- Pemkot Bontang Pastikan APBD 2027 Fokus pada Program Prioritas di Tengah Tekanan Fiskal
- DKP3 Bontang Bekali Nelayan Pengetahuan Mitigasi Bencana untuk Kurangi Risiko di Laut
- DKP3 Bontang Perkuat Sinergi Perluas Akses Permodalan bagi Pelaku Usaha Sektor Pangan
- DKP3 Bontang Sinkronkan Data Pupuk Bersubsidi, Pastikan Distribusi Sesuai Kebutuhan Petani
- DKP3 Bontang Terapkan Penyaluran Benih Ikan Bertahap untuk Jaga Siklus Produksi Pembudidaya
- DKP3 Bontang Cek Langsung Lokasi Budidaya Ikan Sebelum Tetapkan Penerima Bantuan
- DKP3 Libatkan Kelompok Tani Dukung Pencegahan Stunting Lewat Bantuan Ayam Petelur
- DKP3 Bontang Verifikasi Bantuan Jaring, Pastikan Sesuai Kebutuhan Nelayan
- DKP3 Bontang Perkuat Pelaporan Sisa Pangan SPPG untuk Evaluasi Program MBG
- Pemkot Bontang Perluas Transaksi Non-Tunai, Tiga OPD Terima Perangkat Pembayaran Digital
DPRD Kaltim Dukung Kolaborasi TNI-Polri untuk Wujudkan Ketahanan Pangan

Keterangan Gambar : Anggota DPRD Kaltim, Sayid Muziburachman bersama Kapolda Kaltim dan Pangdam VI/ Mulawarman saat Lounching Gugus Tugas Polri dalam rangka mendukung ketahanan pangan. (Foto: HUMAS Sekretariat DPRD Kaltim)
ANALOGNEWS.id, BALIKPAPAN – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Timur (Kaltim), Sayid Muziburrachman mewakili Ketua DPRD Kaltim, menghadiri peluncuran Gugus Tugas Polri dalam rangka Mendukung Ketahanan Pangan yang digelar di Batalyon C Satbrimob, KM 13 Karang Joang, Balikpapan, Rabu (20/11/2024).
Kegiatan ini merupakan bagian dari acara serentak nasional yang diselenggarakan di seluruh daerah di Indonesia, dengan tujuan mendukung misi besar Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dalam mewujudkan swasembada pangan.
Dalam kesempatan itu, Muzib, sapaan akrab Sayid Muziburrachman, menyampaikan bahwa pembentukan Gugus Tugas Polri ini adalah bagian dari gerakan nasional yang diinisiasi oleh Kapolri dan Panglima TNI untuk meningkatkan ketahanan pangan.
Baca Lainnya :
- Tantangan Pendidikan di Kaltim Pasca Penghapusan Ujian Nasional0
- Dorong Pembangunan BLK untuk Tingkatkan Kualitas SDM Menyambut IKN0
- Ini 5 Anabul Andalan Polri, Pengungka Kasus Besar Narkoba Hingga Pelacakan Buron0
- Pendidikan dan Pembinaan Pemuda Jadi Senjata Utama Perangi Narkoba0
- Urai Polemik Krisis Air Bersih di Samarinda, Subandi Dorong Solusi Nyata0
Ia menekankan pentingnya gotong royong dalam mewujudkan ketahanan pangan, yang tidak hanya melibatkan Polri dan TNI, tetapi juga petani, peternak, nelayan, serta seluruh elemen masyarakat.
“Ketahanan pangan ini harus menjadi tanggung jawab bersama, bukan hanya Polri-TNI, tetapi semua pihak harus bergotong royong,” ujarnya.
Politisi Golkar ini juga berharap agar kegiatan serupa dapat terus berlanjut dan memberikan dampak positif, salah satunya dengan mengajak masyarakat untuk memanfaatkan lahan tidur menjadi lahan produktif.
Dengan begitu, hasil pertanian dapat menjadi sumber pangan bergizi yang turut mendukung ketahanan pangan nasional.. “Ini adalah kesempatan bagi kita semua untuk berkolaborasi, berkebun, bertani, dan beternak,” tambah Muzib.
Sementara itu, Kapolda Kaltim Irjen Pol Nanang Avianto, dalam sambutannya, menjelaskan bahwa peluncuran ketahanan pangan kali ini dilakukan di lahan seluas 1,5 hektar yang berada di Mako Satbrimob Polda Kaltim, KM 13 Balikpapan.
Lahan tersebut ditanami berbagai jenis tanaman pangan seperti palawija, semangka, singkong, kacang tanah, kangkung, dan jagung sebagai simbol dimulainya program ketahanan pangan di Kalimantan Timur.
“Peluncuran Gugus Tugas ini adalah langkah awal untuk menjalankan program ketahanan pangan yang digagas oleh Presiden. Ini adalah tindak lanjut dari arahan Kapolri untuk segera melaksanakan program yang sangat vital ini,” kata Kapolda Nanang.
Menurut Kapolda, ketahanan pangan bukan hanya soal memenuhi kebutuhan pangan, tetapi juga tentang memastikan bahwa makanan yang dikonsumsi oleh masyarakat memiliki nilai gizi yang baik.
Hal ini sangat penting dalam upaya menanggulangi masalah kesehatan seperti stunting yang masih menjadi isu utama di Kalimantan Timur.
“Ketahanan pangan sangat penting untuk membangun masyarakat yang sehat dan untuk kemajuan bangsa. Program ini dilaksanakan dengan semangat kolaboratif, yang melibatkan kerjasama antara semua pihak,” tutup Kapolda Nanang. (Fai/Adv/DPRDKaltim)










.jpg)
