- Pemkot Bontang Pastikan APBD 2027 Fokus pada Program Prioritas di Tengah Tekanan Fiskal
- DKP3 Bontang Bekali Nelayan Pengetahuan Mitigasi Bencana untuk Kurangi Risiko di Laut
- DKP3 Bontang Perkuat Sinergi Perluas Akses Permodalan bagi Pelaku Usaha Sektor Pangan
- DKP3 Bontang Sinkronkan Data Pupuk Bersubsidi, Pastikan Distribusi Sesuai Kebutuhan Petani
- DKP3 Bontang Terapkan Penyaluran Benih Ikan Bertahap untuk Jaga Siklus Produksi Pembudidaya
- DKP3 Bontang Cek Langsung Lokasi Budidaya Ikan Sebelum Tetapkan Penerima Bantuan
- DKP3 Libatkan Kelompok Tani Dukung Pencegahan Stunting Lewat Bantuan Ayam Petelur
- DKP3 Bontang Verifikasi Bantuan Jaring, Pastikan Sesuai Kebutuhan Nelayan
- DKP3 Bontang Perkuat Pelaporan Sisa Pangan SPPG untuk Evaluasi Program MBG
- Pemkot Bontang Perluas Transaksi Non-Tunai, Tiga OPD Terima Perangkat Pembayaran Digital
Investasi Triwulan II 2025 di Bontang Serap 712 Tenaga Kerja, Bukti Ekonomi Daerah Terus Menguat

Keterangan Gambar : Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Bontang, Muhammad Aspiannur
ANALOGNEWS.id, BONTANG - Realisasi investasi di Kota Bontang kembali menunjukkan performa positif. Selain mendorong pertumbuhan ekonomi, peningkatan investasi tersebut juga memberikan dampak nyata bagi masyarakat melalui terbukanya ratusan lapangan kerja baru.
Sepanjang triwulan II 2025 (April–Juni), sebanyak 712 Tenaga Kerja Indonesia (TKI) terserap dari berbagai kegiatan investasi para pelaku usaha di Bontang.
Data tersebut disampaikan Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Bontang, Muhammad Aspiannur, Selasa (28/10/2025) lalu.
Baca Lainnya :
- Prisma Permudah Layanan Publik Bontang: Antrian Online hingga Statistik Pengunjung0
- DPMPTSP Kota Bontang Hadirkan Layanan Terpadu Berbasis Digital di MPP Tamrin0
- Instagram MPP Bontang Hidup Lagi, Kunjungan Melejit hingga 25 Ribu Kali Berkat Sentuhan Kreatif Huma0
- Dirgada, Inovasi Arsip Digital yang Percepat Pengelolaan Aset Daerah di Bontang0
- OSS RBA Resmi Sesuaikan Ketentuan PP 28/2025, Pelaku Usaha Kini Wajib Isi Dua Formulir Perizinan0
Dijelaskan, penyerapan tenaga kerja tersebut berasal dari 199 pelaku usaha yang berhasil merealisasikan investasinya melalui 1.486 proyek atau kegiatan usaha. “Seluruh tenaga kerja yang terserap berasal dari kegiatan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN),” ungkapnya.
Hingga akhir triwulan II 2025, tercatat 206 pelaku usaha non-UMK yang beroperasi di Bontang, termasuk 10 pelaku Penanaman Modal Asing (PMA) dan 196 pelaku PMDN.
Berdasarkan Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM) yang diterima DPMPTSP, dari 90 pelaku usaha non-UMKyang melaporkan kegiatannya, 82 merupakan PMDN dan 8 adalah PMA.
“Capaian ini menunjukkan bahwa sektor usaha di Bontang masih sangat aktif dan memberikan dampak langsung terhadap penciptaan lapangan kerja,” ujarnya.
Aspiannur menegaskan bahwa pemerintah kota akan terus memperkuat ekosistem investasi agar semakin ramah bagi pelaku usaha. DPMPTSP Bontang, katanya, terus meningkatkan kualitas layanan perizinan serta pendampingan investasi agar proses bisnis berjalan lebih mudah dan cepat.
“Dengan meningkatnya realisasi investasi dan serapan tenaga kerja, Pemkot Bontang optimistis perekonomian daerah akan terus bergerak positif sepanjang tahun 2025,” pungkasnya. (Adv/Dpmptsp)










.jpg)
