- Pemkot Bontang Pastikan APBD 2027 Fokus pada Program Prioritas di Tengah Tekanan Fiskal
- DKP3 Bontang Bekali Nelayan Pengetahuan Mitigasi Bencana untuk Kurangi Risiko di Laut
- DKP3 Bontang Perkuat Sinergi Perluas Akses Permodalan bagi Pelaku Usaha Sektor Pangan
- DKP3 Bontang Sinkronkan Data Pupuk Bersubsidi, Pastikan Distribusi Sesuai Kebutuhan Petani
- DKP3 Bontang Terapkan Penyaluran Benih Ikan Bertahap untuk Jaga Siklus Produksi Pembudidaya
- DKP3 Bontang Cek Langsung Lokasi Budidaya Ikan Sebelum Tetapkan Penerima Bantuan
- DKP3 Libatkan Kelompok Tani Dukung Pencegahan Stunting Lewat Bantuan Ayam Petelur
- DKP3 Bontang Verifikasi Bantuan Jaring, Pastikan Sesuai Kebutuhan Nelayan
- DKP3 Bontang Perkuat Pelaporan Sisa Pangan SPPG untuk Evaluasi Program MBG
- Pemkot Bontang Perluas Transaksi Non-Tunai, Tiga OPD Terima Perangkat Pembayaran Digital
Prisma Resmi Hadir, Layanan Publik Bontang Melompat ke Era Digital Tanpa Antrian Manual

Keterangan Gambar : Fauzi Achmad, staf Sekretariat Umum dan Kepegawaian DPMPTSP Bontang
ANALAOGNEWS.id, BONTANG — Layanan publik di Kota Bontang memasuki babak baru. Sebuah terobosan digital bernama Prisma kini dihadirkan untuk menyatukan antrian online, informasi layanan, hingga laporan statistik pengunjung dalam satu platform terpadu. Aplikasi ini menjadi jawaban atas kebutuhan percepatan pelayanan sekaligus menghapus sistem pencatatan manual yang selama ini menjadi kendala.
Prisma—singkatan dari Pelaporan dan Statistik Mal Pelayanan Publik—merupakan inovasi buatan Fauzi Achmad, staf Sekretariat Umum dan Kepegawaian DPMPTSP Bontang. Ia merancang aplikasi ini untuk mempercepat proses kerja di Mal Pelayanan Publik (MPP) yang berlokasi di Gedung Pasar Taman Rawa Indah (Tamrin).
“Prisma kami buat supaya proses pencatatan, antrian, dan laporan bisa otomatis dan real-time. Jadi tidak perlu lagi mendata secara manual,” jelas Fauzi saat ditemui, Senin (27/10/2025) lalu.
Baca Lainnya :
- DPMPTSP Tertibkan Bangunan Ilegal di Pelabuhan Loktuan0
- Setelah Sukses dengan Dirgada, DPMPTSP Bontang Siap Bangun Sistem Arsip Permanen Terpadu0
- Investasi Triwulan II 2025 di Bontang Serap 712 Tenaga Kerja, Bukti Ekonomi Daerah Terus Menguat0
- Prisma Permudah Layanan Publik Bontang: Antrian Online hingga Statistik Pengunjung0
- DPMPTSP Kota Bontang Hadirkan Layanan Terpadu Berbasis Digital di MPP Tamrin0
Sebelum Prisma hadir, petugas di setiap gerai harus memberikan data pengunjung secara manual atau melalui pesan singkat—audiensinya akrab dengan istilah “laporan sebaris”—proses yang rawan salah hitung dan membuat data harian tidak sinkron. Kini, semua itu digantikan oleh sistem digital yang mencatat data secara langsung.
Melalui Prisma, masyarakat dapat memilih gerai tujuan dan memperoleh nomor antrian digital tanpa harus mengantre panjang. Setiap gerai di MPP memiliki sistem antrian masing-masing yang terhubung dengan petugas terkait, sehingga distribusi pengunjung dapat diatur secara lebih merata.
Selain antrian, fitur informasi layanan memungkinkan masyarakat mengecek persyaratan dokumen sebelum datang ke lokasi, mengurangi risiko bolak-balik. Sementara itu, fitur statistik dan pelaporan memberi DPMPTSP kemampuan memantau jumlah pengunjung secara harian, bulanan, hingga per gerai dalam waktu nyata.
“Bukan cuma antrian, tapi juga statistik dan informasi yang bisa dipantau langsung,” kata Fauzi.
Ia menambahkan, seluruh gerai di MPP telah mendapatkan sosialisasi penggunaan Prisma. Saat ini, tahap penyempurnaan difokuskan pada penyediaan perangkat dan jaringan internet, yang sedang dikoordinasikan dengan Diskominfo Bontang.
“Petugas siap, tinggal tunggu jaringan dan perangkatnya rampung,” pungkasnya.
Kehadiran Prisma menjadi penanda keseriusan Pemkot Bontang dalam mempercepat transformasi digital layanan publik. Tidak hanya memudahkan masyarakat, sistem ini juga memperkuat transparansi dan akurasi data, dua aspek penting yang selama ini menjadi tantangan di lapangan. (Adv/Dpmptsp)










.jpg)
