- Pemkot Bontang Pastikan APBD 2027 Fokus pada Program Prioritas di Tengah Tekanan Fiskal
- DKP3 Bontang Bekali Nelayan Pengetahuan Mitigasi Bencana untuk Kurangi Risiko di Laut
- DKP3 Bontang Perkuat Sinergi Perluas Akses Permodalan bagi Pelaku Usaha Sektor Pangan
- DKP3 Bontang Sinkronkan Data Pupuk Bersubsidi, Pastikan Distribusi Sesuai Kebutuhan Petani
- DKP3 Bontang Terapkan Penyaluran Benih Ikan Bertahap untuk Jaga Siklus Produksi Pembudidaya
- DKP3 Bontang Cek Langsung Lokasi Budidaya Ikan Sebelum Tetapkan Penerima Bantuan
- DKP3 Libatkan Kelompok Tani Dukung Pencegahan Stunting Lewat Bantuan Ayam Petelur
- DKP3 Bontang Verifikasi Bantuan Jaring, Pastikan Sesuai Kebutuhan Nelayan
- DKP3 Bontang Perkuat Pelaporan Sisa Pangan SPPG untuk Evaluasi Program MBG
- Pemkot Bontang Perluas Transaksi Non-Tunai, Tiga OPD Terima Perangkat Pembayaran Digital
Ojol Bontang Minta WiFi hingga WC, Pemkot Janji Bangun Fasilitas Khusus pada 2027

Keterangan Gambar : Ojol Bontang Minta WiFi hingga WC, Pemkot Janji Bangun Fasilitas Khusus pada 2027
ANALOGNEWS.id, BONTANG — Pengemudi ojek online (ojol) di Kota Bontang menyampaikan sejumlah permintaan kepada Pemerintah Kota Bontang terkait rencana pembangunan fasilitas khusus bagi ojol.
Permintaan itu mencakup penyediaan tempat berteduh, fasilitas pengisian daya ponsel, jaringan WiFi, hingga toilet umum di pangkalan ojol.
Perwakilan organisasi Teras Ojol di kawasan UMKM Center, Sidik, mengatakan keberadaan WiFi sangat penting bagi pengemudi untuk menunjang kelancaran orderan.
Baca Lainnya :
- 4 Wilayah di Bontang Terendam Banjir, Guntung Paling Parah0
- BPC HIPMI Samarinda dan Bandara APT Pranoto Dorong Produk UMKM Lokal Naik Kelas0
- DPRD Samarinda Soroti Lemahnya Edukasi Keluarga sebagai Faktor Penghambat Penurunan Stunting0
- Celni Soroti Lonjakan Jumlah Anak Pindahan, Minta Pemerintah Benahi Distribusi Siswa Antarwilayah0
- Ledakan Tren Digital Pengaruhi Perilaku Sosial, DPRD Samarinda Minta Pemkot Perkuat Literasi dan Ana0
“Selain cas, WiFi juga sangat dibutuhkan ojol supaya orderan bisa lancar,” ujar Sidik, Kamis (8/1/2026).
Selain itu, Sidik juga meminta Pemkot Bontang menjaga pepohonan di sekitar pangkalan ojol. Menurutnya, pohon memberikan kenyamanan bagi pengemudi yang menunggu order dalam waktu lama.
“Kalau bisa pohon di sekitar pangkalan tetap dijaga agar suasana sejuk,” tambahnya.
Permintaan lainnya datang dari Acong, perwakilan Teras Ojol. Ia menyebut kebutuhan toilet menjadi hal mendasar yang selama ini belum tersedia di pangkalan ojol.
Menurutnya, banyak pengemudi kesulitan karena lokasi pangkalan jauh dari fasilitas WC umum.
“Kadang kami harus meninggalkan pangkalan hanya untuk ke WC, padahal order bisa masuk kapan saja,” ungkap Acong.
Dishub Bontang Masih Kaji Lokasi
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bontang, Taufan Syuhada, mengatakan pihaknya masih mengkaji lokasi strategis untuk pembangunan fasilitas khusus ojol.
Ia menuturkan, tahun 2026 ini Dishub akan fokus pada perencanaan agar fasilitas tersebut benar-benar sesuai kebutuhan pengemudi.
“Tahun ini kami pastikan dulu lokasi dan kebutuhan fasilitasnya,” kata Taufan, Rabu (7/1/2026).
Ia menambahkan, Pemkot Bontang menargetkan fasilitas khusus ojol dapat direalisasikan pada 2027. Sebelum itu, Dishub akan kembali menggelar pertemuan dengan perwakilan ojol setelah Lebaran 2026.
“Nanti setelah Lebaran kami akan dialog lagi dengan teman-teman ojol,” ujarnya.
Menurut Taufan, masukan dari pengemudi diharapkan dapat menjadi bahan penyempurnaan perencanaan fasilitas ojol di Kota Bontang. (*)









.jpg)
