- Aris Nur Huda: Saatnya Munas HIPMI XVIII Digelar di Kaltim
- Kutim Raih Penghargaan Arindama Infrastruktur di HUT ke-69 Kaltim
- Transaksi Sabu di Tanjung Laut Indah, Pemuda di Bontang Diciduk Polisi
- Ojol Bontang Minta WiFi hingga WC, Pemkot Janji Bangun Fasilitas Khusus pada 2027
- 4 Wilayah di Bontang Terendam Banjir, Guntung Paling Parah
- BPC HIPMI Samarinda dan Bandara APT Pranoto Dorong Produk UMKM Lokal Naik Kelas
- DPRD Samarinda Soroti Lemahnya Edukasi Keluarga sebagai Faktor Penghambat Penurunan Stunting
- Celni Soroti Lonjakan Jumlah Anak Pindahan, Minta Pemerintah Benahi Distribusi Siswa Antarwilayah
- Ledakan Tren Digital Pengaruhi Perilaku Sosial, DPRD Samarinda Minta Pemkot Perkuat Literasi dan Ana
- DPRD Samarinda Ingin Arah Pembangunan Kota Lebih Visioner dan Terintegrasi
Dewan Minta Pemkot Segera Realisasikan Pengadaan Lahan Pemakaman Baru

ANALOGNEWS.id, BONTANG - Komisi III DPRD Bontang kembali menggelar Inspeksi mendadak terkait usulan lahan yang direkomendasikan Pemkot untuk digunakan sebagai tempat pemakaman muslim di Kecamatan Bontang Barat, Selasa (6/6/2023).
Menurut Ketua Komisi III DPRD Bontang Amir Tosina mengatakan, saat ini kondisi lahan pemakaman yang ada di Kota Bontang sudah banyak yang penuh, seperti pemakaman di Kelurahan Bontang Kuala. Sehingga diperlukan pembebasan lahan untuk dijadikan tempat pemakaman baru.
Namun, dari beberapa lokasi yang direkomendasikan belum ada kepastian soal kapan rencana pembebasan lahan untuk pemakaman tersebut dilakukan. Amir pun meminta keseriusan pemerintah agar segera merealisasikan lahan pemakaman yang sudah lama diusulkan tersebut.
Baca Lainnya :
- Bakhtiar Wakkang Menyoal Pembentukan Koperasi Disdamkartan yang Pakai Kop Surat Pemerintah 0
- DPRD Bontang Pertanyakan Serapan Bansos Tidak Maksimal 0
- Bakhtiar Wakkang Kecewa, Soal Akses Jalan Bagi Warga di SDN 012 Bontang Selatan Belum Terealisasi 0
- Event 77 Dikritik Dewan, Faisal : Tidak Merata Pelaksanaannya0
- Nursalam Minta Pendirian Koperasi Tidak Pakai Kop Surat Pemerintah, Khawatir ada Pungli 0
"Ini kewajiban pemerintah harus segera menentukan lahan untuk lokasi pemakaman demi kepentingan masyaraka," ujarnya saat Sidak, Selasa (6/6/2023).
Apalagi menurut Amir, terbatasnya lahan pemakaman membuat masyarakat Bontang terpaksa memakamkan keluarga mereka di Kutai Timur (Kutim). Untuk itu pemerintah diharapkan bisa segera menentukan lokasi lahan pemakaman dan segera dilakukan pembebasan lahannya.
"Karena sering menumpang tempat pemakaman, jadinya kita (masyarakat) banyak di kritik dari pihak Kutim. Maka itu pemerintah harus segera merealisasikan lahan pemakaman itu," timpalnya.
Menanggapi itu, Kepala bidang (Kabid) Pertanahan Dinas Perkimtan Kota Bontang Ishak mengatakan, ada 3 lokasi diusulkan bakal dijadikan sebagai lahan pemakaman di Bontang Barat.
Diantaranya, di daerah Kampung Masdarling, Gunung Telihan yang telah diajukan sejak 2022 lalu, dengan luas lahan kurang lebih 2,1 hektare. Lokasi kedua di Jalan Soekarno Hatta dengan luas lahan 5 hektare, tak jauh dari pemakaman Toraja. Dan yang ketiga di Jalan Soekarno Hatta belakang Musholla Darussalam.
"Harusnya 4 yang direkomendasikan cuman yang satu masuk kawasan hutan lindung. Jadi tinggal tiga usulan nanti akan dipilih yang paling strategis, terutama masalah aksesnya," ungkapnya.
Namun, terlebih dahulu nantinya akan dilakukan pembebasan lahan, karena lahan tersebut milik masyarakat. (Ar/An)










.jpg)
