DPRD Soroti Penyerobotan Lahan oleh PT WIN di Kutim

By Redaksi 30 Mar 2023, 19:22:00 WIB DPRD Kaltim
DPRD Soroti Penyerobotan Lahan oleh PT WIN di Kutim

Keterangan Gambar : Anggota Komisi II DPRD Kalimantan Timur (Kaltim) Agiel Suwarno


ANALOGNEWS.id, Samarinda - Anggota Komisi II DPRD Kalimantan Timur (Kaltim) Agiel Suwarno terus menyoroti kasus dugaan penyerobotan lahan yang dilakukan oleh PT WIN. 

PT WIN diduga menyorobot lahan milik warga di Desa Kerayaan, Kutai Timur. Agiel Suwarno geram lantaran kasus sel tersebut belum diselesaikan oleh perusahaan hingga saat ini. 

Dia mengatakan, pada Kamis 23 Maret 2023 lalu saat RDP, PT WIN berjanji akan menghadiri audiensi dan menyelesaikan masalah atas tuntutan Kelompok Tani Karya Bersama terkait penyerobotan lahan perkebunan seluas 430 hektare.

Baca Lainnya :

Namun faktanya, niat PT WIN untuk mengganti rugi hanyalah isapan jempol belaka. Sebab, hingga saat ini, perusahaan belim berbuat apa-apa.

"Menindaklanjuti hasil RDP beberapa waktu lalu, DPRD Kaltim melakukan pertemuan dengan pihak terkait di Kecamatan Sangkulirang, agar masalah tersebut bisa segera dituntaskan," kata Agiel Suwarno.

Menurut Agiel, PT WIN terkesan tidak peduli terhadap kelompok tani yang sudah bertahun-tahun tanahnya diserobot dan hak mereka dirampas perusahaan. Makanya dia merasa geram dengan sikap perusahaan yang berputar-putar menjelaskan tapi ujungnya tidak jelas. 

"PT WIN terkesan menganggap enteng dan sangat keterlaluan, sudah bertahun-tahun lahan milik warga diserobot, tidak ada ganti rugi," ujarnya.

Menurut Agiel Suwarno, sudah sangat jelas dalam peta jika lahan itu milik Kelompok Tani Karya Bersama, tapi PT WIN mencaplok begitu saja tanpa ganti rugi. "Ini merampok rakyat namanya," ucapnya.

Selain itu, Agiel Suwarno juga menegaskan, kasus penyerobotan lahan oleh PT WIN akan dibawa ke ranah hukum bila dalam waktu dekat tidak ada itikad baik ke Kelompok Tani Karya Bersama. “Kami siapkan pengacara bantu petani melaporkan penyerobotan ini ke pihak yang berwajib. PT WIN ini tak miliki rasa empati kepada masyarakat yang tanahnya diserobot lalu tak diganti rugi. Mereka melukai rasa keadilan publik dengan merampas hak rakyat,” sebutnya. (Ar/adv)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

Loading....


Kanan - Iklan Sidebar

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Instagram, Youtube dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.