- Aris Nur Huda: Saatnya Munas HIPMI XVIII Digelar di Kaltim
- Kutim Raih Penghargaan Arindama Infrastruktur di HUT ke-69 Kaltim
- Transaksi Sabu di Tanjung Laut Indah, Pemuda di Bontang Diciduk Polisi
- Ojol Bontang Minta WiFi hingga WC, Pemkot Janji Bangun Fasilitas Khusus pada 2027
- 4 Wilayah di Bontang Terendam Banjir, Guntung Paling Parah
- BPC HIPMI Samarinda dan Bandara APT Pranoto Dorong Produk UMKM Lokal Naik Kelas
- DPRD Samarinda Soroti Lemahnya Edukasi Keluarga sebagai Faktor Penghambat Penurunan Stunting
- Celni Soroti Lonjakan Jumlah Anak Pindahan, Minta Pemerintah Benahi Distribusi Siswa Antarwilayah
- Ledakan Tren Digital Pengaruhi Perilaku Sosial, DPRD Samarinda Minta Pemkot Perkuat Literasi dan Ana
- DPRD Samarinda Ingin Arah Pembangunan Kota Lebih Visioner dan Terintegrasi
Gebyar Taat Pajak 2024, Menguatkan Kesadaran Warga Kaltim Akan Pajak

Keterangan Gambar : Anggota DPRD Kaltim, Subandi saat menghadiri acara Gebyar Taat Pajak Tahun 2024. (Foto: HUMAS Sekretariat DPRD Kaltim)
ANALOGNEWS.id, SAMARINDA – Ruang Ruhui Rahayu di Kantor Gubernur Kalimantan Timur menjadi saksi semangat baru masyarakat dan pemerintah untuk membangun budaya tertib pajak. Jumat (22/11/2024), acara Gebyar Taat Pajak Tahun 2024yang diselenggarakan oleh Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kaltim menghadirkan suasana penuh antusias.
Hadir mewakili Ketua DPRD Kaltim, Subandi, Anggota DPRD dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS), memuji acara tersebut sebagai langkah strategis untuk mendorong kesadaran masyarakat akan pentingnya membayar pajak, khususnya Pajak Kendaraan Bermotor (PKB). Dalam sambutannya, Subandi menyebut acara ini tidak hanya sebagai bentuk apresiasi, tetapi juga motivasi bagi para wajib pajak.
“Ini adalah apresiasi bagi masyarakat yang konsisten memenuhi kewajiban pajak tepat waktu. Kegiatan seperti ini penting untuk membangun budaya taat pajak di Kalimantan Timur,” ujarnya.
Baca Lainnya :
- Yonavia, Penyambung Aspirasi Warga dari Pedalaman Kaltim0
- Dilema Sistem Zonasi, Antara Pemerataan Pendidikan dan Realitas di Daerah0
- Benua Etam dan Tantangan Pendidikan Tinggi, Kaltim Butuh Kampus Baru0
- Perda Tenaga Kerja Lokal, Kunci Agar Warga Kaltim Tak Jadi Penonton di Era IKN0
- Perbaikan Drainase, Solusi untuk Atasi Banjir di Karang Mumus0
Salah satu agenda utama dalam acara ini adalah penyegelan data wajib pajak kendaraan bermotor, yang diikuti dengan pengundian hadiah untuk 1.250 wajib pajak dari berbagai daerah. Subandi menekankan bahwa PKB merupakan salah satu penyumbang terbesar Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kaltim, dan kesadaran masyarakat untuk membayar pajak berdampak langsung pada pembangunan daerah.
“Ketika masyarakat tertib membayar pajak, PAD kita meningkat. Dampaknya bisa dirasakan dalam bentuk pembangunan dan pelayanan publik yang lebih baik,” jelasnya.
Acara ini juga menjadi bukti nyata sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam mewujudkan kesejahteraan bersama. Subandi memberikan apresiasi tinggi kepada Bapenda Kaltim atas inisiatifnya menggelar acara yang tidak hanya memberikan penghargaan, tetapi juga mengedukasi masyarakat tentang pentingnya pajak.
Di akhir sambutannya, Subandi mengimbau seluruh masyarakat Kaltim untuk terus menjaga konsistensi dalam membayar pajak. “Pajak yang kita bayarkan adalah investasi untuk masa depan daerah. Manfaatnya akan kembali kepada kita dalam bentuk infrastruktur, layanan publik, dan kesejahteraan yang lebih baik,” katanya.
Dengan dukungan masyarakat dan komitmen pemerintah, Gebyar Taat Pajak 2024 diharapkan menjadi langkah maju untuk meningkatkan pendapatan daerah sekaligus memperkuat budaya taat pajak di Kalimantan Timur. (Fai/Adv/DPRDKaltim)










.jpg)
