- Pemkot Bontang Pastikan APBD 2027 Fokus pada Program Prioritas di Tengah Tekanan Fiskal
- DKP3 Bontang Bekali Nelayan Pengetahuan Mitigasi Bencana untuk Kurangi Risiko di Laut
- DKP3 Bontang Perkuat Sinergi Perluas Akses Permodalan bagi Pelaku Usaha Sektor Pangan
- DKP3 Bontang Sinkronkan Data Pupuk Bersubsidi, Pastikan Distribusi Sesuai Kebutuhan Petani
- DKP3 Bontang Terapkan Penyaluran Benih Ikan Bertahap untuk Jaga Siklus Produksi Pembudidaya
- DKP3 Bontang Cek Langsung Lokasi Budidaya Ikan Sebelum Tetapkan Penerima Bantuan
- DKP3 Libatkan Kelompok Tani Dukung Pencegahan Stunting Lewat Bantuan Ayam Petelur
- DKP3 Bontang Verifikasi Bantuan Jaring, Pastikan Sesuai Kebutuhan Nelayan
- DKP3 Bontang Perkuat Pelaporan Sisa Pangan SPPG untuk Evaluasi Program MBG
- Pemkot Bontang Perluas Transaksi Non-Tunai, Tiga OPD Terima Perangkat Pembayaran Digital
DPRD Dukung Upaya Pemkot Bontang Atasi Banjir
.jpg)
Keterangan Gambar : DPRD Dukung Upaya Pemkot Bontang Atasi Banjir
ANALOGNEWS.id, BONTANG - Anggota DPRD Kota Bontang Abdul Samad mendukung upaya Pemkot Bontang dalam menangani banjir.
Pria yang akrab disapa Aco ini mengatakan, banjir merupakan masalah yang sering dikeluhkan masyarakat Kota Bontang dalam beberapa tahun terakhir.
Sehingga, upaya pemerintah untuk mengatasi banjir harus didukung oleh semua pihak. “ Banjir yang paling dikeluhkan masyarakat. Makanya sangat perlu segera ditangani," kata AcoAco kepada awak media, Kamis (27/04/2023)
Baca Lainnya :
- Dewan Minta Drainase Sungai Gunung Elai Segera Diperbaiki0
- Ketua DPRD Serap Aspirasi Warga RT 18 Bontang Kuala0
- Speed Run on The Road 2023 Ketua DPRD Sukses Digelar0
- Soroti Kelayakan BCM, Kaca Pembatas Kurang Aman0
- Dinding Pembatas Hampir Ambruk, DPRD Nilai Pembangunan City Mall Serampangan0
Dia bilang, persoalan banjir harus menjadi perhatian serius. Sebab, banjir saat ini bukan hanya datang saat hujan turun.
Melainkan, banjir kiriman dan banjir air pasang alias rob juga mulai parah.
Di daerah Bontang Kuala (BK) banjir rob bisa 3-4 kali dalam sepekan. Hal itu menurut Aco sangat mengganggu aktivitas warga.
“Dulu paling sekali setahun, sekarang bisa tiap minggu," ungkapnya.
Diketahui, Pemerintah saat ini sedang menyusun master plan dalam mengatasi persoalan banjir. Anggaran yang disiapkan pun cukup besar mencapai Rp 61 miliar.
Aco mengatakan, dengan anggaran sebesar itu, pemerintah harus menyusun rencana yang matang.
“Ini perlu benar-benar diperhitungkan dengan matang pengerjaan apa saja yang diprioritaskan,” katanya.
Beberapa titik atau wilayah yang perlu diprioritaskan, kata dia, yakni penanganan sungai Api-Api. Kemudian Kelurahan Tanjung Laut dan Tanjung Laut Indah. Berikutnya di Tanjung Limau, dan Bontang Kuala.
“Kalau Bontang Kuala itu kan perlu dibangun polder,” ujarnya.
Aco pun berharap dengan rencana dan anggaran yang akan dikucurkan pemerintah bisa mengatasi persoalan banjir di Kota Bontang.
“Semoga bisa teratasi, agar tidak banjir lagi, " ujarnya. (Ar/An)










.jpg)
