- Aris Nur Huda: Saatnya Munas HIPMI XVIII Digelar di Kaltim
- Kutim Raih Penghargaan Arindama Infrastruktur di HUT ke-69 Kaltim
- Transaksi Sabu di Tanjung Laut Indah, Pemuda di Bontang Diciduk Polisi
- Ojol Bontang Minta WiFi hingga WC, Pemkot Janji Bangun Fasilitas Khusus pada 2027
- 4 Wilayah di Bontang Terendam Banjir, Guntung Paling Parah
- BPC HIPMI Samarinda dan Bandara APT Pranoto Dorong Produk UMKM Lokal Naik Kelas
- DPRD Samarinda Soroti Lemahnya Edukasi Keluarga sebagai Faktor Penghambat Penurunan Stunting
- Celni Soroti Lonjakan Jumlah Anak Pindahan, Minta Pemerintah Benahi Distribusi Siswa Antarwilayah
- Ledakan Tren Digital Pengaruhi Perilaku Sosial, DPRD Samarinda Minta Pemkot Perkuat Literasi dan Ana
- DPRD Samarinda Ingin Arah Pembangunan Kota Lebih Visioner dan Terintegrasi
DPMPTSP Bontang Siapkan Fasilitas Ramah Disabilitas untuk Wujudkan Pelayanan Inklusif

Keterangan Gambar : Kantor DPMPTSP Kota Bontang.
ANALOGNEWS.id, BONTANG - Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Bontang terus meningkatkan kualitas layanan publik dengan menyediakan berbagai sarana dan prasarana ramah disabilitas.
Langkah ini dilakukan sebagai wujud komitmen pemerintah untuk memastikan seluruh warga, termasuk penyandang disabilitas, mendapatkan pelayanan yang sama dan setara.
Kepala DPMPTSP Bontang, Muhammad Aspiannur, mengatakan bahwa fasilitas pelayanan harus bisa diakses tanpa hambatan oleh siapa pun.
Baca Lainnya :
- DPMPTSP Dorong Integrasi Layanan, MPP Diusulkan Satu Gedung demi Efisiensi Birokrasi0
- Kepastian Hukum Bangunan di Jalan Nasional, DPMPTSP Bontang Usulkan Pemutihan PBG0
- Izin Sekolah Miliki Masa Berlaku, DPMPTSP Bontang Ingatkan Wajib Perpanjangan Lewat OSS0
- Perbaiki Layanan Publik, DPMPTSP Bontang Jadikan SKM sebagai Gerbang Akhir Perizinan0
- Demi Pelayanan Publik Ramah Semua Kalangan, MPP Bontang Rencanakan Pindah Lokasi0
“Kami ingin memastikan bahwa penyandang disabilitas dapat memperoleh pelayanan yang sama halnya dengan masyarakat lainnya. Karena itu, fasilitas yang inklusif menjadi prioritas,” ujarnya saat ditemui beberapa waktu lalu.
Untuk memastikan kenyamanan, DPMPTSP menyediakan jalur masuk khusus di bagian depan gedung. Jalur tersebut dilengkapi pagar penyangga di sisi kanan tangga, sehingga memudahkan pengguna kursi roda maupun warga dengan keterbatasan mobilitas.
Selain itu, area parkir khusus disabilitas ditempatkan tepat di depan kantor agar jarak menuju ruang pelayanan menjadi lebih dekat dan aman serta pendampingan bagi penyandang disabilitas yang memerlukan bantuan langsung dalam proses pelayanan.
Menurutnya, pelayanan yang inklusif bukan hanya soal fasilitas fisik, tetapi juga sikap dan kesiapan petugas.
“Kami ingin setiap orang merasa dihargai saat datang ke kantor pelayanan. Tidak boleh ada diskriminasi. Prinsipnya, semua warga berhak dilayani dengan baik,” tegasnya.
DPMPTSP menilai bahwa penguatan fasilitas bagi penyandang disabilitas merupakan bagian dari strategi peningkatan kualitas pelayanan publik. Pemerinta juga mendorong semua instansi meningkatkan standar aksesibilitas agar layanan publik di Bontang semakin merata dan humanis.
“Semoga langkah ini bisa menjadi contoh bagi perangkat daerah lain supaya pelayanan publik di Bontang makin inklusif,” tutupnya. (Adv)










.jpg)
