- Aris Nur Huda: Saatnya Munas HIPMI XVIII Digelar di Kaltim
- Kutim Raih Penghargaan Arindama Infrastruktur di HUT ke-69 Kaltim
- Transaksi Sabu di Tanjung Laut Indah, Pemuda di Bontang Diciduk Polisi
- Ojol Bontang Minta WiFi hingga WC, Pemkot Janji Bangun Fasilitas Khusus pada 2027
- 4 Wilayah di Bontang Terendam Banjir, Guntung Paling Parah
- BPC HIPMI Samarinda dan Bandara APT Pranoto Dorong Produk UMKM Lokal Naik Kelas
- DPRD Samarinda Soroti Lemahnya Edukasi Keluarga sebagai Faktor Penghambat Penurunan Stunting
- Celni Soroti Lonjakan Jumlah Anak Pindahan, Minta Pemerintah Benahi Distribusi Siswa Antarwilayah
- Ledakan Tren Digital Pengaruhi Perilaku Sosial, DPRD Samarinda Minta Pemkot Perkuat Literasi dan Ana
- DPRD Samarinda Ingin Arah Pembangunan Kota Lebih Visioner dan Terintegrasi
Ketua Dewan Kaltim Sebut Pembangunan Infrasftruktur Dalam Anggaran Pendidikan Perlu Diperhatikan

Keterangan Gambar : Ketua DPRD Kaltim, Hasanuddin Mas'ud
ANALOGNEWS.id, SAMARINDA - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kaltim, Hasanuddin Mas'ud mengharapkan anggaran pendidikan pada 2023 dapat dimaksimalkan untuk pembangunan infrastruktur daripara biaya operasional guna mendukung peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM).
Hamas sapaan akrabnya menjelaskan anggaran yang dialokasikan untuk sektor pendidikan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kaltim sekitar Rp 3,4 triliun. Menurutnya bukan angka yang kecil untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Kaltim, tetapi tujuan itu tidak akan terwujud ketika anggaran infrastruktur pendidikan lebih kecil daripada biaya operasional.
"Dari APBD Kaltim sebesar Rp 17,2 triliun itu dialokasikan anggaran untuk sektor pendidikan sebesar Rp 3,4 triliun, dari besaran itu paling hanya dapat Rp 900 miliar untuk infrastruktur, jadi memang agak kecil, harapannya ke depan mudahan terbalik, penganggaran operasional itu kecil tapi penganggaran pembangunan infrastruktur pendidikan juga besar," ucapnya Rabu (25/1/2023).
Baca Lainnya :
- Rp 70 Miliar Kucuran APBD Kaltim Tahun 2023 untuk Jalan Kubar-Mahulu0
- Komisi I DPRD Kaltim Duga Tambang Ilegal Kian Marak0
- Komisi IV Soroti Perusahaan di Kaltim, Disinyalir Ada TKA Ilegal0
- Upaya Pengelolaan Aset, Komisi II DPRD Kaltim Minta Hotel Atlit Dimanfaatkan Maksimal0
- Berau Diajak Gabung Kaltara, Makmur: Menuai Pro Kontra0
Harapan itu muncul setelah Hamas menerima secara langsung Rapat Dengar Pendapat (RDP) bertajuk 'Diskusi Arah Kebijakan Pengelolaan dan Anggaran Pendidikan' dengan mahasiswa S3 Program Studi (Prodi) Manajemen Pendidikan dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Mulawarman (Unmul) yang berlangsung pada Selasa (24/1/2023). Melalui momen itu Hamas turut mengapresiasi tujuan pembahasan itu yang ingin mengetahui pengelolaan pendidikan di Kaltim.
Bahkan ia mendorong kepada para mahasiswa yang sempat bertemu dengannya untuk dapat membuat produk disertasi dengan merujuk kepada pengelolaan anggaran pendidikan di Kaltim. "Saya rasa pertemuan itu cukup baik, karena mampu berikan masukkan untuk pendidikan supaya lebih maju," tutupnya. (Adv/Ar/An)










.jpg)
