- Pemkot Bontang Pastikan APBD 2027 Fokus pada Program Prioritas di Tengah Tekanan Fiskal
- DKP3 Bontang Bekali Nelayan Pengetahuan Mitigasi Bencana untuk Kurangi Risiko di Laut
- DKP3 Bontang Perkuat Sinergi Perluas Akses Permodalan bagi Pelaku Usaha Sektor Pangan
- DKP3 Bontang Sinkronkan Data Pupuk Bersubsidi, Pastikan Distribusi Sesuai Kebutuhan Petani
- DKP3 Bontang Terapkan Penyaluran Benih Ikan Bertahap untuk Jaga Siklus Produksi Pembudidaya
- DKP3 Bontang Cek Langsung Lokasi Budidaya Ikan Sebelum Tetapkan Penerima Bantuan
- DKP3 Libatkan Kelompok Tani Dukung Pencegahan Stunting Lewat Bantuan Ayam Petelur
- DKP3 Bontang Verifikasi Bantuan Jaring, Pastikan Sesuai Kebutuhan Nelayan
- DKP3 Bontang Perkuat Pelaporan Sisa Pangan SPPG untuk Evaluasi Program MBG
- Pemkot Bontang Perluas Transaksi Non-Tunai, Tiga OPD Terima Perangkat Pembayaran Digital
Amir Tosina: Pembukaan Rute Kapal Bontang-Mamuju Hemat, dan Meningkatkan Perekonomian

ANALOGNEWS.id, BONTANG - Ketua Komisi III DPRD Bontang Amir Tosina kembali meminta dukungan kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang untuk pengembangan rute baru transportasi laut Bontang-Mamuju.
Permintaan itu ia suarakan lewat Penyampaian Pandangan Umum Fraksi-Fraksi DPRD terhadap Rancangan Peraturan Daerah Kota Bontang Tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun 2022 yang dilaksanakan di Ruang Rapat Paripurna Lantai III Gedung Sekretariat DPRD Kota Bontang, Senin (5/6/2023).
Menurut Amir, dengan penambahan rute baru tersebut sangat potensial dalam peningkatan perekonomian, apalagi Kota Bontang sebagai bakal menjadi salah satu daerah penyangga Ibu Kota Negara (IKN).
Baca Lainnya :
- Soal Retribusi Sampah, BW Minta Pemkot Kaji Ulang0
- BW Usulkan Pelebaran Jalan Samping SDN 0120
- DPRD Bontang Minta Pemkot Data Ulang Korban Banjir dan Alat Tanggap Bencana 0
- Rencana Tarik Retribusi Sampah dari Warga Disorot Dewan0
- Nursalam Desak Pemkot Bontang Minta Kejelasan Pengelolaan Pulau Beras Basah0
"Jadi selain meningkatkan PAD, juga membantu perekonomian masyarakat yang akan berdagang, apalagi kebutuhan pokok di Bontang sangat bergantung dari luar, maka dengan memanfaatkan rute penyeberangan Bontang-Mamuju ini, sehingga memiliki dampak positif," ujarnya.
Apalagi, dorongan penambahan rute baru ini merupakan permintaan warga, khususnya warga asli Mamuju, Sulawesi Barat yang menetap di Bontang. Sehingga, bisa meminimalisir biaya transportasi.
"Lebih hemat biaya, karena mereka tidak perlu jauh-jauh ke Samarinda atau Balikpapan lagi. Cukup dari pelabuhan Loktuan saja," timpalnya.
Menanggapi itu, Wakil Walikota Bontang Najirah mengatakan, pihaknya telah mengupayakan tambahan rute baru tersebut menggunakan Kapal Perintis KM Entebe. Dan masih dalam proses kerjasama pihak swasta dengan melakukan Momerandum of Understanding (MoU) dengan daerah lainnya.
"Masih proses, sudah ditindaklanjuti dengan MoU 6 daerah untuk membuka rute Bontang-Sulbar," jelasnya saat menyampaikan jawaban Wali Kota Terhadap Pandangan Umum Fraksi-Fraksi DPRD Kota Bontang yang diselenggarakan di Ruang Rapat Paripurna Gedung Sekretariat DPRD Bontang, Selasa (6/6/2023). (Yy/An)










.jpg)
