Usai Survei Lapangan, DPMPTSP Bontang Batalkan Pemasangan Videotron ke Simpang 4 BK

By Redaksi 21 Nov 2025, 19:39:15 WIB Pemkot Bontang
Usai Survei Lapangan, DPMPTSP Bontang Batalkan Pemasangan Videotron ke Simpang 4 BK

Keterangan Gambar : Kepala DPMPTSP Bontang, Muhammad Aspiannur


ANALOGNEWS.id, BONTANG - Rencana pemasangan videotron milik Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) yang semula di  Simpang 4 Bontang Kuala (BK) resmi dibatalkan. Pemerintah memutuskan kembali ke rencana awal setelah evaluasi lapangan menunjukkan bahwa kawasan simpang empat tersebut terlalu padat dan berisiko mengganggu keselamatan pengguna jalan.

Kepala DPMPTSP Bontang, Muhammad Aspiannur, mengatakan wacana pemindahan videotron ke lokasi yang lebih ramai sebenarnya ditujukan untuk memperluas jangkauan informasi publik.

“Lokasi Simpang 4 itu memang terlihat strategis. Tapi setelah turun ke lapangan, kondisinya ternyata terlalu padat,” ujarnya, Jumat (21/11/2025).

Baca Lainnya :

Sim­pang Jalan KS Tubun, Panjaitan, Kapten Piere Tendean, Awang Long merupakan salah satu titik pergerakan kendaraan tersibuk di Kota Bontang. Pemerintah khawatir pemasangan videotron di area tersebut akan memperbesar risiko kecelakaan, terutama pada jam padat lalu lintas.

Aspiannur menjelaskan bahwa kekhawatiran bukan hanya soal arus kendaraan, tetapi juga terkait stabilitas pondasi dan ruang kerja teknis. Pemasangan videotron membutuhkan area aman untuk instalasi, pemeliharaan, dan akses teknisi menjadi sesuatu yang sulit dipenuhi di lokasi yang sempit dan padat.

Dengan pertimbangan itu, pemerintah menetapkan videotron tetap akan dipasang di Terminal Bontang Kuala sesuai rencana awal. Perangkat tersebut ditargetkan rampung pada Desember 2025.

“Kalau rencana awal itu kan memang di terminal masuk BK itu kemudian di wacanakan ke simpang 4 tapi karena setelah survey akhirnya diputuskan untuk kembali ke lokasi awal,” jelasnya.

Sementara itu, dua videotron lain sudah berdiri di Tugu Selamat Datang dan Simpang 4 Loktuan. Namun keduanya belum berfungsi karena masih menunggu instalasi kelistrikan.

“Travonya masih dalam pengiriman jadi belum difungsikan,” terang Aspiannur.

Pemkot Bontang berharap keberadaan videotron ini dapat memperkuat transparansi dan memperluas penyebaran informasi layanan perizinan ke masyarakat tanpa mengorbankan aspek keselamatan jalan. (Adv) 




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

Loading....


Kanan - Iklan Sidebar

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Instagram, Youtube dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.