- Pemkot Bontang Pastikan APBD 2027 Fokus pada Program Prioritas di Tengah Tekanan Fiskal
- DKP3 Bontang Bekali Nelayan Pengetahuan Mitigasi Bencana untuk Kurangi Risiko di Laut
- DKP3 Bontang Perkuat Sinergi Perluas Akses Permodalan bagi Pelaku Usaha Sektor Pangan
- DKP3 Bontang Sinkronkan Data Pupuk Bersubsidi, Pastikan Distribusi Sesuai Kebutuhan Petani
- DKP3 Bontang Terapkan Penyaluran Benih Ikan Bertahap untuk Jaga Siklus Produksi Pembudidaya
- DKP3 Bontang Cek Langsung Lokasi Budidaya Ikan Sebelum Tetapkan Penerima Bantuan
- DKP3 Libatkan Kelompok Tani Dukung Pencegahan Stunting Lewat Bantuan Ayam Petelur
- DKP3 Bontang Verifikasi Bantuan Jaring, Pastikan Sesuai Kebutuhan Nelayan
- DKP3 Bontang Perkuat Pelaporan Sisa Pangan SPPG untuk Evaluasi Program MBG
- Pemkot Bontang Perluas Transaksi Non-Tunai, Tiga OPD Terima Perangkat Pembayaran Digital
Walikota Berencana Renovasi TPST Bontang Kuala
.jpg)
Keterangan Gambar : Aktivitas truk pengangkut sampah di TPS-T BK
ANALOGNEWS.id - Pemerintah Kota Bontang berencana akan melakukan perbaikan Tempat Pengolahan Sampah Sementara (TPST) di Kelurahan Bontang Kuala.
Rencana itu disampaikan Wali Kota Bontang Basri Rase, dia mengatakan rencana itu baru diajukan pada pembahasan tahun 2023.
Butuh biaya besar untuk melakukan renovasi total. Namun rencana itu kata Basri, dikarenakan TPST sehingga tergenang banjir rob yang diakibatkan pasang surut air laut.
Baca Lainnya :
- Permudah Masyarakat, DLH Siapkan TPS 3R Tiap Kelurahan0
- Ledakan Pabrik 5 PKT, DLH Lakukan Investigasi0
- Walikota dan Kepala DLH Bontang Belajar Pengelolaan Sampah ke Cilacap 0
- DLH Jaga Kelestarian Lingkungan dengan Mangrove0
- Pencemaran Lingkungan Terparah di Udara, DLH Imbau Tanam Pohon Secara Berkala0
"Rencananya akan diperbaiki, karena memang ini langganan banjir rob," kata Basri beberapa waktu lalu.
Selain karena tergenang banjir, perbaikan TPST juga akan menjadikan tempat pengolahan sementara itu memiliki potensi. Misalnya mengubah sampah rumah tangga menjadi barang yang bernilai ekonomis.
Basri juga telah meminta agar fasilitas yang tidak terpakai atau terbengkalai untuk segera dihapus atau dilelang. Sebab hanya menganggu pemandangan dan mengambil tempat.
"Jika ini diperbaiki dapat memberi nilai ekonomis, bahkan masyarakat bisa terlibat dan mendapat penghasilan tambahan dari sini," ucapnya.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Heru mengaku senang dengan rencana walikota, dia mengatakan potensi pengembangan TPST tentu sangat luar biasa.
Selain banyak hal yang bisa dilakukan jika TPST dibenahi, seperti dapat menghasilkan pupuk untuk tanaman, pengembangan TPST juga menjadi poin penilaian dari ajang Kota bersih atau Adipura.
"Rencana itu sangat bagus, karena jika tidak dibenahi aktivitas di TPST akan terhambat setiap banjir rob," ungkapnya. (Ar/An)










.jpg)
