- Aris Nur Huda: Saatnya Munas HIPMI XVIII Digelar di Kaltim
- Kutim Raih Penghargaan Arindama Infrastruktur di HUT ke-69 Kaltim
- Transaksi Sabu di Tanjung Laut Indah, Pemuda di Bontang Diciduk Polisi
- Ojol Bontang Minta WiFi hingga WC, Pemkot Janji Bangun Fasilitas Khusus pada 2027
- 4 Wilayah di Bontang Terendam Banjir, Guntung Paling Parah
- BPC HIPMI Samarinda dan Bandara APT Pranoto Dorong Produk UMKM Lokal Naik Kelas
- DPRD Samarinda Soroti Lemahnya Edukasi Keluarga sebagai Faktor Penghambat Penurunan Stunting
- Celni Soroti Lonjakan Jumlah Anak Pindahan, Minta Pemerintah Benahi Distribusi Siswa Antarwilayah
- Ledakan Tren Digital Pengaruhi Perilaku Sosial, DPRD Samarinda Minta Pemkot Perkuat Literasi dan Ana
- DPRD Samarinda Ingin Arah Pembangunan Kota Lebih Visioner dan Terintegrasi
Pansus Investigasi Pertambangan Kaltim Akan Sambangi Polda Kaltim

Keterangan Gambar : Panitia Khusus (Pansus) Investigasi Pertambangan DPRD Kaltim berencana akan menyambangi Polda Kaltim untuk menindaklanjuti persoalan 21 Izin Usaha Pertambangan (IUP) palsu
ANALOGNEWS.id, SAMARINDA - Panitia Khusus (Pansus) Investigasi Pertambangan DPRD Kaltim berencana akan menyambangi Polda Kaltim untuk menindaklanjuti persoalan 21 Izin Usaha Pertambangan (IUP) palsu.
Wakil Ketua Pansus, M Udin mengatakan Udin sejauh ini telah berkomunikasi dengan aparat kepolisian, hasilnya Polda Kaltim telah melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) ke sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam upaya menelusuri dalang dibalik kasus 21 IUP palsu.
"Berkaitan dengan 21 IUP palsu yang akan kita tanyakan. Kita ingin menindaklanjuti berbagai perkembangan di dinas sebelum kita melakukan kunjungan ke Polda Kaltim," katanya, Senin (6/2/2023).
Baca Lainnya :
- Pansus RTRW Minta Perpanjangan Masa Kerja Tiga Bulan0
- Menyambut IKN, Kukar Diusulkan Jadi Wilayah Pengembangan Kuliner0
- Dewan Kaltim Dorong Pelaksanaan Sertifikasi di Dunia Pendidikan 0
- Pansus IP Temukan Dugaan Kerugian Negara Capai Rp199 Miliar Akibat Tambang Ilegal0
- Keluarga Diharap Jadi Pengayom, Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kaltim Sebut Pengawasan Anak Harus Diperk0
Dari perkembangan kasus 21 IUP palsu yang belum mendapatkan titik terang itu, pihaknya mengusulkan agar mendapatkan perpanjangan waktu, Udin berkomitmen akan terus mengawal kasus tersebut hingga tuntas sebab persoalan ini dinilai sangat krusial yang menyebabkan kerugian banyak pihak.
"Makanya kita akan bergerak terus untuk mencari benang merahnya," tutup dia. (Ar/Adv)










.jpg)
