- HAN 2026, Pemkot Bontang dan BAZNAS Beri Dukungan bagi 300 Anak
- Bimbingan Pra Nikah Remaja, Pemkot Bontang Dorong Pelajar Fokus Siapkan Masa Depan
- HUT ke-36 PW-BKAG Bontang, Agus Haris Dorong Perempuan Perkuat Pelayanan Sosial
- Pusdiklat Paskibraka Bontang Dimulai, Agus Haris Tekankan Pembentukan Karakter
- Harganas ke-33, Wali Kota Bontang Soroti Pentingnya Kehadiran Ayah dalam Keluarga
- Wali Kota Bontang Pastikan 11 Rekomendasi BPK Masih Dikawal hingga Tuntas
- 132 Mahasiswa KKN Kolaborasi Diterjunkan ke 15 Kelurahan di Bontang
- Pemkot Bontang Perkuat Perlindungan Pekerja Konstruksi Lewat BPJS Ketenagakerjaan
- Pemkot Bontang Gandeng Dunia Usaha Jaga Keberlanjutan Jaminan Kesehatan Gratis
- Digitalisasi Transaksi Daerah Bontang Capai 83,4 Persen, Pemkot Perkuat TP2DD
Minim Dukungan Pemerintah, Tim Balap Motor Bontang Kebingungan Cari Tempat Latihan

Keterangan Gambar : Tim Brother Racing Team saat latihan. (*)
ANALOGNEWS.id, BONTANG – Minimnya dukungan dari Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang terhadap pengembangan atlet balap motor dikeluhkan. Brother Racing Team, salah satu tim balap motor Kota Bontang, mengeluhkan sulitnya mencari tempat latihan lantaran tidak adanya sirkuit permanen.
Salah satu pembalap dari tim Brother Racing Ilhadi Agustian, menyebut pihaknya sempat mencoba berlatih di area parkir Stadion Lang-Lang pada Sabtu (5/4/2025) pukul 15.00 WITA. Namun, mereka justru diusir oleh penjaga stadion dan diminta mengurus izin ke Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Dispopar) Bontang.
"Kami tertarik mencoba latihan di area parkir Stadion Lang-Lang karena jaraknya dekat dibanding ke Bontang Lestari, dan area parkir yang luas pas untuk latihan mengasah skill pembalap ditikungan" ujarnya.
Baca Lainnya :
- Pemkot Bontang & Jaksa Pengacara Negara Tak Terkalahkan! 21 Perkara Hukum Tuntas di 20240
- Hadapi Krisis Sampah, Deni sebut Sistem Pengelolaan Sampah di Samarinda Masih Belum Optimal0
- Upaya Pemkot Samarinda Bangun Jalan Alternatif Sambutan–Bandara APT Pranoto Atasi Kemacetan0
- Pembangunan IKN dan Tantangan Perlindungan Hak Masyarakat Adat0
- DPRD Kaltim Dukung Kolaborasi TNI-Polri untuk Wujudkan Ketahanan Pangan0
"Area parkir stadion sebenarnya cukup ideal karena luas dan dekat dari tempat tinggal kami. Tapi kami malah diminta pergi dan harus izin dulu ke Dispopar," lanjutnya.
Selama ini, para atlet balap motor Kota Bontang kerap berlatih di area kantor DPRD Bontang Lestari, terutama pada akhir pekan. Namun jarak yang jauh serta keterbatasan waktu menjadi kendala tersendiri bagi tim balap dalam melakukan persiapan.
Brother Racing Team saat ini tengah bersiap menghadapi Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Seri 2 yang dijadwalkan digelar akhir April 2025 di Sirkuit Permanen Kalan, Samarinda. Mereka juga menargetkan bisa tampil di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kaltim tahun depan, jika lolos seleksi.
"Kami latihan untuk persiapan Kejurprov Seri 2 akhir bulan ini. Latihan rutin penting bagi kami untuk menjaga performa dan kesiapan. Tapi tanpa dukungan fasilitas yang memadai, kami benar-benar kesulitan," tambahnya.
Tim Brother Racing pun berharap Pemkot Bontang mulai memberikan perhatian lebih terhadap cabang olahraga balap motor. Menurut mereka, selain untuk meningkatkan prestasi atlet, ketersediaan sirkuit permanen juga bisa menjadi solusi untuk menekan aksi balap liar yang kerap meresahkan masyarakat.
"Sudah saatnya Pemkot memikirkan pembangunan sirkuit permanen sebagai fasilitas umum. Selain untuk meningkatkan prestasi, juga bisa menekan aksi balap liar yang sering meresahkan warga Kota Bontang warga" pungkasnya. (*)










.jpg)
