- HAN 2026, Pemkot Bontang dan BAZNAS Beri Dukungan bagi 300 Anak
- Bimbingan Pra Nikah Remaja, Pemkot Bontang Dorong Pelajar Fokus Siapkan Masa Depan
- HUT ke-36 PW-BKAG Bontang, Agus Haris Dorong Perempuan Perkuat Pelayanan Sosial
- Pusdiklat Paskibraka Bontang Dimulai, Agus Haris Tekankan Pembentukan Karakter
- Harganas ke-33, Wali Kota Bontang Soroti Pentingnya Kehadiran Ayah dalam Keluarga
- Wali Kota Bontang Pastikan 11 Rekomendasi BPK Masih Dikawal hingga Tuntas
- 132 Mahasiswa KKN Kolaborasi Diterjunkan ke 15 Kelurahan di Bontang
- Pemkot Bontang Perkuat Perlindungan Pekerja Konstruksi Lewat BPJS Ketenagakerjaan
- Pemkot Bontang Gandeng Dunia Usaha Jaga Keberlanjutan Jaminan Kesehatan Gratis
- Digitalisasi Transaksi Daerah Bontang Capai 83,4 Persen, Pemkot Perkuat TP2DD
DKP3 Bontang Perkuat Pelaporan Sisa Pangan SPPG untuk Evaluasi Program MBG

BONTANG - Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan, dan Pertanian (DKP3) Kota Bontang mulai memperkuat sistem pelaporan sisa pangan dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) sebagai bagian dari evaluasi pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Upaya ini dilakukan melalui pendampingan penginputan data pada platform Stop Boros Pangan (SBP) milik Badan Pangan Nasional (Bapanas).
Pendampingan yang dilaksanakan Bidang Ketahanan Pangan pada Kamis (23/7/2026) menyasar seluruh SPPG di Kota Bontang. Selain memastikan pengelola memahami penggunaan aplikasi, kegiatan ini juga bertujuan membangun basis data yang akurat terkait jumlah pangan yang tidak termanfaatkan setiap hari.
Analis Ketahanan Pangan DKP3 Bontang, Aniah Muanjani, menjelaskan data yang dihimpun melalui platform tersebut akan menjadi bahan evaluasi dalam menyusun kebutuhan pangan secara lebih tepat pada pelaksanaan MBG.
Baca Lainnya :
- Pemkot Bontang Perluas Transaksi Non-Tunai, Tiga OPD Terima Perangkat Pembayaran Digital0
- DKP3 Bontang Perketat Pengawasan Mutu Bantuan Pakan Demi Dukung Produktivitas Pembudidaya0
- Wawali Minta Persiapan Sekolah Rakyat Dipacu, OPD Diminta Tuntaskan Tugas Sesuai Kewenangan0
- DKP3 Bontang Perkuat Kelompok Pembudidaya Ikan Lewat Bantuan Kolam, Benih, dan Pakan0
- DKP3 Bontang Dorong Masjid Jadi Sentra Urban Farming Lewat Program GEMPARDAH0
“Data yang masuk bukan sekadar mencatat sisa makanan. Dari situ kita bisa melihat apakah porsi yang disiapkan sudah sesuai kebutuhan, sehingga ke depan perencanaan penyediaan pangan bisa semakin efisien,” ujarnya.
Ia menerangkan, setiap SPPG akan mencatat sisa pangan hasil pemorsian setiap hari, kemudian melaporkannya secara berkala melalui platform SBP. Sistem tersebut merupakan bagian dari program nasional penyelamatan pangan dalam RPJMN 2025–2029.
Menurut Aniah, data yang terkumpul juga akan membantu pemerintah memetakan pola pemborosan pangan sekaligus menjadi dasar penyusunan strategi pengurangan food waste dan food loss.
Saat ini, sebagian SPPG di Kota Bontang masih dalam proses registrasi akun pada sistem Badan Pangan Nasional. Karena itu, DKP3 terus memberikan pendampingan teknis agar seluruh satuan pelayanan dapat segera melakukan pelaporan secara mandiri.
“Harapan kami, seluruh SPPG nantinya memiliki pola pelaporan yang seragam sehingga data yang dihasilkan benar-benar bisa digunakan sebagai dasar pengambilan kebijakan, baik untuk meningkatkan efektivitas Program MBG maupun mendukung gerakan penyelamatan pangan secara nasional,” pungkasnya.










.jpg)
