- Aris Nur Huda: Saatnya Munas HIPMI XVIII Digelar di Kaltim
- Kutim Raih Penghargaan Arindama Infrastruktur di HUT ke-69 Kaltim
- Transaksi Sabu di Tanjung Laut Indah, Pemuda di Bontang Diciduk Polisi
- Ojol Bontang Minta WiFi hingga WC, Pemkot Janji Bangun Fasilitas Khusus pada 2027
- 4 Wilayah di Bontang Terendam Banjir, Guntung Paling Parah
- BPC HIPMI Samarinda dan Bandara APT Pranoto Dorong Produk UMKM Lokal Naik Kelas
- DPRD Samarinda Soroti Lemahnya Edukasi Keluarga sebagai Faktor Penghambat Penurunan Stunting
- Celni Soroti Lonjakan Jumlah Anak Pindahan, Minta Pemerintah Benahi Distribusi Siswa Antarwilayah
- Ledakan Tren Digital Pengaruhi Perilaku Sosial, DPRD Samarinda Minta Pemkot Perkuat Literasi dan Ana
- DPRD Samarinda Ingin Arah Pembangunan Kota Lebih Visioner dan Terintegrasi
Pelayanan RSPB Dikritik Dewan Kaltim, Diminta Berikan Pelayanan Prima

ANALOGNEWS.id, SAMARINDA - Anggota Komisi III DPRD Kaltim, Mimi Meriami BR Pane kritisi pelayanan Rumah Sakit Pertamina Balikpapan (RSPB) setelah kejadian pasien meninggal dunia karena tak mendaptkan pelayanan prima.
Politikis PPP yang juga berasal dari Daerah Pemilihan (Dapil) Balikpapan ini menceritakan setidaknya pasien yang meninggal dunia itu semula meminta bantuan kepada pihaknya supaya dapat meminta kepada pihak rumah sakit untuk mendapatkan perawatan dari banyaknya prosedur yang harus dilalui terlenih dahulu.
"Awalnya RSPB tetap bersikukuh tidak mau menerima, dari situ warga menelpon saya kemudian sebelum itu sempat ke RSUD Balikpapan tapi alatnya tidak lengkap, saat di RSPB juga ada upaya rujukan ke RSUD Kanudjoso, saya coba konfirmasi tapi RSPB harus melaporkan kepada Kanudjoso untuk prosedur rujukan dan lain sebagainya, hingga pada akhirnya pasien meninggal dunia," katanya Rabu (18/1/2023).
Baca Lainnya :
- Pengendalian Banjir di Samarinda Diapresiasi DPRD Kaltim0
- Marak Penyegelan di Samarinda, Komisi II DPRD Kaltim Akan Lakukan Pemanggilan OPD Terkait0
- DPRD Kaltim Dorong Maksimalkan Pemanfaatan Stadion Palaran0
- Qomariah Dilantik Jadi PAW Anggota DPRD Kaltim0
- Komisi IV Soroti Banyaknya TKA di Smelter Pendingin0
Mimi menilai dari perjalanan upaya memberikan bantuan itu pihak rumah sakit sangat kaku dengan prosedur yang berlaku ditengah kondisi pasien yang tengah kritis, menurutnya keselamatan nyawa pasien merupakan peraoalan diatas segalanya.
"Jadi saat itu saya juga sempat menegaskan kepada kanujoso ini warga kita memerlukan penanganan, saya tidak peduli mau ada kamar atau tidak, tapi ini harus ditangani lebih dulu, namun sayangnya nyawa pasien tidak tertolong," tegasnya.
Mimi sangat menyayangkan kejadian tersebut, terlebih pasien tersebut termasuk warga yang kurang mampu, ia mendorong supaya pelayanan rumah sakit semestinya memprioritaskan keselamatan masyarakat yang membutuhkan termasuk warga yang tergolong kurang mampu. (Adv/Ar/An)










.jpg)
