- HAN 2026, Pemkot Bontang dan BAZNAS Beri Dukungan bagi 300 Anak
- Bimbingan Pra Nikah Remaja, Pemkot Bontang Dorong Pelajar Fokus Siapkan Masa Depan
- HUT ke-36 PW-BKAG Bontang, Agus Haris Dorong Perempuan Perkuat Pelayanan Sosial
- Pusdiklat Paskibraka Bontang Dimulai, Agus Haris Tekankan Pembentukan Karakter
- Harganas ke-33, Wali Kota Bontang Soroti Pentingnya Kehadiran Ayah dalam Keluarga
- Wali Kota Bontang Pastikan 11 Rekomendasi BPK Masih Dikawal hingga Tuntas
- 132 Mahasiswa KKN Kolaborasi Diterjunkan ke 15 Kelurahan di Bontang
- Pemkot Bontang Perkuat Perlindungan Pekerja Konstruksi Lewat BPJS Ketenagakerjaan
- Pemkot Bontang Gandeng Dunia Usaha Jaga Keberlanjutan Jaminan Kesehatan Gratis
- Digitalisasi Transaksi Daerah Bontang Capai 83,4 Persen, Pemkot Perkuat TP2DD
Kinerja Investasi Bontang Melesat di Triwulan II 2025, PMDN Tembus Rp510 Miliar

Keterangan Gambar : Kepala DPMPTSP Bontang, Muhammad Aspiannur
ANALOGNEWS.id, BONTANG – Investasi di Kota Bontang menunjukkan tren positif sepanjang triwulan II tahun 2025.
Berdasarkan data dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Bontang, realisasi Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) tercatat mencapai Rp510 miliar, atau sekitar 88,73 persen dari total investasi yang masuk ke kota industri ini.
Kepala DPMPTSP Kota Bontang, Muhammad Aspiannur, menyebut capaian tersebut mencerminkan semakin tingginya kepercayaan investor dalam negeri terhadap potensi ekonomi Bontang.
Baca Lainnya :
- IMB Resmi Diganti PBG, DPMPTSP Sebut Kini Pengajuan Izin Bangunan Melalui OSS0
- DPMPTSP Bontang Hadirkan Videotron di Tiga Titik, Wujudkan Layanan Informasi Digital0
- 5 CPNS DPMPTSP Bontang Tunjukkan Gebrakan Inovatif, Hadirkan Layanan Publik Digital dan Responsif0
- DPMPTSP Sebut Legalitas Bangunan Bukan Sekadar Berkas, tapi Bentuk Perlindungan Hukum Pemiliknya0
- DPMPTSP Siapkan Anggaran Rp 75 Juta untuk Listrik Dua Videotron Bontang0
“Peningkatan realisasi investasi ini menjadi bukti bahwa iklim usaha di Bontang terus membaik. Kami berkomitmen menjaga kepercayaan ini dengan memberikan pelayanan terbaik bagi para pelaku usaha,” ujarnya.
Dari total investasi PMDN tersebut, terdapat lima sektor utama yang menjadi kontributor terbesar. Sektor transportasi, pergudangan, dan komunikasi memimpin dengan nilai Rp22,9 miliar (3,99%), disusul oleh sektor usaha jasa lainnyasebesar Rp15,2 miliar (2,22%), dan sektor konstruksi dengan nilai Rp5,5 miliar.
Sementara itu, Penanaman Modal Asing (PMA) juga memberikan kontribusi signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.
Sektor industri kimia dasar, barang kimia, dan farmasi menjadi penyumbang terbesar dengan nilai Rp3,6 miliar (24,78%), diikuti sektor hotel dan restoran sebesar Rp320 juta, serta perumahan, kawasan industri, dan perkantoran dengan nilai Rp21 juta.
Secara keseluruhan, total realisasi investasi di Kota Bontang pada triwulan II tahun 2025 mencapai Rp589 miliar. Capaian ini memperkuat posisi Bontang sebagai daerah tujuan investasi potensial di Kalimantan Timur, terutama di sektor industri dan jasa pendukung.
Pemerintah Kota Bontang melalui DPMPTSP menegaskan akan terus memperkuat pelayanan, kemudahan perizinan, dan fasilitas investasi guna menarik lebih banyak investor di masa mendatang.
“Kami terus berupaya menciptakan ekosistem investasi yang sehat dan efisien. Tujuannya agar Bontang semakin kompetitif dan mampu menjadi motor pertumbuhan ekonomi di Kalimantan Timur,” tambah Aspiannur. (Adv/dpmptsp)










.jpg)
