- Aris Nur Huda: Saatnya Munas HIPMI XVIII Digelar di Kaltim
- Kutim Raih Penghargaan Arindama Infrastruktur di HUT ke-69 Kaltim
- Transaksi Sabu di Tanjung Laut Indah, Pemuda di Bontang Diciduk Polisi
- Ojol Bontang Minta WiFi hingga WC, Pemkot Janji Bangun Fasilitas Khusus pada 2027
- 4 Wilayah di Bontang Terendam Banjir, Guntung Paling Parah
- BPC HIPMI Samarinda dan Bandara APT Pranoto Dorong Produk UMKM Lokal Naik Kelas
- DPRD Samarinda Soroti Lemahnya Edukasi Keluarga sebagai Faktor Penghambat Penurunan Stunting
- Celni Soroti Lonjakan Jumlah Anak Pindahan, Minta Pemerintah Benahi Distribusi Siswa Antarwilayah
- Ledakan Tren Digital Pengaruhi Perilaku Sosial, DPRD Samarinda Minta Pemkot Perkuat Literasi dan Ana
- DPRD Samarinda Ingin Arah Pembangunan Kota Lebih Visioner dan Terintegrasi
Kementerian Investasj Bidik Bontang Jadi Pusat Hilirisasi Migas Nasional

Keterangan Gambar : Kementerian Investasj Bidik Bontang Jadi Pusat Hilirisasi Migas Nasional
ANALOGNEWS.id, BONTANG - Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM terus memperkuat agenda hilirisasi migas nasional dengan turun langsung ke daerah yang memiliki potensi strategis. Kamis (13/11/2025),
Kementerian melakukan koordinasi intensif dengan DPMPTSP Bontang untuk memvalidasi data potensi investasi yang akan dimasukkan ke proposal bisnis nasional.
Langkah ini merupakan bagian dari strategi pemerintah memperluas portofolio investasi sektor minyak dan gas, sekaligus mendorong percepatan pengembangan industri turunan yang bernilai tinggi.
Baca Lainnya :
- Fauzi Achmad, CPNS DPMPTSP Bontang Raih Predikat Terbaik dengan Inovasi Sistem Digital PRISMA0
- Cara Memastikan Proses Pembuatan PT Sesuai Regulasi Terbaru0
- Izin Praktik Bidan di Bontang Kini Bisa Diajukan Online, Cepat dan Transparan0
- IMB Resmi Berganti PBG: Perizinan Bangunan di Bontang Kini Serba Digital0
- Prisma Resmi Hadir, Layanan Publik Bontang Melompat ke Era Digital Tanpa Antrian Manual0
Ahli Madya Hilirisasi Migas Kementerian Investasi, Iksan Adi, menegaskan bahwa Bontang menjadi daerah prioritas karena memiliki komoditas unggulan berbasis gas.
“Kami ingin memetakan peluang investasi yang potensial di Bontang,” ujarnya.
Untuk memperkuat penyusunan strategi promosi global, BKPM menggandeng PT Deloitte Indonesia sebagai mitra konsultan. Deloitte akan membantu analisis bisnis, penyusunan strategi promosi internasional, serta meningkatkan daya saing Bontang di mata investor dunia.
Salah satu fokus pengembangan yang dianggap paling menjanjikan ialah industri turunan gas, khususnya amoniak untuk kebutuhan pabrik Soda Ash. Produk ini dinilai strategis karena Indonesia selama ini masih mengandalkan impor dalam jumlah besar.
“Kita ingin ada tambahan investor supaya kapasitas produksi nasional meningkat,” jelas Iksan.
Momentum hilirisasi di Bontang turut diperkuat dengan groundbreaking pabrik Soda Ash pertama di Indonesia oleh PT Pupuk Kaltim, berkapasitas 300 ribu ton per tahun. Kehadiran pabrik ini diharapkan mampu menekan impor Soda Ash yang kini mencapai 1 juta ton per tahun.
“Kalau kapasitas bisa naik, Indonesia bisa lebih mandiri,” tambahnya.
Kepala DPMPTSP Bontang, Aspianur, menyatakan dukungan penuh atas langkah pemerintah pusat dalam mendorong promosi potensi daerah ke tingkat global. Selama berada di Bontang, tim kementerian akan meninjau kawasan KIE serta melakukan validasi langsung terhadap berbagai potensi lain yang bisa ditawarkan kepada investor.
“Kami siap mendampingi BKPM dan Deloitte. Harapannya kegiatan ini bisa mendatangkan investasi bagi seluruh wilayah Kota Bontang,” pungkasnya. (Adv/Dpmptsp)










.jpg)
