- Aris Nur Huda: Saatnya Munas HIPMI XVIII Digelar di Kaltim
- Kutim Raih Penghargaan Arindama Infrastruktur di HUT ke-69 Kaltim
- Transaksi Sabu di Tanjung Laut Indah, Pemuda di Bontang Diciduk Polisi
- Ojol Bontang Minta WiFi hingga WC, Pemkot Janji Bangun Fasilitas Khusus pada 2027
- 4 Wilayah di Bontang Terendam Banjir, Guntung Paling Parah
- BPC HIPMI Samarinda dan Bandara APT Pranoto Dorong Produk UMKM Lokal Naik Kelas
- DPRD Samarinda Soroti Lemahnya Edukasi Keluarga sebagai Faktor Penghambat Penurunan Stunting
- Celni Soroti Lonjakan Jumlah Anak Pindahan, Minta Pemerintah Benahi Distribusi Siswa Antarwilayah
- Ledakan Tren Digital Pengaruhi Perilaku Sosial, DPRD Samarinda Minta Pemkot Perkuat Literasi dan Ana
- DPRD Samarinda Ingin Arah Pembangunan Kota Lebih Visioner dan Terintegrasi
Setelah Sukses dengan Dirgada, DPMPTSP Bontang Siap Bangun Sistem Arsip Permanen Terpadu

Keterangan Gambar : Penata Laksana Barang Terampil DPMPTSP Bontang, Yolanda P. D. Sorreng
ANALOGNEWS.id, BONTANG — Transformasi digital di lingkungan Pemerintah Kota Bontang kembali melangkah maju. Setelah meluncurkan Dirgada (Digital Arsip Barang Milik Daerah), Penata Laksana Barang Terampil DPMPTSP Bontang, Yolanda P. D. Sorreng, kini menyiapkan inovasi lanjutan yang disebut sebagai proyek besar berikutnya: pembangunan sistem arsip permanen terpadu.
Dirgada selama ini menjadi terobosan penting dalam pengelolaan dokumen barang milik daerah. Melalui sistem digital tersebut, setiap dokumen dapat dicari hanya dengan memindai barcode — tanpa harus membuka tumpukan arsip fisik yang memakan waktu dan rawan hilang.
“Kadang dokumen dibutuhkan di luar jam kerja, sementara petugas barang sudah pulang. Dengan sistem ini, cukup scan barcode dan dokumen langsung muncul, bisa diakses kapan saja dan di mana saja,” ujarnya, Kamis (23/10/ 2025) lalu.
Baca Lainnya :
- Prisma Permudah Layanan Publik Bontang: Antrian Online hingga Statistik Pengunjung0
- DPMPTSP Kota Bontang Hadirkan Layanan Terpadu Berbasis Digital di MPP Tamrin0
- Instagram MPP Bontang Hidup Lagi, Kunjungan Melejit hingga 25 Ribu Kali Berkat Sentuhan Kreatif Huma0
- Dorong Kemitraan Industri Besar dan UMKM Lewat Koperasi Merah Putih, DPMPTSP Luncurkan SIKUMBANG0
- NIB Bukan Izin Usaha, DPMPTSP Bontang Minta Pelaku Usaha Pahami Fungsi Dasarnya0
Melihat efektivitas Dirgada, Yolanda berambisi memperluas digitalisasi arsip ke tingkat yang lebih strategis. Ia telah melakukan koordinasi awal dengan bagian arsiparis dan kepegawaian untuk merancang sistem baru yang difokuskan pada arsip permanen, termasuk dokumen-dokumen penting yang harus disimpan jangka panjang.
“Kalau Dirgada sudah selesai sepenuhnya, kita akan lanjut membuat satu sistem lagi khusus arsip permanen. Ini akan dikerjakan bersama bagian arsip dan kepegawaian agar pengelolaannya lebih terpadu,” terangnya.
Menurut Yolanda, kolaborasi lintas unit ini penting agar seluruh arsip — baik administratif, teknis, maupun kepegawaian — dapat tersimpan rapi, aman, dan mudah ditemukan. Sistem arsip permanen tersebut juga diharapkan memperkuat keamanan dokumen daerah dari risiko kerusakan dan kehilangan.
“Selain efisien, juga mendukung transformasi digital di lingkungan pemerintah,” pungkas Yolanda.
Dengan langkah ini, DPMPTSP Bontang tidak hanya berfokus pada kemudahan internal, tetapi juga pada pembangunan fondasi digital jangka panjang yang dapat meningkatkan tata kelola pemerintahan dan kualitas pelayanan publik. (Adv/Dpmptsp)










.jpg)
