- Pemkot Bontang Pastikan APBD 2027 Fokus pada Program Prioritas di Tengah Tekanan Fiskal
- DKP3 Bontang Bekali Nelayan Pengetahuan Mitigasi Bencana untuk Kurangi Risiko di Laut
- DKP3 Bontang Perkuat Sinergi Perluas Akses Permodalan bagi Pelaku Usaha Sektor Pangan
- DKP3 Bontang Sinkronkan Data Pupuk Bersubsidi, Pastikan Distribusi Sesuai Kebutuhan Petani
- DKP3 Bontang Terapkan Penyaluran Benih Ikan Bertahap untuk Jaga Siklus Produksi Pembudidaya
- DKP3 Bontang Cek Langsung Lokasi Budidaya Ikan Sebelum Tetapkan Penerima Bantuan
- DKP3 Libatkan Kelompok Tani Dukung Pencegahan Stunting Lewat Bantuan Ayam Petelur
- DKP3 Bontang Verifikasi Bantuan Jaring, Pastikan Sesuai Kebutuhan Nelayan
- DKP3 Bontang Perkuat Pelaporan Sisa Pangan SPPG untuk Evaluasi Program MBG
- Pemkot Bontang Perluas Transaksi Non-Tunai, Tiga OPD Terima Perangkat Pembayaran Digital
158 Masyarakat Kota Bontang Terima Bantuan Program Atensi dari Kemensos

ANALOG NEWS - Sebanyak 158 warga Kota Bontang menerima bantuan dari Program Atensi yang diluncurkan oleh Kementerian Sosial melalui Sentra Terpadu Kartini di Temanggung.
Kepala Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat (Dinsos PM) Kota Bontang, drg. Toetoek Pribadi Ekowati menyebutkan, bantuan ini ditujukan untuk anak-anak disabilitas, lanjut usia, dan kelompok rentan lainnya.
“Wilayah kami termasuk dalam cakupan penerima bantuan dari Sentra Terpadu Kartini di Temanggung. Saat ini, bantuan diberikan dalam bentuk paket yang berisi berbagai kebutuhan pokok,” ujar Toetoek.
Baca Lainnya :
- Dinsos-PM Bontang Gelar Penyerahan Bantuan Atensi bagi Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial0
- Layanan Rehabilitasi Sosial untuk Lansia DSPM Bontang0
- Kompensasi Pelayanan DPMPTSP Kota Bontang0
- Solusi Cepat dan Tepat Layanan PTSP Bontang0
- Begini Proses Pengajuan IMB di Kota Bontang: Persyaratan dan Tahapan0
Program Atensi merupakan upaya untuk mendukung pemerlu pelayanan kesejahteraan sosial di berbagai wilayah, termasuk Bontang pada triwulan kedua tahun ini.
“Penerima bantuan di Kalimantan Timur mencakup Bontang, Kutai Kartanegara, Kutai Timur, dan Kutai Barat,” tambahnya.
Rinciannya, bantuan diberikan kepada 50 anak disabilitas, 50 lanjut usia, dan 50 anak yatim. Selain itu, terdapat juga bantuan kewirausahaan untuk 8 orang, yang terdiri dari lanjut usia dan kelompok rentan lainnya.
Toetoek menekankan pentingnya peran aktif Dinas Sosial dalam memastikan data penerima manfaat.
“Kami harus berperan aktif di lapangan untuk menemukan sasaran yang tepat. Data penerima manfaat diinput di tingkat kelurahan, didampingi petugas Dinsos, dan kemudian dikaitkan dengan pusat untuk validasi,” jelasnya. (ADV)










.jpg)
