemuan membahas tantangan pengendalian narkoba yang semakin kompleks di wilayah Kaltim, dengan akses darat, laut, dan udara yang luas.
Wakil Ketua DPRD Kaltim, Ananda Emira Moeis, menegaskan pentingnya pengawasan menyeluruh dan sinergi antarlembaga untuk menangkal peredaran narkotika.
Baca Lainnya :
- Pansus RPJMD Kaltim Prioritaskan Pendidikan dan Peningkatan PAD0
- DPRD Kaltim Soroti Longsor Pendingin, Desak Evaluasi Tambang0
- DPRD Kaltim Soroti Penurunan UHC dan Layanan BPJS0
- DPRD Kaltim Desak Tindak Lanjut Janji Wapres di Muara Kate0
- DPRD Kaltim Gelar Bimtek Penguatan Kemitraan dengan Eksekutif0
“Pengawasan di semua jalur harus diperkuat dan tidak bisa dilakukan secara parsial. Pencegahan narkoba adalah tanggung jawab bersama, bukan hanya satu pihak,” ujarnya.
Ananda juga menyatakan dukungan DPRD terhadap program pencegahan dan rehabilitasi, khususnya Program Desa Bersinar yang digagas BNN. Ia mendorong optimalisasi anggaran melalui APBD untuk memperkuat program ini.
Gubernur Rudy Mas’ud mengapresiasi komitmen DPRD dan menekankan pentingnya koordinasi lintas sektor guna menanggulangi penyalahgunaan narkoba yang mengancam masa depan generasi muda.
Rapat Forum Komunikasi ini diharapkan menjadi momentum penguatan kolaborasi seluruh pihak dalam pemberantasan narkoba di Kaltim agar memberikan hasil nyata bagi masyarakat. (SRA/ADV/DPRDKALTIM)










.jpg)
