- HAN 2026, Pemkot Bontang dan BAZNAS Beri Dukungan bagi 300 Anak
- Bimbingan Pra Nikah Remaja, Pemkot Bontang Dorong Pelajar Fokus Siapkan Masa Depan
- HUT ke-36 PW-BKAG Bontang, Agus Haris Dorong Perempuan Perkuat Pelayanan Sosial
- Pusdiklat Paskibraka Bontang Dimulai, Agus Haris Tekankan Pembentukan Karakter
- Harganas ke-33, Wali Kota Bontang Soroti Pentingnya Kehadiran Ayah dalam Keluarga
- Wali Kota Bontang Pastikan 11 Rekomendasi BPK Masih Dikawal hingga Tuntas
- 132 Mahasiswa KKN Kolaborasi Diterjunkan ke 15 Kelurahan di Bontang
- Pemkot Bontang Perkuat Perlindungan Pekerja Konstruksi Lewat BPJS Ketenagakerjaan
- Pemkot Bontang Gandeng Dunia Usaha Jaga Keberlanjutan Jaminan Kesehatan Gratis
- Digitalisasi Transaksi Daerah Bontang Capai 83,4 Persen, Pemkot Perkuat TP2DD
158 Masyarakat Kota Bontang Terima Bantuan Program Atensi dari Kemensos

ANALOG NEWS - Sebanyak 158 warga Kota Bontang menerima bantuan dari Program Atensi yang diluncurkan oleh Kementerian Sosial melalui Sentra Terpadu Kartini di Temanggung.
Kepala Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat (Dinsos PM) Kota Bontang, drg. Toetoek Pribadi Ekowati menyebutkan, bantuan ini ditujukan untuk anak-anak disabilitas, lanjut usia, dan kelompok rentan lainnya.
“Wilayah kami termasuk dalam cakupan penerima bantuan dari Sentra Terpadu Kartini di Temanggung. Saat ini, bantuan diberikan dalam bentuk paket yang berisi berbagai kebutuhan pokok,” ujar Toetoek.
Baca Lainnya :
- Dinsos-PM Bontang Gelar Penyerahan Bantuan Atensi bagi Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial0
- Layanan Rehabilitasi Sosial untuk Lansia DSPM Bontang0
- Kompensasi Pelayanan DPMPTSP Kota Bontang0
- Solusi Cepat dan Tepat Layanan PTSP Bontang0
- Begini Proses Pengajuan IMB di Kota Bontang: Persyaratan dan Tahapan0
Program Atensi merupakan upaya untuk mendukung pemerlu pelayanan kesejahteraan sosial di berbagai wilayah, termasuk Bontang pada triwulan kedua tahun ini.
“Penerima bantuan di Kalimantan Timur mencakup Bontang, Kutai Kartanegara, Kutai Timur, dan Kutai Barat,” tambahnya.
Rinciannya, bantuan diberikan kepada 50 anak disabilitas, 50 lanjut usia, dan 50 anak yatim. Selain itu, terdapat juga bantuan kewirausahaan untuk 8 orang, yang terdiri dari lanjut usia dan kelompok rentan lainnya.
Toetoek menekankan pentingnya peran aktif Dinas Sosial dalam memastikan data penerima manfaat.
“Kami harus berperan aktif di lapangan untuk menemukan sasaran yang tepat. Data penerima manfaat diinput di tingkat kelurahan, didampingi petugas Dinsos, dan kemudian dikaitkan dengan pusat untuk validasi,” jelasnya. (ADV)










.jpg)
