- Aris Nur Huda: Saatnya Munas HIPMI XVIII Digelar di Kaltim
- Kutim Raih Penghargaan Arindama Infrastruktur di HUT ke-69 Kaltim
- Transaksi Sabu di Tanjung Laut Indah, Pemuda di Bontang Diciduk Polisi
- Ojol Bontang Minta WiFi hingga WC, Pemkot Janji Bangun Fasilitas Khusus pada 2027
- 4 Wilayah di Bontang Terendam Banjir, Guntung Paling Parah
- BPC HIPMI Samarinda dan Bandara APT Pranoto Dorong Produk UMKM Lokal Naik Kelas
- DPRD Samarinda Soroti Lemahnya Edukasi Keluarga sebagai Faktor Penghambat Penurunan Stunting
- Celni Soroti Lonjakan Jumlah Anak Pindahan, Minta Pemerintah Benahi Distribusi Siswa Antarwilayah
- Ledakan Tren Digital Pengaruhi Perilaku Sosial, DPRD Samarinda Minta Pemkot Perkuat Literasi dan Ana
- DPRD Samarinda Ingin Arah Pembangunan Kota Lebih Visioner dan Terintegrasi
Rencanana Pengembangan Kota Baru di Palaran, Dinilai Dewan Kaltim Perlu Kajian Mendalam

ANALOGNEWS.id, SAMARINDA - Kawasan Palaran, Samarinda, direncanakan menjadi kota baru dan terpisah dari Samarinda. Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) RI pun memberikan respon positif terkait hal.
"Rencana pemekaran ini harus melewati kajian mendalam. Pastinya, ada syarat-syarat yang harus dipenuhi jika ingin pemekaran itu terjadi," ungkap Anggota DPRD Kaltim Ananda Emira Moeis, Jumat (10/2/2023).
Kajian mendalam menurut dia yaitu tentang dampak buruk dan positif terhadap pemekaran wilayah kawasan Palaran menjadi Kota Baru. Terkhusus perhitungan untung dan rugi atas seluruh dampak pembangunan.
Baca Lainnya :
- Sikapi Penghapusan Jabatan Gubernur, DPRD Kaltim: Posisi Gubernur Penting0
- UMKM Dominasi Perekonomian Kaltim, Diharapkan Dapat Gantikan SDA0
- Dewan Kaltim Dorong Masifkan Sosialisasi Bahaya HIV DI Kota Bontang0
- Pelaku Usaha Pertambangan Diminta Dewan Kaltim Dihadirkan di Rapat Paripurna0
- Nanda Moeis Sosialisasikan Wawasan Kebangsaan di Makroman0
Nanda tak ingin pembangunan kota baru justru hanya sebatas pembangunan tanpa melewati tahapan kajian secara detail.
"Segala yang diusulkan atau rencana pemerintah harus dilakukan kajian, sehingga langkah yang diambil benar-benar tepat untuk daerah tersebut," jelasnya.
Dengan tanggapan positif dari Bapenas atas rencana pembangunan tersebut, bagi Nanda Pemkot harus siap atas segala kemungkinan yang terjadi. Apalagi, Kota Samarinda masuk sebagai penyangga Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara.
Ia beranggapan potensi Palaran menjadi kawasan kota baru memiliki keterkaitan dengan kehadiran IKN di Kaltim.
"Pasti ada kaitannya dengan IKN. Jadi harus siap-siap. Mekar tidak mekar yang pasti kita harus bersiap-siap. Mulai dari segi pemerintahan administrasinya," ucapnya. (Ar/Adv)










.jpg)
