DPRD Bontang Pertanyakan Serapan Bansos Tidak Maksimal

By Redaksi 06 Jun 2023, 11:20:03 WIB DPRD Bontang
DPRD Bontang Pertanyakan  Serapan Bansos Tidak Maksimal

Keterangan Gambar : Abdul Malik, Anggota DPRD Kota Bontang


ANALOGNEWS.id, BONTANG - Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bontang mempertanyakan realisasi Bantuan Sosial (Bansos) tahun anggaran 2022.

Wakil Ketua Komisi III DPRD Bontang Abdul Malik mengatakan dalam pandangan umum fraksi, khususnya total Bansos berupa BLT di tahun 2022 ada sebanyak Rp 4,681 miliar, namun jumlah tersebut baru terealisasi Rp 2,765 miliar atau setara 56,87 persen.

Ia pun mempertanyakan kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang apa alasan sehingga realisasi anggaran tidak terserap maksimal. Padahal menurutnya anggaran yang cukup besar itu seharusnya bisa dimanfaatkan semaksimal mungkin untuk masyarakat.

Baca Lainnya :

"Apa Bansos tidak ada penerima sampai realisasi hanya setengah dari perkiraan. Kenapa capaian ya hanya segitu, hambatannya apa," tanya Malik.

 saat rapat kerja pertanggungjawaban pelaksanaan APBD tahun anggaran 2022, di Kantor Sekretariat DPRD, Selasa (6/6/2023).

Tidak terserapnya anggaran itu secara maksimal dinilai Abdul Malik sangat merugikan masyarakat. Ia pun meminta agar Pemkot Bontang melakukan evaluasi pada bagian administrasi institusi pemerintah dari atas sampai bawah.

"Harus ada evaluasi dan bimbingan ataupun masukan biar tahu kendalanya. Karena mestinya dana itu bisa terserap maksimal untuk masyarakat tapi ini kenapa tidak terserap," timpalnya.

Menanggapi itu, Wakil Walikota Bontang Najirah menjelaskan kecilnya serapan anggaran Bansos itu disebabkan karena  terbaginya anggaran. Ada di Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat (Disnos-PM), dan Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Perkimtan).

"Untuk Dinsos-PM belanja Bansos, yaitu BLT BBM dari periode Oktober, November, dan Desember sesuai SE Menedagri nomor 500/2316/IJ 2022. Sementara, di Dinas Perkimtan alokasi bansos diperuntukkan untuk kegiatan pembangunan dan rehabilitasi rumah korban bencana atau relokasi program kabupaten/kota. Namun, karena minim ada bencana sehingga tidak terserap semua," ungkapnya. (Ar/An




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

Loading....


Kanan - Iklan Sidebar

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Instagram, Youtube dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.