- Aris Nur Huda: Saatnya Munas HIPMI XVIII Digelar di Kaltim
- Kutim Raih Penghargaan Arindama Infrastruktur di HUT ke-69 Kaltim
- Transaksi Sabu di Tanjung Laut Indah, Pemuda di Bontang Diciduk Polisi
- Ojol Bontang Minta WiFi hingga WC, Pemkot Janji Bangun Fasilitas Khusus pada 2027
- 4 Wilayah di Bontang Terendam Banjir, Guntung Paling Parah
- BPC HIPMI Samarinda dan Bandara APT Pranoto Dorong Produk UMKM Lokal Naik Kelas
- DPRD Samarinda Soroti Lemahnya Edukasi Keluarga sebagai Faktor Penghambat Penurunan Stunting
- Celni Soroti Lonjakan Jumlah Anak Pindahan, Minta Pemerintah Benahi Distribusi Siswa Antarwilayah
- Ledakan Tren Digital Pengaruhi Perilaku Sosial, DPRD Samarinda Minta Pemkot Perkuat Literasi dan Ana
- DPRD Samarinda Ingin Arah Pembangunan Kota Lebih Visioner dan Terintegrasi
Fraksi Golkar Desak Percepatan Pembahasan Dua Raperda BUMD Kaltim

Keterangan Gambar : Anggota Komisi IV DPRD Kaltim sekaligus juru bicara Fraksi Golkar, Sarkowi V Zahry. (Foto: Ist)
ANALOGNEWS.id, SAMARINDA – Fraksi Partai Golkar DPRD Kalimantan Timur (Kaltim) menekankan pentingnya percepatan pembahasan dua Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) usulan Pemerintah Provinsi. Pandangan itu disampaikan dalam Rapat Paripurna ke-29, Jumat (8/8/2025), yang membahas perubahan Perda terkait PT Migas Mandiri Pratama dan PT Jamkrida Kaltim.
Perwakilan Fraksi Golkar, Sarkowi V Zahry, menyatakan kedua Raperda tersebut memiliki urgensi tinggi karena langsung menyangkut tata kelola Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) di sektor energi dan ekonomi kerakyatan.
“Raperda ini berkaitan dengan penguatan kelembagaan dua BUMD strategis. Kami berharap pembahasannya tidak terhambat birokrasi internal atau dinamika politik yang tidak substansial,” tegasnya.
Baca Lainnya :
- Fraksi Golkar Dorong Jamkrida Perkuat UMKMK di Kaltim0
- Fraksi PAN–Nasdem Dukung Revisi Perda PT Migas Mandiri Pratama0
- DPRD Kaltim Bahas Dua Raperda BUMD dalam Paripurna ke-290
- DPRD Kaltim Pastikan Pokir Hasil Reses Masuk Mekanisme Perencanaan Resmi Daerah0
- Ketua DPRD Kaltim Minta Pemda Serius Tindaklanjuti Aspirasi Warga Hasil Reses0
Golkar menekankan agar pembahasan berjalan efisien, transparan, dan berbasis data. Mereka meminta seluruh dokumen pendukung, termasuk naskah akademik, analisis manfaat, risiko, serta dampak terhadap pendapatan daerah dan pelayanan publik disampaikan secara komprehensif.
Menurut Fraksi Golkar, keterbukaan informasi penting agar publik memahami arah kebijakan daerah sekaligus menjaga akuntabilitas DPRD.
“Regulasi bukan sekadar produk hukum, tapi alat untuk memperbaiki sistem,” ujar Sarkowi.
Fraksi Golkar juga mendesak segera dibentuk Panitia Khusus (Pansus) dengan timeline kerja yang realistis, sehingga pembahasan bisa tuntas tepat waktu.
Sikap ini disebut sebagai wujud komitmen Fraksi Golkar dalam memperkuat fungsi legislasi dan pengawasan DPRD, sekaligus mendukung reformasi BUMD yang dijalankan Pemerintah Provinsi Kaltim. (SRA/ADV/DPRDKALTIM)










.jpg)
