- Aris Nur Huda: Saatnya Munas HIPMI XVIII Digelar di Kaltim
- Kutim Raih Penghargaan Arindama Infrastruktur di HUT ke-69 Kaltim
- Transaksi Sabu di Tanjung Laut Indah, Pemuda di Bontang Diciduk Polisi
- Ojol Bontang Minta WiFi hingga WC, Pemkot Janji Bangun Fasilitas Khusus pada 2027
- 4 Wilayah di Bontang Terendam Banjir, Guntung Paling Parah
- BPC HIPMI Samarinda dan Bandara APT Pranoto Dorong Produk UMKM Lokal Naik Kelas
- DPRD Samarinda Soroti Lemahnya Edukasi Keluarga sebagai Faktor Penghambat Penurunan Stunting
- Celni Soroti Lonjakan Jumlah Anak Pindahan, Minta Pemerintah Benahi Distribusi Siswa Antarwilayah
- Ledakan Tren Digital Pengaruhi Perilaku Sosial, DPRD Samarinda Minta Pemkot Perkuat Literasi dan Ana
- DPRD Samarinda Ingin Arah Pembangunan Kota Lebih Visioner dan Terintegrasi
Bantuan Sektor Infrastruktur dari APBN Meningkat

ANALOGNEWS.id, SAMARINDA - Ketua Komisi III DPRD Kaltim, Veridiana Huraq Wang mengatakan bantuan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) untuk infrastruktur di Kaltim mengalami peningkatan.
Untuk 2022 ini kata dia, Kaltim menerima bantuan APBN sebesar Rp 2 triliun yang dialokasikan untuk peningkatan jalan dengan status milik negara, menurutnya peningkatan ini juga berkaitan dengan Kaltim yang ditetapkan sebagai Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara.
"Untuk proyeksi jalannya untuk jalan yang berstatus milik negara terutama jalan-jalan poros antar kabupaten kota," ucapnya Kamis (25/8/2022).
Baca Lainnya :
- Alokasi Anggaran Pendidikan dalam APBD Kaltim Belum 20 Persen0
- Keterlambatan Lelang Disinyalir Penyebab Serapan Anggaran PUPR Rendah0
- Soroti RSUD AW Syahranie, Komisi IV DPRD Kaltim Sinyalir Banyak Persoalan Tak Selesai0
- Gedung Pandurata RSUD AW Syahranie Potensi Tak Selesai di 20220
- DPRD Katim Berencana Bentuk Pansus Pembahas Raperda Perubahan RTRW 2022-20240
Sementara itu, untuk 2023 mendatang Kaltim kembali menerima APBN sebesar Rp 5 triliun yang juga untuk penanganan dalam peningkatan jalan milik negara. Adanya anggaran yang ada itu Veri mengharapkan agar jalan antar kabupaten dan kota yang ada di Kaltim dapat semakin baik.
"Hal ini perlu mendapatkan apresiasi sebab belakangan ini diketahui sejumlah ruas jalan milik negara sudah semestinya mendapatkan penanganan," ujarnya.
Ia menjelaskan untuk anggaran tahun ini setidaknya dapat mengakomodir penanganan jalan dengan total panjang 100 kilometer diantaranya jalan poros Penajam Paser Utara dan Paser, Balikpapan dan Samarinda, Samarinda dan Bontang, Samarinda dan Kutai Kartanegara serta Kutai Barat, Kutai Barat dan Mahakam Ulu. (Ar/ADV/DPRDKaltim)










.jpg)
