- Aris Nur Huda: Saatnya Munas HIPMI XVIII Digelar di Kaltim
- Kutim Raih Penghargaan Arindama Infrastruktur di HUT ke-69 Kaltim
- Transaksi Sabu di Tanjung Laut Indah, Pemuda di Bontang Diciduk Polisi
- Ojol Bontang Minta WiFi hingga WC, Pemkot Janji Bangun Fasilitas Khusus pada 2027
- 4 Wilayah di Bontang Terendam Banjir, Guntung Paling Parah
- BPC HIPMI Samarinda dan Bandara APT Pranoto Dorong Produk UMKM Lokal Naik Kelas
- DPRD Samarinda Soroti Lemahnya Edukasi Keluarga sebagai Faktor Penghambat Penurunan Stunting
- Celni Soroti Lonjakan Jumlah Anak Pindahan, Minta Pemerintah Benahi Distribusi Siswa Antarwilayah
- Ledakan Tren Digital Pengaruhi Perilaku Sosial, DPRD Samarinda Minta Pemkot Perkuat Literasi dan Ana
- DPRD Samarinda Ingin Arah Pembangunan Kota Lebih Visioner dan Terintegrasi
158 Masyarakat Kota Bontang Terima Bantuan Program Atensi dari Kemensos

ANALOG NEWS - Sebanyak 158 warga Kota Bontang menerima bantuan dari Program Atensi yang diluncurkan oleh Kementerian Sosial melalui Sentra Terpadu Kartini di Temanggung.
Kepala Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat (Dinsos PM) Kota Bontang, drg. Toetoek Pribadi Ekowati menyebutkan, bantuan ini ditujukan untuk anak-anak disabilitas, lanjut usia, dan kelompok rentan lainnya.
“Wilayah kami termasuk dalam cakupan penerima bantuan dari Sentra Terpadu Kartini di Temanggung. Saat ini, bantuan diberikan dalam bentuk paket yang berisi berbagai kebutuhan pokok,” ujar Toetoek.
Baca Lainnya :
- Dinsos-PM Bontang Gelar Penyerahan Bantuan Atensi bagi Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial0
- Layanan Rehabilitasi Sosial untuk Lansia DSPM Bontang0
- Kompensasi Pelayanan DPMPTSP Kota Bontang0
- Solusi Cepat dan Tepat Layanan PTSP Bontang0
- Begini Proses Pengajuan IMB di Kota Bontang: Persyaratan dan Tahapan0
Program Atensi merupakan upaya untuk mendukung pemerlu pelayanan kesejahteraan sosial di berbagai wilayah, termasuk Bontang pada triwulan kedua tahun ini.
“Penerima bantuan di Kalimantan Timur mencakup Bontang, Kutai Kartanegara, Kutai Timur, dan Kutai Barat,” tambahnya.
Rinciannya, bantuan diberikan kepada 50 anak disabilitas, 50 lanjut usia, dan 50 anak yatim. Selain itu, terdapat juga bantuan kewirausahaan untuk 8 orang, yang terdiri dari lanjut usia dan kelompok rentan lainnya.
Toetoek menekankan pentingnya peran aktif Dinas Sosial dalam memastikan data penerima manfaat.
“Kami harus berperan aktif di lapangan untuk menemukan sasaran yang tepat. Data penerima manfaat diinput di tingkat kelurahan, didampingi petugas Dinsos, dan kemudian dikaitkan dengan pusat untuk validasi,” jelasnya. (ADV)










.jpg)
