Pembangunan Bandara di Kutai Timur Tersendat Perizinan, DPRD Terus Suarakan Solusi

By Redaksi 01 Agu 2024, 15:11:29 WIB DPRD Kutim
Pembangunan Bandara di Kutai Timur Tersendat Perizinan, DPRD Terus Suarakan Solusi

Keterangan Gambar : Yusuf T Silambi, anggota Komisi C DPRD Kutim


ANALOGNEWS.id, KUTAI TIMUR – Rencana pembangunan bandar udara (bandara) di Kutai Timur terus menjadi sorotan, terutama di kalangan anggota DPRD. Hingga kini, proyek tersebut belum menunjukkan perkembangan yang berarti, dengan salah satu hambatan utamanya adalah perizinan. Hal ini diungkapkan oleh Yusuf T Silambi, anggota Komisi C DPRD Kutim, yang menyoroti pentingnya percepatan pembangunan bandara tersebut.

Yusuf menjelaskan bahwa idealnya, bandara di Kutim sudah bisa terealisasi paling lambat tahun 2025. Namun, proses perizinan yang rumit menjadi kendala utama. Ia juga menekankan pentingnya menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) untuk pembangunan bandara ini, agar tidak tergantung pada landasan yang dimiliki PT Kaltim Prima Coal (KPC). Dengan demikian, bandara bisa digunakan secara mandiri tanpa terganggu oleh kepentingan pihak lain.

"Pembangunan bandara sebaiknya melalui skema multi years agar lebih mudah direalisasikan. Meskipun selama ini PT KPC selalu membuka ruang kerja sama untuk penggunaan landasannya, saya sarankan pemerintah mencari lokasi baru untuk pembangunan bandara yang lebih mandiri," ujar Yusuf.

Baca Lainnya :

Dorongan serupa juga disampaikan oleh Jimmi, anggota DPRD Kutim lainnya. Ia melihat kehadiran bandara sebagai langkah penting untuk mendukung pembangunan daerah, terutama dengan adanya Ibu Kota Nusantara (IKN). Menurut Jimmi, bandara bukan hanya mempermudah akses ke lokasi yang jauh, tetapi juga berfungsi sebagai pintu masuk dan keluar untuk kegiatan ekonomi, baik lokal maupun antar daerah.

"Bandara akan membawa banyak dampak positif, bukan hanya sebagai sarana transportasi, tapi juga akan mempengaruhi perekonomian dunia, pola mobilitas, dan hubungan sosial. Pemerintah perlu segera mencari solusi agar pembangunan ini bisa terwujud," tegas politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tersebut.

Jimmi berharap pemerintah dapat segera mengatasi kendala perizinan agar masyarakat Kutim bisa menikmati transportasi udara yang lebih cepat dan efisien. "Masyarakat sangat menginginkan bandara ini, semoga bisa segera diwujudkan," pungkasnya. (Adv)



Views: 471




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

Loading....


Kanan - Iklan Sidebar

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Instagram, Youtube dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.