- Aris Nur Huda: Saatnya Munas HIPMI XVIII Digelar di Kaltim
- Kutim Raih Penghargaan Arindama Infrastruktur di HUT ke-69 Kaltim
- Transaksi Sabu di Tanjung Laut Indah, Pemuda di Bontang Diciduk Polisi
- Ojol Bontang Minta WiFi hingga WC, Pemkot Janji Bangun Fasilitas Khusus pada 2027
- 4 Wilayah di Bontang Terendam Banjir, Guntung Paling Parah
- BPC HIPMI Samarinda dan Bandara APT Pranoto Dorong Produk UMKM Lokal Naik Kelas
- DPRD Samarinda Soroti Lemahnya Edukasi Keluarga sebagai Faktor Penghambat Penurunan Stunting
- Celni Soroti Lonjakan Jumlah Anak Pindahan, Minta Pemerintah Benahi Distribusi Siswa Antarwilayah
- Ledakan Tren Digital Pengaruhi Perilaku Sosial, DPRD Samarinda Minta Pemkot Perkuat Literasi dan Ana
- DPRD Samarinda Ingin Arah Pembangunan Kota Lebih Visioner dan Terintegrasi
Erau Adat Pelas, Ketua DPRD Sebut Punya Potensi Menarik Wisatawan

ANALOGNEWS.id, BONTANG - Ketua DPRD Bontang Andi Faisal Sofyan Hasdam mengapresiasi pelaksanaan pesta adat kebudayaan Erau Adat Pelas Benua yang digelar pada 29 November hingga 3 Desember 2023 di Kelurahan Guntung, Kota Bontang.
Acara yang diselenggarakan oleh Lembaga Adat Kutai (LAK) Kota Bontang di Kanjar Ganjur Rumah Adat Kutai, Kelurahan Guntung, Bontang Utara ini berhasil menarik perhatian masyarakat setempat dan wisatawan.
Pagelaran senin dan budaya juga turut menyempurkan pesta menjadi bagian dari 77 Event Kota Bontang. Ditambah kehadrian Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura XXI, Adji Muhammad Arifin menambah kesempurnaan kegiatan.
Baca Lainnya :
- Dewan Nilai Kenaikan UMK Bontang Kecil, Tak Sesuai Taraf Hidup0
- Percepat Pembentukan Perda, Fokus Susun Raperda Sesuai Prioritas0
- Andi Faiz Dorong Pemerintah Beri Apresiasi ke Peserta Festival Anak Soleh 0
- Sosialisasi Program Nyamuk Wolbachia Tak Aksimal, Dewan Sebut Masyarakat Bingung0
- Jelang Pemilu 2024, Dewan Imbau Warga Jaga Kondusifitas0
Ketua DPRD, Andi Faizal Sofyan Hasdam, menyatakan bahwa Erau Adat Pelas Benua merupakan warisan budaya yang harus dijaga bersama.
Dia katakan, tradisi ini penting untuk didukung dan dipertahankan. Sebab kata Andi Faiz, tradisi ini bernilai tinggi dan memiliki potensi besar dalam sektor pariwisata untuk menarik wisatawan lokal maupun luar daerah,
"Ini harus dipertahankan, bahkan potensinya besar untuk menajdi bagian dari destinasi wisata,” kata Andi Faiz.
Selain menjadi wadah melestarikan nilai-nilai budaya dan kesenian Kutai, Erau Adat Pelas Benua juga diakui sebagai pendorong potensi pariwisata lokal. Andi Faizal menambahkan bahwa kegiatan ini memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kota Bontang.
“Dengan adanya penyediaan tenant, event ini juga mendukung pertumbuhan UMKM di kota ini” katanya.
Andi Faiz mengatakan perayaan Erau Adat Pelas Benua Guntung harus tetap dijalankan untuk dapat menjaga daya tarik bagi wisatawan setiap tahunnya.
Maka dia berharap penyelenggaraan yang berkualitas dan memukau penting untuk keberlangsungan pesta adat ini.
"Hanya menjadikan Kota Bontang sebagai destinasi wisata budaya, tetapi juga mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat," katanya. (*)










.jpg)
