- Pemkot Bontang Pastikan APBD 2027 Fokus pada Program Prioritas di Tengah Tekanan Fiskal
- DKP3 Bontang Bekali Nelayan Pengetahuan Mitigasi Bencana untuk Kurangi Risiko di Laut
- DKP3 Bontang Perkuat Sinergi Perluas Akses Permodalan bagi Pelaku Usaha Sektor Pangan
- DKP3 Bontang Sinkronkan Data Pupuk Bersubsidi, Pastikan Distribusi Sesuai Kebutuhan Petani
- DKP3 Bontang Terapkan Penyaluran Benih Ikan Bertahap untuk Jaga Siklus Produksi Pembudidaya
- DKP3 Bontang Cek Langsung Lokasi Budidaya Ikan Sebelum Tetapkan Penerima Bantuan
- DKP3 Libatkan Kelompok Tani Dukung Pencegahan Stunting Lewat Bantuan Ayam Petelur
- DKP3 Bontang Verifikasi Bantuan Jaring, Pastikan Sesuai Kebutuhan Nelayan
- DKP3 Bontang Perkuat Pelaporan Sisa Pangan SPPG untuk Evaluasi Program MBG
- Pemkot Bontang Perluas Transaksi Non-Tunai, Tiga OPD Terima Perangkat Pembayaran Digital
Helmi Abdulloh Apresiasi Program Gratispol

Keterangan Gambar : Ketua DPRD Samarinda, Helmi Abdulloh. (Foto : Ist)
ANALOGNEWS.id, SAMARINDA – Ketua DPRD Samarinda Helmi Abdullah, memberikan apresiasi positif terhadap program pendidikan gratis (Gratispol) yang diluncurkan oleh Gubernur Kaltim, Rudy Mas'ud dan Wakil Gubernur, Seno Aji.
Dirinya menilai program ini sebagai salah satu terobosan penting dalam menjawab tantangan pemerataan pendidikan di daerah.
Menurutnya, program pendidikan gratis Gubernur Kaltim merupakan program prioritas yang paling berdampak langsung pada masyarakat.
Baca Lainnya :
- Usulan Pemberlakuan Jam Malam Bagi Pelajar, Begini Kata Novan0
- Samarinda Darurat Perundungan, DPRD Minta Tindakan Tegas0
- PKG di Samarinda Tak Masimal, Novan : Kurangnya Informasi Jadi Penyebabnya 0
- Pengawasan Lapas Samarinda Dipertanyakan, Ada Napi Kendalikan Narkoba dari Lapas0
- Ketua DPRD Samarinda Apresiasi Koperasi NU Mart0
“Dari sekian banyak program unggulan yang dicanangkan, pendidikan adalah fondasi. Gratispol menjadi wujud komitmen nyata pemerintah dalam membangun masa depan generasi muda,” jelasnya.
Helmi sapaan akrabnya, mengatakan bahwa Program Gratispol sendiri telah melibatkan 53 perguruan tinggi di Kaltim, melalui penandatanganan nota kesepahaman.
Langkah ini, lanjut dia, menunjukkan keseriusan pemerintah daerah dalam membangun kolaborasi untuk membuka akses pendidikan yang lebih luas dan setara.
“Ini bukan hanya tentang menggratiskan biaya kuliah, tapi juga soal membuka peluang dan harapan. Banyak anak-anak di pelosok yang memiliki potensi besar, namun terhambat ekonomi. Dengan program ini, mereka punya kesempatan yang sama untuk melanjutkan pendidikan tinggi,” sebut Helmi.
Menyadari rendahnya angka partisipasi pendidikan tinggi di Kaltim, Helmi berharap program pendidikan gratis dapat menjadi solusi jangka panjang untuk meningkatkan kualitas SDM.
“Jika kita ingin Kaltim maju dan berdaya saing, maka tidak ada jalan lain selain memperkuat sektor pendidikan. Gratispol adalah awal yang baik, dan kami di DPRD siap mendukung penuh agar program ini berjalan maksimal,” tambahnya.
Terakhir kata Helmi, mengajak semua pihak, baik dari kalangan akademisi, swasta, maupun masyarakat umum, untuk bersama-sama mengawal keberhasilan program ini demi masa depan generasi Kaltim yang lebih baik. (ARD/Adv/DPRDSamarinda)










.jpg)
