Walikota dan Kepala DLH Bontang Belajar Pengelolaan Sampah ke Cilacap

By Redaksi 15 Jul 2022, 21:41:35 WIB Daerah
Walikota dan Kepala DLH Bontang Belajar Pengelolaan Sampah ke Cilacap

Keterangan Gambar : Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji menerima cinderamata dari Wali Kota Bontang Basri Rase di Ruang Gadri, Rabu (13/7/2022).


ANOGNEWS.id - Walikota Bontang bersama Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bontang meninjau langsung proses pengolahan sampah terpadu Refuse-Devide Fuel (TPST RDF) di Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, Rabu (13/7/2022). 

Teknologi  pengolahan sampah RDF di Cilacap ini sangat menarik perhatian pimpinan daerah di Indonesia karena mampu mengolah sampah menjadi bahan bakar setara batu bara.

Wali Kota Bontang Basri Rase mengatakan kunjungan tersebut merupakan studi pembelajaran terhadap program pengolahan sampah yang dilakukan pemerintah Kabupaten Cilacap.

Baca Lainnya :

Dia mengaku tertarik untuk mengadopsi teknologi RDF untuk mengolah sampah di wilayah Bontang.

“Sampah ini merupakan masalah serius yang hampir dialami seluruh tempat di Indonesia. Kami kesana untuk belajar tentang pengolahan sampah," katanya. 

Sementara, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bontang Heru Triatmojo mengatakan permasalahan sampah di Kota Bontang merupakan masalah utama dalam pencemaran lingkungan baik tanah maupun laut.

Terutama sampah plastik yang tidak mudah terurai. Sampah plastik kata dia, butuh waktu yang cukup lama, bahkan hingga ratusan tahun untuk dapat terurai secara alami.

Dia menyampaikan, kunjungannya bersama walikota ke Kabupaten Cilacap dan Kabupaten Banyumas merupakan bagian dari proses rencana percepatan untuk melakukan perbaikan dalam sistem pengolahan sampah.

"Semoga aja ke depan sistem pengelolaan sampah seperti itu bisa diadopsi di Kota Bontang," ucapnya.

Untuk diketahui, pengelolaan sampah berbasis RDF di TPST Cilacap mampu memproduksi sampah hingga 160. Teknologi RDF adalah upaya pengelolaan sampah berkelanjutan yang mengedepankan ekonomi sirkular, melalui pengelolaan sampah menjadi sumber energi terbarukan yang rendah emisi.

Sampah yang masuk TPST ini terlebih dahulu dipilah dan hasilnya tetap memberikan manfaat bagi puluhan pemulung. Sisa sampah yang tidak termanfaatkan selanjutnya diolah menjadi RDF untuk kemudian dimanfaatkan sebagai bahan bakar alternatif pengganti batu bara.

RDF Tritih Lor, Cilacap diresmikan oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan pada akhir 2019 lalu.

“RDF ini juga merupakan kerja sama Pemerintah Kabupaten Cilacap dengan Jerman. Silakan jika bapak ibu pimpinan daerah berminat dengan RDF, Pak Luhut menyediakan dana Rp 1 triliun untuk ini,” ungkap Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji, dikutip dari Republika. (Ar/An)







Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

Loading....


Kanan - Iklan Sidebar

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Instagram, Youtube dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.