- Pemkot Bontang Pastikan APBD 2027 Fokus pada Program Prioritas di Tengah Tekanan Fiskal
- DKP3 Bontang Bekali Nelayan Pengetahuan Mitigasi Bencana untuk Kurangi Risiko di Laut
- DKP3 Bontang Perkuat Sinergi Perluas Akses Permodalan bagi Pelaku Usaha Sektor Pangan
- DKP3 Bontang Sinkronkan Data Pupuk Bersubsidi, Pastikan Distribusi Sesuai Kebutuhan Petani
- DKP3 Bontang Terapkan Penyaluran Benih Ikan Bertahap untuk Jaga Siklus Produksi Pembudidaya
- DKP3 Bontang Cek Langsung Lokasi Budidaya Ikan Sebelum Tetapkan Penerima Bantuan
- DKP3 Libatkan Kelompok Tani Dukung Pencegahan Stunting Lewat Bantuan Ayam Petelur
- DKP3 Bontang Verifikasi Bantuan Jaring, Pastikan Sesuai Kebutuhan Nelayan
- DKP3 Bontang Perkuat Pelaporan Sisa Pangan SPPG untuk Evaluasi Program MBG
- Pemkot Bontang Perluas Transaksi Non-Tunai, Tiga OPD Terima Perangkat Pembayaran Digital
Komisi I DPRD Kaltim Duga Tambang Ilegal Kian Marak

Keterangan Gambar : Anggota Komisi I DPRD Kaltim M Udin
ANALOGNEWS.id, SAMARINDA - Anggota Komisi I DPRD Kaltim M Udin menduga sumber muatan batu bara yang terisi pada truk yang mengalami kecelakaan di Jalan Suryanata poros Samarinda-Tenggarong pada Minggu (22/1/2023) lalu, bersumber dari aktivitas tambang ilegal.
Menurutnya kejadian serupa tidak hanya sekali ditemukan, pengangkutan batu bara menggunakan jalan umum tidak dilakukan oleh perusahaan tambang yang memiliki dokumen perizinan.
"Itu kan sudah kelihatan nyata kalau yang diangkut itu batubara ilegal, karena menggunakan jalanan umum, peristiwa yang seperti ini bukan hanya sekali kita temukan," kata Udin, Senin (23/1/2023).
Baca Lainnya :
- Komisi IV Soroti Perusahaan di Kaltim, Disinyalir Ada TKA Ilegal0
- Upaya Pengelolaan Aset, Komisi II DPRD Kaltim Minta Hotel Atlit Dimanfaatkan Maksimal0
- Berau Diajak Gabung Kaltara, Makmur: Menuai Pro Kontra0
- Pansus Investigasi Pertambangan Dorong Perusahaan Lakukan Reklamasi0
- Pelayanan RSPB Dikritik Dewan Kaltim, Diminta Berikan Pelayanan Prima0
Wakil Ketua Panitia Khusus (Pansus) Investigasi Pertambangan ini menjelaskan pansus tak dapat mengambil sikap banyak, hanya saja ia mendorong supaya aparat kepolisian dapat melakukan tindakan investigasi, terutama mengenai sumber lokasi dari mana emas hitam itu berasal, dari adanya kejadian truk terbalik itu ia meminta kepada pihak kepolisian agar dapat menggali informasi keberadaan tambang dari muatannya tersebut dari supir yang membawa kendaraan.
"Karena kami tidak punya wewenang untuk mengambil tindakan, maka kami meminta supaya pihak kepolisian dapat menelusuri sumber lokasinya," tutupnya. (Adv/Ar/An)










.jpg)
