- Pemkot Bontang Pastikan APBD 2027 Fokus pada Program Prioritas di Tengah Tekanan Fiskal
- DKP3 Bontang Bekali Nelayan Pengetahuan Mitigasi Bencana untuk Kurangi Risiko di Laut
- DKP3 Bontang Perkuat Sinergi Perluas Akses Permodalan bagi Pelaku Usaha Sektor Pangan
- DKP3 Bontang Sinkronkan Data Pupuk Bersubsidi, Pastikan Distribusi Sesuai Kebutuhan Petani
- DKP3 Bontang Terapkan Penyaluran Benih Ikan Bertahap untuk Jaga Siklus Produksi Pembudidaya
- DKP3 Bontang Cek Langsung Lokasi Budidaya Ikan Sebelum Tetapkan Penerima Bantuan
- DKP3 Libatkan Kelompok Tani Dukung Pencegahan Stunting Lewat Bantuan Ayam Petelur
- DKP3 Bontang Verifikasi Bantuan Jaring, Pastikan Sesuai Kebutuhan Nelayan
- DKP3 Bontang Perkuat Pelaporan Sisa Pangan SPPG untuk Evaluasi Program MBG
- Pemkot Bontang Perluas Transaksi Non-Tunai, Tiga OPD Terima Perangkat Pembayaran Digital
Tantangan Investasi di Kutai Timur: Tingginya Pengangguran dan Pemberdayaan Tenaga Lokal

Keterangan Gambar : Anggota DPRD Kutai Timur, Faizal Rachman.
ANALOGNEWS.id, KUTAI TIMUR – Meski investasi di Kutai Timur (Kutim) terus meningkat, tantangan menciptakan lapangan pekerjaan yang luas dan menurunkan angka pengangguran masih menjadi pekerjaan rumah. Peningkatan investasi diharapkan dapat menyelaraskan pendapatan daerah dengan peningkatan sumber daya manusia (SDM) dan perekonomian masyarakat lokal.
Namun, anggota DPRD Kutim, Faizal Rachman, menilai bahwa investasi yang ada belum memberikan dampak signifikan terhadap pengurangan pengangguran. Hingga kini, Kutim masih berada di peringkat kelima di Kalimantan Timur dalam hal pengangguran.
“Tapi berdasarkan data, angka pengangguran masih tinggi. Bahkan angka kemiskinan pun tinggi. Lalu di mana pengaruh investasinya? Padahal, 2023 lalu, menurut data pelayanan terpadu satu pintu (PTSP), investasi sangat tinggi,” jelas Faizal.
Baca Lainnya :
- DPRD Kutai Timur Dorong Perda Ketenagakerjaan untuk Tingkatkan Peluang Kerja bagi Lulusan Lokal0
- Dewan Soroti Kinerja Program BLK Kutim yang Kurang Optimal0
- Dewan Kutim Perluas Sosialisasi Program Bantuan Pendidikan0
- Hasna Dorong Perubahan Jadwal Sekolah untuk Akses Fasilitas Umum0
- DBH Sektor Kelapa Sawit Minim, DPRD Kutim Dorong Peningkatan Investasi0
Sebagai politisi dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Faizal menegaskan bahwa investasi yang tinggi seharusnya bisa membawa perubahan positif di berbagai sektor. Namun, kenyataannya, investasi belum memberikan dampak yang diharapkan, terutama dalam mengatasi masalah sosial.
“Berarti investasi yang masuk tidak mengakomodir tenaga lokal. Seharusnya investasi ini mampu mengurangi pengangguran dan kemiskinan. Inilah yang selalu diharapkan agar Kutim lebih baik,” ujarnya.
Faizal menekankan pentingnya memanfaatkan tenaga lokal dalam setiap investasi yang masuk. Menurutnya, pemberdayaan SDM lokal sangat penting untuk memastikan investasi memberikan manfaat langsung kepada masyarakat Kutim. “Percuma nilai investasinya besar, lalu yang diberdayakan pekerja dari luar daerah,” tambahnya.
Ia juga menyoroti Peraturan Daerah (Perda) tentang Ketenagakerjaan yang mengatur perekrutan tenaga kerja. Faizal mengingatkan pemerintah untuk memastikan penerapan Perda ini sesuai dengan porsi pemberdayaan tenaga kerja lokal, sehingga manfaat ekonomi bisa dirasakan langsung oleh masyarakat setempat. (Adv)

Views: 512










.jpg)
