- Aris Nur Huda: Saatnya Munas HIPMI XVIII Digelar di Kaltim
- Kutim Raih Penghargaan Arindama Infrastruktur di HUT ke-69 Kaltim
- Transaksi Sabu di Tanjung Laut Indah, Pemuda di Bontang Diciduk Polisi
- Ojol Bontang Minta WiFi hingga WC, Pemkot Janji Bangun Fasilitas Khusus pada 2027
- 4 Wilayah di Bontang Terendam Banjir, Guntung Paling Parah
- BPC HIPMI Samarinda dan Bandara APT Pranoto Dorong Produk UMKM Lokal Naik Kelas
- DPRD Samarinda Soroti Lemahnya Edukasi Keluarga sebagai Faktor Penghambat Penurunan Stunting
- Celni Soroti Lonjakan Jumlah Anak Pindahan, Minta Pemerintah Benahi Distribusi Siswa Antarwilayah
- Ledakan Tren Digital Pengaruhi Perilaku Sosial, DPRD Samarinda Minta Pemkot Perkuat Literasi dan Ana
- DPRD Samarinda Ingin Arah Pembangunan Kota Lebih Visioner dan Terintegrasi
Sosbang Nidya Listiyono di Samarinda, Bawah Pesan Saling Menghormati

Keterangan Gambar : Sosialisasi Wawasan Kebangsaan, Nidya Listiyono di Wilayah II Samarinda
ANALOGNEWS.id, SAMARINDA - Ketua Komisi II DPRD Kalimantan Timur, Nidya Listiyono pesan ke masyarakat untuk saling hormati perbedaan.
Pesan itu disampaikan Nidya Listiyono saat melaksanakan Sosialisasi Wawasan Kebangsaan di Angkringan Punakawan, Kota Samarinda, Sabtu (25/11/2023).
Nidya Listiyono mengatakan saling menghormati adalah point penting dalam menjaga keutuhan berbangsa dan bernegara. Apalah dalam kemerdekaan beragama, sebab menjadi hal masing-masing warga negara.
Baca Lainnya :
- Tenaga Pendidik Didorong Untuk Melek Teknologi0
- Jahidin Ungkap Penyebab Maraknya Konflik Lahan di Kaltim0
- Wakil Ketua DPRD Kaltim Tanggapi Maraknya Perusahaan Tambang Yang Abaikan Reklamasi0
- Anggota Komisi IV DPRD Kaltim Sampaikan Program Prioritas Menyongsong Pemindahan IKN 0
- Komisi IV DPRD Kaltim Akan Mengawasi Proses Pembayaran Jasa Pelayanan Medis0
"Jadi tak ada diskriminasi dalam soal beragama, apalagi dalam beribada sesuai agama dan kepercayaan masing-masing," katanya.
Dia mengingatkan, penting saling menghormati gak asasi setiap manusia. Nidya menyampaikan agar masyarakat untuk menjunjung tinggi perbedaan dan menganggap perbedaan itu sebagai hal yang wajar dan bukan menjadi alasan untuk melemahkan satu dengan yang lain.
"Penting saling menghormati, membangun solidaritas dan hidup rukun," ucapnya.
Dia mengungkapkan, megakui dan menghargai kedaulatan rakyat secara demokratis. Negara mengikutsertakan selalu rakyat dalam kehidupan ekonomi, sosial dan budaya.
Dalam kesempatan itu pula, anggota DPRD Kaltim dapil Samarinda itu menegaskan para tokoh masyarakat perlu memberikan teladan yang baik sebagai contoh bagi masyarakat luas. Salah satunya terkait toleransi.
"Seperti tokoh masyarakat harus membangun kesadaran dan memberikan arahan contoh serta tauladan dalam kehidupan yang penuh dengan keharmonisan dan toleransi," terangnya.
Layaknya, sebagai lembaga pendidikan. Menanamkan pemahaman sejak dini bahwa perbedaan bukanlah yang harus dipertentangkan, namun harus menjadi kekuatan yang saling melengkapi.
Selanjutnya, DPRD dan pemerintah melakukan penguatan regulasi serta memastikan penerapannya berjalan sesuai aturan. Dengan sokongan regulasi dan anggaran untuk membentuk badan, struktur dan sistem agar bekerja dalam kehidupan masyarakat mewujudkan nilai-nilai kebhinekaan.
"Harus mengalokasikan dukungan anggaran agar badan dan sistem dapat bekerja dalam kehidupan untuk terwujudnya nilai-nilai kebhinekaan," tutupnya. (adv)










.jpg)
