- Andalkan Aplikasi “Hadap Balau”, Neni: Tekan Angka Pengangguran
- Neni Sebut Kearsipan Jadi Fondasi Reformasi Birokrasi di Bontang
- Perkim Bontang Belum Berencana Tambah Rusunawa di Pusat Kota, Fokus Pemetaan Kebutuhan Berdasarkan D
- Perkim Bontang Genjot Perbaikan Unit Rusunawa Rusak, Target Kurangi Daftar Tunggu Penghuni
- Perkim Bontang Sebut Untuk Antrean Hunian di Rusunawa Api-Api dan Loktuan Masih Mengular
- Perbedaan Tarif Rusunawa Disesuaikan dengan Kondisi Bangunan, Bukan Fasilitas
- Perkim Bontang Terapkan Tarif Bertingkat di Rusunawa, Lantai Bawah Lebih Mahal karena Akses Lebih Mu
- Tarif Rusunawa di Bontang Berbeda Tiap Lantai, Perkim Pastikan Fasilitas Tetap Sama
- Sepi Peminat, Rusunawa Guntung Jadi Bahan Evaluasi Perkim Bontang
- Akses Jauh Jadi Kendala, Peminat Rusunawa Guntung Masih Relatif Rendah
Rusunawa Loktuan dan Guntung Usung Konsep Studio, Cocok untuk Pekerja dengan Mobilitas Tinggi

Keterangan Gambar : Kepala Perkim Bontang, Usman saat ditoawak media beberapa waktu lalu
Analognews.id, BONTANG – Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) yang berada di wilayah Loktuan dan Guntung, memiliki konsep berbeda dibandingkan Rusunawa lainnya di wilayah Kota Bontang.
Baca Lainnya :
- Rusunawa di Bontang Punya Fasilitas Berbeda, Rusunawa Api-Api Diprioritaskan untuk Warga Berpenghasi0
- Tarif Rusunawa Bontang Bertingkat, Makin Tinggi Lantai Tarif Makin Murah0
- Penyembelihan Hewan Kurban di Bontang Capai 1.957 Ekor, Data Masih Berpotensi Bertambah0
- DP3AKB Bontang Dorong Penguatan Kelembagaan KRPPA di Seluruh Kelurahan0
- DKP3 Bontang Pastikan Ribuan Hewan Kurban Bebas PMK dan Layak Konsumsi0
Kedua rusun tersebut dirancang dengan tipe studio yang lebih praktis dan menyesuaikan, kebutuhan penghuni yang memiliki mobilitas tinggi.
Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (Perkim) Kota Bontang, Usman, menjelaskan bahwa konsep studio diterapkan karena sasaran penghuni rusun tersebut, mayoritas merupakan pekerja yang lebih banyak menghabiskan waktu di luar rumah.
“Kalau terkait Rusunawa di wilayah Loktuan dan Guntung, sebenarnya itu adalah rusun yang tipenya studio. Tipe studio itu seperti yang biasa ada di perkotaan,” ujarnya, Senin (22/6/2026).
Menurutnya, konsep tersebut ditujukan bagi masyarakat yang sibuk bekerja dan hanya membutuhkan tempat beristirahat, setelah menjalani aktivitas sehari-hari. Sebagian besar penghuni berangkat bekerja sejak pagi dan baru kembali, pada malam hari.
“Ini terkhusus untuk masyarakat yang sibuk bekerja, pergi ke kantor, kemudian untuk makannya biasanya di luar. Jadi mereka pulang setelah malam,” jelasnya.
Karena mengusung konsep hunian praktis, fasilitas yang disediakan di dalam unit juga dibuat lebih sederhana. Pemerintah hanya menyiapkan kebutuhan dasar yang menunjang fungsi utama hunian, sebagai tempat beristirahat.
“Jadi kami hanya menyiapkan tempat tidur dan lemari,” katanya.
Usman menambahkan, perbedaan konsep dan fasilitas pada setiap Rusunawa di Bontang disesuaikan dengan kebutuhan, serta karakteristik calon penghuninya. Dengan begitu, keberadaan Rusunawa tidak hanya menyediakan hunian yang terjangkau, tetapi juga mampu menjawab kebutuhan masyarakat dari berbagai latar belakang.
Konsep hunian studio di Rusunawa Loktuan dan Guntung diharapkan dapat menjadi solusi, bagi para pekerja yang membutuhkan tempat tinggal sederhana, nyaman, dan dekat dengan pusat aktivitas mereka.










.jpg)
