Perkim Bontang Belum Berencana Tambah Rusunawa di Pusat Kota, Fokus Pemetaan Kebutuhan Berdasarkan D

By Redaksi 28 Jun 2026, 20:29:22 WIB Pemkot Bontang
Perkim Bontang Belum Berencana Tambah Rusunawa di Pusat Kota, Fokus Pemetaan Kebutuhan Berdasarkan D

Keterangan Gambar : Kepala Perkim Bontang, Usman




BONTANG – Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang belum berencana, untuk menambah pembangunan Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) di kawasan pusat kota. Meski demikian, peluang penambahan Rusunawa di wilayah tertentu tetap terbuka apabila kebutuhan masyarakat, menunjukkan peningkatan yang signifikan.

Baca Lainnya :

Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (Perkim) Kota Bontang, Usman, mengatakan pembangunan Rusunawa tidak bisa dilakukan hanya berdasarkan asumsi atau permintaan semata. Setiap usulan harus didukung data yang menunjukkan kebutuhan riil di lapangan.

“Kalau di wilayah kota sepertinya sudah cukup, jadi kami tidak ingin menambah Rusunawa lagi. Akan tetapi ada beberapa wilayah yang nantinya akan kami usulkan untuk penambahan Rusunawa, tentunya dengan berdasarkan data,” ungkapnya, Rabu (24/6/2026). 

Menurutnya, setiap usulan pembangunan Rusunawa yang diajukan kepada pemerintah pusat harus dilengkapi dengan kajian dan data pendukung. Hal itu diperlukan untuk membuktikan bahwa kebutuhan hunian memang benar-benar ada dan layak, mendapatkan dukungan pembangunan dari pemerintah pusat.

“Kita mengusulkan ke pusat itu dengan by data,” tegasnya.

Usman menjelaskan, salah satu indikator yang menjadi perhatian pemerintah adalah jumlah peminat dan calon penghuni yang masuk dalam daftar tunggu. Jika antrean penghuni terus bertambah dan kapasitas Rusunawa yang ada sudah tidak mampu menampung kebutuhan masyarakat, maka hal tersebut dapat menjadi dasar untuk mengajukan pembangunan Rusunawa baru.

Saat ini, beberapa Rusunawa seperti Api-Api dan Loktuan diketahui memiliki daftar tunggu yang cukup panjang, karena tingkat keterisiannya sudah sangat tinggi. Kondisi tersebut terus dipantau sebagai bagian dari evaluasi kebutuhan hunian di masa mendatang.

“Kalau memang peminat atau calon penghuni Rusunawa mulai menumpuk, untuk mengurangi antrean yang panjang, kami akan mendata kembali,” katanya.

Pendataan tersebut akan menjadi bahan bagi pemerintah untuk melihat perkembangan kebutuhan hunian secara lebih akurat. Dengan pendekatan berbasis data, pembangunan Rusunawa diharapkan tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat di masing-masing wilayah.

Perkim menegaskan bahwa prioritas saat ini masih difokuskan pada optimalisasi Rusunawa yang sudah ada, termasuk melakukan perbaikan unit yang rusak dan meningkatkan tingkat keterisian hunian. Namun, jika kebutuhan terus meningkat dan didukung data yang kuat, usulan pembangunan Rusunawa baru tetap akan dipertimbangkan.


Melalui langkah tersebut, Pemkot Bontang berharap penyediaan hunian vertikal dapat terus menyesuaikan perkembangan kebutuhan masyarakat, sekaligus memastikan setiap kebijakan pembangunan dilakukan secara terukur dan berdasarkan data yang valid.




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

Loading....


Kanan - Iklan Sidebar

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Instagram, Youtube dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.