- Andalkan Aplikasi “Hadap Balau”, Neni: Tekan Angka Pengangguran
- Neni Sebut Kearsipan Jadi Fondasi Reformasi Birokrasi di Bontang
- Perkim Bontang Belum Berencana Tambah Rusunawa di Pusat Kota, Fokus Pemetaan Kebutuhan Berdasarkan D
- Perkim Bontang Genjot Perbaikan Unit Rusunawa Rusak, Target Kurangi Daftar Tunggu Penghuni
- Perkim Bontang Sebut Untuk Antrean Hunian di Rusunawa Api-Api dan Loktuan Masih Mengular
- Perbedaan Tarif Rusunawa Disesuaikan dengan Kondisi Bangunan, Bukan Fasilitas
- Perkim Bontang Terapkan Tarif Bertingkat di Rusunawa, Lantai Bawah Lebih Mahal karena Akses Lebih Mu
- Tarif Rusunawa di Bontang Berbeda Tiap Lantai, Perkim Pastikan Fasilitas Tetap Sama
- Sepi Peminat, Rusunawa Guntung Jadi Bahan Evaluasi Perkim Bontang
- Akses Jauh Jadi Kendala, Peminat Rusunawa Guntung Masih Relatif Rendah
Perbedaan Tarif Rusunawa Disesuaikan dengan Kondisi Bangunan, Bukan Fasilitas

Keterangan Gambar : Kepala Perkim Bontang, Usman
Analognews.id, BONTANG – Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (Perkim) Kota Bontang meminta masyarakat, untuk bisa memahami sistem tarif yang diterapkan di Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa).
Baca Lainnya :
- Perkim Bontang Terapkan Tarif Bertingkat di Rusunawa, Lantai Bawah Lebih Mahal karena Akses Lebih Mu0
- Tarif Rusunawa di Bontang Berbeda Tiap Lantai, Perkim Pastikan Fasilitas Tetap Sama0
- Sepi Peminat, Rusunawa Guntung Jadi Bahan Evaluasi Perkim Bontang0
- Akses Jauh Jadi Kendala, Peminat Rusunawa Guntung Masih Relatif Rendah0
- Rusunawa Api-Api Jadi Primadona, Tarif Murah dan Lokasi Strategis Jadi Daya Tarik0
Perbedaan harga sewa yang berlaku pada setiap unit disebut, bukan karena adanya perbedaan fasilitas yang telah disediakan, melainkan disesuaikan dengan kondisi bangunan dan tingkat kemudahan akses masing-masing unit.
Kepala Perkim Bontang, Usman, menjelaskan bahwa kebijakan tersebut merupakan bagian dari sistem pengelolaan Rusunawa yang telah dirancang, agar lebih adil bagi seluruh penghuni. Unit yang berada di lantai bawah umumnya memiliki tarif sedikit lebih tinggi karena lebih mudah dijangkau, sementara unit di lantai atas dikenakan tarif lebih rendah.
Meski demikian, untuk para penghuni tetap memperoleh fasilitas yang relatif sama halnya mulai dari lantai dasar hingga lantai paling atas, sehingga masyarakat dapat menentukan pilihan berdasarkan kebutuhan dan kemampuan ekonomi mereka.
“Perkim berharap masyarakat dapat memahami perbedaan tarif tersebut, sebagai bagian dari sistem pengelolaan Rusunawa yang telah disesuaikan dengan kondisi bangunan dan kebutuhan penghuni. Dengan fasilitas yang relatif sama, masyarakat tetap memiliki keleluasaan, memilih unit sesuai kemampuan dan preferensi masing-masing,” jelas Usman, Rabu (24/6/2026).
Menurutnya, sistem tersebut memberikan kesempatan bagi calon penghuni untuk memilih unit yang paling sesuai dengan kondisi mereka, baik dari sisi kenyamanan akses maupun kemampuan membayar sewa.
Selain menjaga keterjangkauan tarif, Perkim juga berupaya memastikan kualitas pelayanan dan pengelolaan Rusunawa tetap berjalan dengan baik. Berbagai perbaikan fasilitas dan pembenahan unit yang mengalami kerusakan, terus dilakukan untuk meningkatkan kenyamanan penghuni.
Usman menegaskan bahwa tujuan utama pemerintah adalah menyediakan hunian yang layak bagi masyarakat, tanpa mengabaikan aspek keadilan dalam pengelolaannya.
“Kami ingin masyarakat mendapatkan hunian yang layak dengan tarif yang terjangkau, sekaligus memastikan pengelolaan Rusunawa berjalan secara adil dan optimal,” katanya.
Melalui kebijakan tersebut, Perkim berharap Rusunawa dapat terus menjadi solusi kebutuhan hunian bagi masyarakat Bontang, sekaligus memberikan kontribusi positif terhadap pengelolaan aset daerah yang lebih efektif dan berkelanjutan.










.jpg)
