- Andalkan Aplikasi “Hadap Balau”, Neni: Tekan Angka Pengangguran
- Neni Sebut Kearsipan Jadi Fondasi Reformasi Birokrasi di Bontang
- Perkim Bontang Belum Berencana Tambah Rusunawa di Pusat Kota, Fokus Pemetaan Kebutuhan Berdasarkan D
- Perkim Bontang Genjot Perbaikan Unit Rusunawa Rusak, Target Kurangi Daftar Tunggu Penghuni
- Perkim Bontang Sebut Untuk Antrean Hunian di Rusunawa Api-Api dan Loktuan Masih Mengular
- Perbedaan Tarif Rusunawa Disesuaikan dengan Kondisi Bangunan, Bukan Fasilitas
- Perkim Bontang Terapkan Tarif Bertingkat di Rusunawa, Lantai Bawah Lebih Mahal karena Akses Lebih Mu
- Tarif Rusunawa di Bontang Berbeda Tiap Lantai, Perkim Pastikan Fasilitas Tetap Sama
- Sepi Peminat, Rusunawa Guntung Jadi Bahan Evaluasi Perkim Bontang
- Akses Jauh Jadi Kendala, Peminat Rusunawa Guntung Masih Relatif Rendah
Pemkot Bontang Perketat Pengawasan Hewan Kurban Jelang Idul adha

Keterangan Gambar : wakil walikota Bontang, Agus Haris saat melakukan peninjauan di salah satu peternakan
Analognews.id, BONTANG – Pemerintah Kota Bontang memastikan pengawasan kesehatan hewan kurban terus diperketat menjelang Hari Raya Iduladha guna menjamin keamanan dan kelayakan konsumsi bagi masyarakat.
Baca Lainnya :
- Peringatan Harkitnas di Bontang Tekankan Tantangan Kedaulatan Digital0
- Wali Kota Bontang Dorong Sineas Muda Ciptakan Karya Film Orisinal0
- Optimis, Pemkot Bontang Targetkan Angka Stunting Turun Jadi 12,5 Persen di 20260
- Wali Kota Bontang Tutup Turnamen Bola Voli Dandim Cup 20260
- Wakil Wali Kota Bontang Lepas 112 Jamaah Haji ke Tanah Suci0
Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris mengatakan pemantauan dilakukan mulai dari proses distribusi hingga pemeriksaan kesehatan ternak di lapangan. Langkah tersebut dilakukan agar seluruh hewan kurban yang beredar memenuhi standar kesehatan.
“Pemerintah ingin memastikan hewan yang nantinya dikurbankan benar-benar sehat dan aman untuk masyarakat,” ujarnya saat melakukan peninjauan di salah satu peternakan lokal, Senin (25/5/2026).
Dalam kunjungannya, Agus Haris melihat langsung kondisi sapi kurban sekaligus sistem pemeriksaan kesehatan yang dilakukan petugas. Ia menilai mekanisme pengawasan yang diterapkan sudah berjalan cukup baik karena dilakukan secara bertahap.
“Pemeriksaan dilakukan sejak hewan datang hingga menjelang pemotongan. Jadi masyarakat tidak perlu khawatir terkait kualitas ternak yang tersedia,” katanya.
Selain memastikan kesehatan hewan, pemerintah juga memantau ketersediaan pasokan agar kebutuhan masyarakat selama Idul adha tetap tercukupi. Berdasarkan data sementara, jumlah sapi kurban di Bontang tahun ini mengalami peningkatan dibanding tahun sebelumnya.
Menurut Agus Haris, bertambahnya jumlah hewan kurban menunjukkan aktivitas ekonomi masyarakat masih berjalan positif.
“Ini menjadi indikator yang baik karena kemampuan masyarakat untuk berkurban masih cukup tinggi,” jelasnya.
Sementara itu, peternak lokal memastikan sapi yang dipasarkan telah melalui pemeriksaan kesehatan baik dari daerah asal maupun setelah tiba di Kota Bontang.
“Pemeriksaan rutin dari petugas kesehatan hewan dinilai membantu menjaga kualitas dan kondisi ternak,” tuturnya.










.jpg)
