- Pemkot Bontang Pastikan APBD 2027 Fokus pada Program Prioritas di Tengah Tekanan Fiskal
- DKP3 Bontang Bekali Nelayan Pengetahuan Mitigasi Bencana untuk Kurangi Risiko di Laut
- DKP3 Bontang Perkuat Sinergi Perluas Akses Permodalan bagi Pelaku Usaha Sektor Pangan
- DKP3 Bontang Sinkronkan Data Pupuk Bersubsidi, Pastikan Distribusi Sesuai Kebutuhan Petani
- DKP3 Bontang Terapkan Penyaluran Benih Ikan Bertahap untuk Jaga Siklus Produksi Pembudidaya
- DKP3 Bontang Cek Langsung Lokasi Budidaya Ikan Sebelum Tetapkan Penerima Bantuan
- DKP3 Libatkan Kelompok Tani Dukung Pencegahan Stunting Lewat Bantuan Ayam Petelur
- DKP3 Bontang Verifikasi Bantuan Jaring, Pastikan Sesuai Kebutuhan Nelayan
- DKP3 Bontang Perkuat Pelaporan Sisa Pangan SPPG untuk Evaluasi Program MBG
- Pemkot Bontang Perluas Transaksi Non-Tunai, Tiga OPD Terima Perangkat Pembayaran Digital
Pembinaan Angkot di Samarinda Dipertanyakan, DPRD Menilai Pemkot Kurang Maksimal

Keterangan Gambar : Anggota Komisi II DPRD Samarinda, Viktor Yuan. (Foto : Ist)
ANALOGNEWS.id, SAMARINDA - Anggota Komisi II DPRD Samarinda Viktor Yuan, mempertanyakan kinerja Pemkot Samarinda dalam melakukan pembinaan terhadap angkutan umum yang ada di Kota Tepian saat ini.
Viktor menjelaskan, transportasi umum seperti angkot saat ini sedang “sepi”. Mereka kalah bersaing dengan angkutan online yang menjamur.
“Samarinda ini kan dikenal dengan angkot ya dulu. Nah dengan hadirnya angkutan online, itu terang terang, dia kalah bersaing,” jelas Viktor.
Baca Lainnya :
- Iswandi Minta Pengawasan BUMD Dapat Dilakukan Secara Transparan dan Berbasis Data0
- Deni Hakim Sebut Revitalisasi Pasar Pagi Harus Prioritaskan Keamanan0
- Longsornya Terowongan Samarinda, Deni Hakim Beri Komentar0
- Kasus Kekerasan di Samarinda Melonjak, DPRD Minta Perlindungan Korban Diperkuat0
- Helmi Abdulloh Apresiasi Program Gratispol 0
Dirinya meminta Pemkot Samarinda untuk memberikan perhatian serius terhadap angkutan kota (angkot) dengan memberikan pembinaan agar dapat bertahan dan bersaing dengan layanan transportasi online yang semakin berkembang.
“Oleh karena itu memang kalau ingin menghidupkan angkot ini, perlu intervensi dari pemerintah. Perlu campur tangan dari pemerintah,” terangnya.
Tepatnya kepada Dinas Perhubungan (Dishub) Samarinda, Viktor Yuan meminta agar ada alokasi dana khusus untuk bisa melakukan pembinaan dari angkutan umum ini.
“Anggota ini sangat membutuhkan dukungan-dukungan dari pemerintah," tukasnya. (ARD/Adv/DPRDSamarinda)










.jpg)
