- Aris Nur Huda: Saatnya Munas HIPMI XVIII Digelar di Kaltim
- Kutim Raih Penghargaan Arindama Infrastruktur di HUT ke-69 Kaltim
- Transaksi Sabu di Tanjung Laut Indah, Pemuda di Bontang Diciduk Polisi
- Ojol Bontang Minta WiFi hingga WC, Pemkot Janji Bangun Fasilitas Khusus pada 2027
- 4 Wilayah di Bontang Terendam Banjir, Guntung Paling Parah
- BPC HIPMI Samarinda dan Bandara APT Pranoto Dorong Produk UMKM Lokal Naik Kelas
- DPRD Samarinda Soroti Lemahnya Edukasi Keluarga sebagai Faktor Penghambat Penurunan Stunting
- Celni Soroti Lonjakan Jumlah Anak Pindahan, Minta Pemerintah Benahi Distribusi Siswa Antarwilayah
- Ledakan Tren Digital Pengaruhi Perilaku Sosial, DPRD Samarinda Minta Pemkot Perkuat Literasi dan Ana
- DPRD Samarinda Ingin Arah Pembangunan Kota Lebih Visioner dan Terintegrasi
Jelang Pemilu 2024, Dewan Imbau Warga Jaga Kondusifitas

Keterangan Gambar : Anggota DPRD Bontang, Agsu Suhadi. (*)
ANALOGNEWS.id, BONTANG - Dewan dorong seluruh lapisan masyarakat di Kota Bontang menjaga kondusifitas menjelang Pemilihan Umum (Pemilu) 2024.
Anggota DPRD Kota Bontang, Agus Suhadi, mengimbau seluruh warga Kota Taman untuk menjaga kondusifitas menekankan sikap saling menghargai dan menghormati pilihan setiap individu.
Agus Suhadi mengatakan, pemilu sebagai mekanisme demokrasi adalah wujud damai dalam transfer kekuasaan politik maka penting untuk saling menjaga dan menghargai.
Baca Lainnya :
- BW Usulkan Atlet Paralimpik di Beri Bonus0
- Menajamen PT LBB Diperiksa Tipikor Polres, Begini Tanggapan Ketua DPRD Bontang0
- Perda Pembangunan Industri Kota Bontang 2023-2043 Disahkan0
- Pasar Tamrin Masih Sepi, BW Mintah Pemerintah Cari Solusi0
- Pemerintah Abai Perbaiki Infrastruktur BK, DPRD Kecewa0
"Penting meningkatkan kesadaran pemilihan yang adil dan mengingatkan bahwa masyarakat harus tidak mudah terpengaruh oleh kondisi sekitar. Saya yakin Bontang aman karena kita semua bersaudara," kata Agus Suhadi.
Menurut Agus Suhadi, penting bagi masyarakat untuk memahami bahaya informasi palsu bagi masa depan bangsa. Dalam konteks ini, perhatian khusus diberikan pada potensi peningkatan kasus hoaks menjelang Pemilu.
Merujuk dari data Kementerian Komunikasi dan Informatika RI, terdapat peningkatan dalam bentuk hoaks, terutama konten video yang menunjukkan canggihnya perkembangan teknologi.
Ketua Komite Litbang Mafindo, Santi Indra Astuti, menambahkan bahwa literasi digital menjadi kunci penting. Ia menyebutkan bahwa masyarakat perlu memiliki kemampuan memilah dan memilih informasi yang benar, serta aktif dalam kegiatan literasi digital.
"Kegiatan literasi digital harus melibatkan multisektor, ini tanggung jawab bersama agar negeri ini tidak larut dalam bencana informasi akibat hoaks," tambah Santi Indra Astuti.
Imbauan ini diharapkan dapat memperkuat kesadaran masyarakat Bontang akan pentingnya menjaga kedamaian dan kebenaran informasi menjelang Pemilu serentak 2024. (*)










.jpg)
