- Aris Nur Huda: Saatnya Munas HIPMI XVIII Digelar di Kaltim
- Kutim Raih Penghargaan Arindama Infrastruktur di HUT ke-69 Kaltim
- Transaksi Sabu di Tanjung Laut Indah, Pemuda di Bontang Diciduk Polisi
- Ojol Bontang Minta WiFi hingga WC, Pemkot Janji Bangun Fasilitas Khusus pada 2027
- 4 Wilayah di Bontang Terendam Banjir, Guntung Paling Parah
- BPC HIPMI Samarinda dan Bandara APT Pranoto Dorong Produk UMKM Lokal Naik Kelas
- DPRD Samarinda Soroti Lemahnya Edukasi Keluarga sebagai Faktor Penghambat Penurunan Stunting
- Celni Soroti Lonjakan Jumlah Anak Pindahan, Minta Pemerintah Benahi Distribusi Siswa Antarwilayah
- Ledakan Tren Digital Pengaruhi Perilaku Sosial, DPRD Samarinda Minta Pemkot Perkuat Literasi dan Ana
- DPRD Samarinda Ingin Arah Pembangunan Kota Lebih Visioner dan Terintegrasi
82 Pelaku Usaha PMDN Sampaikan LKPM di Triwulan III, Serap 317 Tenaga Kerja Baru

Keterangan Gambar : 82 Pelaku Usaha PMDN Sampaikan LKPM di Triwulan III, Serap 317 Tenaga Kerja Baru
ANALOGNEWS.id, BONTANG - Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Bontang mencatat peningkatan kepatuhan pelaporan Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM) pada Triwulan III tahun ini.
Sebanyak 82 pelaku usaha Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) resmi menyampaikan LKPM tepat waktu.
Analis Kebijakan Ahli Muda Penanaman Modal DPMPTSP Bontang, Darmawati, mengatakan bahwa laporan tersebut mencerminkan aktivitas investasi yang cukup aktif di daerah tersebut. Dari 82 perusahaan yang melapor, tercatat tambahan tenaga kerja baru yang cukup signifikan.
Baca Lainnya :
- Dorong Pelaku Usaha Lebih Patuh Lapor Investasi, DPMPTSP Bontang Beri Pendampingan LKPM0
- DPMPTSP Dorong Kepatuhan Laporan Investasi, Pelaku Usaha di Bontang Diedukasi Soal LKPM0
- Masuk Triwulan III 2025, DPMPTSP Bontang Imbau Pelaku Usaha Lapor LKPM0
- DPMPTSP Bontang Perkuat Pembinaan Pelaku Usaha dengan Monitoring Bimtek hingga Pendampingan0
- DPMPTSP Bontang Gelar Sosialisasi LKPM untuk Pelaku Usaha0
“Pada Triwulan III, pelaku usaha PMDN menyerap tambahan tenaga kerja Indonesia (TKI) sebanyak 307 orang dan tenaga kerja asing (TKA) sebanyak 10 orang,” ungkapnya, Rabu (26/11/2025).
Penyerapan tenaga kerja tersebut tersebar pada 330 proyek yang masih berjalan, baik proyek yang sudah memasuki tahap operasional maupun yang masih dalam proses konstruksi. Menurutnya, data ini menunjukkan bahwa kegiatan investasi tidak hanya berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga membuka peluang kerja bagi masyarakat lokal.
Darmawati menambahkan, capaian ini diharapkan dapat memacu perusahaan lain untuk semakin disiplin dalam menyampaikan LKPM, mengingat data tersebut menjadi acuan penting bagi pemerintah dalam memetakan perkembangan investasi serta menentukan kebijakan ekonomi daerah ke depan.
DPMPTSP Bontang berkomitmen terus memperkuat pembinaan dan pendampingan agar seluruh pelaku usaha memahami kewajiban pelaporan serta dapat memberikan data yang valid setiap periode pelaporan.
“Semakin lengkap dan tepat waktu pelaporan LKPM, semakin akurat pula gambaran pertumbuhan investasi di Bontang,” ujarnya. (Adv)










.jpg)
