- Aris Nur Huda: Saatnya Munas HIPMI XVIII Digelar di Kaltim
- Kutim Raih Penghargaan Arindama Infrastruktur di HUT ke-69 Kaltim
- Transaksi Sabu di Tanjung Laut Indah, Pemuda di Bontang Diciduk Polisi
- Ojol Bontang Minta WiFi hingga WC, Pemkot Janji Bangun Fasilitas Khusus pada 2027
- 4 Wilayah di Bontang Terendam Banjir, Guntung Paling Parah
- BPC HIPMI Samarinda dan Bandara APT Pranoto Dorong Produk UMKM Lokal Naik Kelas
- DPRD Samarinda Soroti Lemahnya Edukasi Keluarga sebagai Faktor Penghambat Penurunan Stunting
- Celni Soroti Lonjakan Jumlah Anak Pindahan, Minta Pemerintah Benahi Distribusi Siswa Antarwilayah
- Ledakan Tren Digital Pengaruhi Perilaku Sosial, DPRD Samarinda Minta Pemkot Perkuat Literasi dan Ana
- DPRD Samarinda Ingin Arah Pembangunan Kota Lebih Visioner dan Terintegrasi
Penyampaian LKPJ Gubernur Tahun 2022, Ini Respon Dewan

Keterangan Gambar : Ketua Pansus Pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban atau LKPJ Gubernur Kaltim tahun 2022 Sutomo Jabir
ANALOGNEWS.id, Samarinda - Ketua Pansus Pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban atau LKPJ Gubernur Kaltim tahun 2022 Sutomo Jabir memaparkan beberapa catatan menarik terkait LKPJ yang sampaikan di Paipurna DPRD Kaltim.
Sutomo Jabir mengatakan, LKPJ Gubernur Kaltim tahun 2022 memang memiliki capaian kinerja baik, jika dilihat sepintas. Bahkan jika ditilik berdasarkan indikator kinerja. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) meningkat. Kemudian pencapaian komoditas ekspor dan beberapa prestasi lain yang diraih.
Secara umum, capaiannya bagus. Namun, dalam catatan politisi PKB ini ada beberapa target yang tidak mencapai sasaran. "Di atas kertas kita bisa melaporkan itu, tapi fakta di lapangan kan masih banyak hal yang mesti dievaluasi. Terutama masalah pemerataan pembangunan di Kaltim. Hal ini yang belum dirasakan secara adil oleh masyarakat kita. itu faktanya," kata Sutomo Jabir.
Baca Lainnya :
- Puji Setyowati Akui Pemberlakuan Sistem Zonasi PPDB di Kaltim Alami Kendala0
- Empat Raperda Diusulkan Di Luar Propemperda0
- Pansus Investigasi Pertambangan Sambangi BPK Perwakilan Kaltim0
- DPRD Kaltim Bentuk Empat Pansus Baru0
- Bapemperda Inisiasi Pembentukan Perda Desa Adat0
Dia mencontohkan seperti masalah infrastruktur jalan, keadilan di bidang kesehatan, dan juga pendidikan. Khusus sektor pendidikan, Sutomo Jabir menuturkan, meski alokasi anggaran untuk pendidikan minimal 20 persen, tapi faktanya masih banyak yang belum menikmati anggaran itu.
Diantaranya minimnya ruang belajar, fasilitas pendidikan yang kurang memadai, keterbatasan guru-guru di sekolah yang berada di pedalaman, hingga daerah-daerah kecamatan. "Masalah tersebut menandakan belum terjadi pemerataan sampai ke pelosok. Nanti kami lihat secara detail. Kemudian kami lahirkan rekomendasi-rekomendasi yang lebih baik kedepan," sebutnya.
Sutomo Jabir menambahkan, masa kerja Pansus Pembahas LKPJ Gubernur Kaltim tahun 2022 hanya 30 hari. Makanya di berharap review terhadap laporan tersebut bisa selesai dengan baik dengan menghasilkan rekomendasi-rekomendasi yang berharga untuk ditindaklanjuti. (Ar/Adv)










.jpg)
