- Aris Nur Huda: Saatnya Munas HIPMI XVIII Digelar di Kaltim
- Kutim Raih Penghargaan Arindama Infrastruktur di HUT ke-69 Kaltim
- Transaksi Sabu di Tanjung Laut Indah, Pemuda di Bontang Diciduk Polisi
- Ojol Bontang Minta WiFi hingga WC, Pemkot Janji Bangun Fasilitas Khusus pada 2027
- 4 Wilayah di Bontang Terendam Banjir, Guntung Paling Parah
- BPC HIPMI Samarinda dan Bandara APT Pranoto Dorong Produk UMKM Lokal Naik Kelas
- DPRD Samarinda Soroti Lemahnya Edukasi Keluarga sebagai Faktor Penghambat Penurunan Stunting
- Celni Soroti Lonjakan Jumlah Anak Pindahan, Minta Pemerintah Benahi Distribusi Siswa Antarwilayah
- Ledakan Tren Digital Pengaruhi Perilaku Sosial, DPRD Samarinda Minta Pemkot Perkuat Literasi dan Ana
- DPRD Samarinda Ingin Arah Pembangunan Kota Lebih Visioner dan Terintegrasi
BW Usulkan Pelebaran Jalan Samping SDN 012

ANALOGNEWS.id, BONTANG - Usulan pelebaran jalan di K.S Tubun samping SDN 012 kembali disuarakan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bontang. Menurut anggota komisi II DPRD Bontang Bakhtiar Wakkang mengatakan, usulan itu merupakan permintaan warga yang berada di di Rt 29 lantaran jalan tersebut dinilai sempit karena hanya memiliki lebar 1 meter.
"Usulan ini sudah sejak tahun lalu diminta warga karena tapi belum terealisasi sama pemerintah sampai sekarang," ujar BW sapaan akrabnya, Selasa (6/6/2023).
Selain itu, menurut BW tambahan pelebaran jalan itu sangat diperlukan jika sewaktu-waktu terjadi hal-hal yan tidak diinginkan. Seperti misalnya terjadi kebakaran, maka dengan pelebaran jalan kendaraan mudah masuk untuk melakukan evakuasi.
Baca Lainnya :
- DPRD Bontang Minta Pemkot Data Ulang Korban Banjir dan Alat Tanggap Bencana 0
- Rencana Tarik Retribusi Sampah dari Warga Disorot Dewan0
- Nursalam Desak Pemkot Bontang Minta Kejelasan Pengelolaan Pulau Beras Basah0
- Rencana Pembangunan Mini Zoo Disdamkartan Disorot Dewan, Minta Kaji Ulang0
- Ketua Komisi I DPRD Bontang Dorong Pendirian PTN0
"Memang sangat sempit mobil susah masuk karena diapit sekolah dan rumah warga," timpalnya.
Ia pun meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bontang agar menunda terlebih dahulu pembangunan Ruang Kelas Baru (RKB) SDN 012 Tanjung Laut Indah, Kecamatan Bontang Selatan, sebelum dilakukan pelebaran jalan.
"Saya minta pagar sekolah itu di mundurkan buat tambahan jalan, baru bangun ruang kelas baru," pintanya.
Politikus Partai Nasdem ini pun sangat berharap agar pemerintah bisa mengakomodir keinginan masyarakat yang sejak lama disuarakan itu.
"Sekolah itu milik negara, jalan juga milik negara. Artinya sama-sama untuk kepentingan masyarakat. Hanya tinggal pemerintah saja seperti apa menyikapi kebijakannya," terangnya.
Menanggapi itu, Kepala (Disdikbud) Bontang Bambang Cipto Mulyono mengatakan, pelebaran jalan itu bukan merupakan ranahnya. Selain itu, jika dilakukan pelebaran jalan akan mengurangi aset sekolah dan harus membongkar pagar sekolah, tentu akan memakan waktu yang panjang.
"Kebijakan mengurangi aset bukan kewenangan kami (Disdikbud). Kalau mau dilebarkan dengan membongkar pagar prosesnya pasti lama lagi. Sementara RKB SDN 012 Tanjung Laut Indah mulai dikerjakan dengan waktu pelaksanaan selama 7 bulan," bebernya. (Yy/An)










.jpg)
