- Aris Nur Huda: Saatnya Munas HIPMI XVIII Digelar di Kaltim
- Kutim Raih Penghargaan Arindama Infrastruktur di HUT ke-69 Kaltim
- Transaksi Sabu di Tanjung Laut Indah, Pemuda di Bontang Diciduk Polisi
- Ojol Bontang Minta WiFi hingga WC, Pemkot Janji Bangun Fasilitas Khusus pada 2027
- 4 Wilayah di Bontang Terendam Banjir, Guntung Paling Parah
- BPC HIPMI Samarinda dan Bandara APT Pranoto Dorong Produk UMKM Lokal Naik Kelas
- DPRD Samarinda Soroti Lemahnya Edukasi Keluarga sebagai Faktor Penghambat Penurunan Stunting
- Celni Soroti Lonjakan Jumlah Anak Pindahan, Minta Pemerintah Benahi Distribusi Siswa Antarwilayah
- Ledakan Tren Digital Pengaruhi Perilaku Sosial, DPRD Samarinda Minta Pemkot Perkuat Literasi dan Ana
- DPRD Samarinda Ingin Arah Pembangunan Kota Lebih Visioner dan Terintegrasi
Keterlambatan Lelang Disinyalir Penyebab Serapan Anggaran PUPR Rendah

Keterangan Gambar : Foto : Anggota Komisi III DPRD Kaltim Sutomo Jabir (Ar)
ANALOGNEWS.id, SAMARINDA - Komisi III DPRD Kaltim sinyalir tidak maksimalnya serapan anggaran pada Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Perumahan Rakyat (PUPR Pera) Kaltim akibat Biro Pengadaan Barang dan Jasa (Barjas) Setdaprov Kaltim lambat dalam prosesi lelang.
Anggota Komisi III DPRD Kaltim, Sutomo Jabir menjelaskan berdasarkan Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan pihak terkait ia melihat serapan anggaran masing-masing bidang pada PUPR Kaltim mengenai serapan anggaran masih terbilang rendah.
"Serapan anggaran yang ada sampai saat ini masih dibawah 50 persen, sementara ini sudah lebih dari pertengahan tahun," ucapnya Selasa (23/8/2022).
Baca Lainnya :
- Soroti RSUD AW Syahranie, Komisi IV DPRD Kaltim Sinyalir Banyak Persoalan Tak Selesai0
- Gedung Pandurata RSUD AW Syahranie Potensi Tak Selesai di 20220
- DPRD Katim Berencana Bentuk Pansus Pembahas Raperda Perubahan RTRW 2022-20240
- Ismail Bolong Mengaku Setor ke Petinggi Polri Terkait Pengamanan Tambang Ilegal di Kaltim0
- Hujan Semalaman, Sejumlah Ruas Jalan di Bontang Terendam Banjir0
Tentu sebagai lembaga legislatif pihaknya tak boleh tinggal diam dan berupaya untuk mengorek apa penyebab dibalik kurang maksimalnya salah satu Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kaltim. Tomo membeberkan serapan anggaran yang kurang disebabkan oleh faktor proses lelang yang lambat.
"Jadi berdasarkan keterangan yang ada kami menilai ada yang tidak sinkron antara Biro Barjas dengan OPD terkait," jelasnya.
Mengenai hambatan yang ada ini, Komisi III DPRD Kaltim mendorong agar PUPR Pera Kaltim dapat mengambil langkah taktis yang dapat dilakukan agar serapan anggaran yang ada dapat dimaksimalkan.
"Percuma daerah punya duit banyak kalau serapannya tidak ada, sementara program-program pemerintah ini sedang dinanti oleh seluruh masyarakat," tegasnya. (Ar/ADV/DPRDKaltim)










.jpg)
