- Pemkot Bontang Pastikan APBD 2027 Fokus pada Program Prioritas di Tengah Tekanan Fiskal
- DKP3 Bontang Bekali Nelayan Pengetahuan Mitigasi Bencana untuk Kurangi Risiko di Laut
- DKP3 Bontang Perkuat Sinergi Perluas Akses Permodalan bagi Pelaku Usaha Sektor Pangan
- DKP3 Bontang Sinkronkan Data Pupuk Bersubsidi, Pastikan Distribusi Sesuai Kebutuhan Petani
- DKP3 Bontang Terapkan Penyaluran Benih Ikan Bertahap untuk Jaga Siklus Produksi Pembudidaya
- DKP3 Bontang Cek Langsung Lokasi Budidaya Ikan Sebelum Tetapkan Penerima Bantuan
- DKP3 Libatkan Kelompok Tani Dukung Pencegahan Stunting Lewat Bantuan Ayam Petelur
- DKP3 Bontang Verifikasi Bantuan Jaring, Pastikan Sesuai Kebutuhan Nelayan
- DKP3 Bontang Perkuat Pelaporan Sisa Pangan SPPG untuk Evaluasi Program MBG
- Pemkot Bontang Perluas Transaksi Non-Tunai, Tiga OPD Terima Perangkat Pembayaran Digital
Dewan Dukung Rencana Pengembangan Pelabuhan Loktuan

Keterangan Gambar : Calon penumpang antri di pintu masuk Pelabuhan Loktuan.
ANALOGNEWS.id, BONTANG - Ketua Komisi III DPRD Bontang dukung rencana Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang untuk mengembangkan dermaga pelabuhan Loktuan.
Ketua Komisi III DPRD Bontang Amir Tosina mengatakan, pengembangan dermaga pelabuhan Loktuan sangat penting untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat dan meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD).
“Kami sangat mendukung rencana pengembangan pelabuhan itu, karena banyak yang bisa didapatkan di area pelabuhan itu,” kata Amir, Jumat (12/5/2023).
Baca Lainnya :
- Berikut Pesan Keta DPRD ke Sekwan yang Baru0
- Gelar Reses, Berikut Harapan Warga BK ke Junaidi0
- PT EUP Mangkir dari Undangan Rapat Komisi II DPRD Bontang0
- Awasi Distribusi Minyak Goreng, Dewan Panggil Produssn dan Distributor0
- DPRD Dukung Upaya Pemkot Bontang Atasi Banjir0
Dia bilang, pengembangan pelabuahan bisa berupa tambahan area sandar untuk kapal pengangkut penumpang ataupun logistik, yang berpotensi sebagai pendapatan daerah.
Dengan begitu, aktivitas di pelabuhan bisa meningkat. Apalagi, Bontang akan menjadi daerah penyangga Ibu Kota Negara (IKN) baru.
“Otomatis pengiriman logistik berpotensi meningkat untuk menunjang kebutuhan di sekitar IKN,” kata Politiai Gerindra itu.
Dia juga menyampaikan, rencana pengembangan pelabuhan ini sebenarnya sudah lama disuarakan oleh kepala daerah sebelumnya, namun belum terealisasi hingga saat ini.
Ia juga berharap tidak ada lagi antrean kapal di tengah laut karena keterbatasan luasan dermaga. “Semoga cepatlah terealisasi,” katanya.
Sementara itu, Kepala Bagian Perencanaan, Penelitian, dan Pengembangan (Bapelitbang) Amiruddin Syam mengatakan bahwa pihaknya saat ini masih menunggu kajian dari Universitas Indonesia Timur (UIT) terkait regulasi status aset dan kewenangan yang melakukan pengembangan.
Menurut Amiruddin, Pelabuhan Loktuan termasuk dalam kategori pelabuhan pengumpul yang membutuhkan persetujuan dari pemerintah pusat untuk pengembangannya. Jika hasil kajian seperti itu, maka Pemkot akan mengajukan permohonan kepada pusat.
“Kami masih kaji ini. Tunggu hasilnya seperti apa baru kami akan melangkah,” ujarnya. (Ar/An)










.jpg)
