- Pemkot Bontang Pastikan APBD 2027 Fokus pada Program Prioritas di Tengah Tekanan Fiskal
- DKP3 Bontang Bekali Nelayan Pengetahuan Mitigasi Bencana untuk Kurangi Risiko di Laut
- DKP3 Bontang Perkuat Sinergi Perluas Akses Permodalan bagi Pelaku Usaha Sektor Pangan
- DKP3 Bontang Sinkronkan Data Pupuk Bersubsidi, Pastikan Distribusi Sesuai Kebutuhan Petani
- DKP3 Bontang Terapkan Penyaluran Benih Ikan Bertahap untuk Jaga Siklus Produksi Pembudidaya
- DKP3 Bontang Cek Langsung Lokasi Budidaya Ikan Sebelum Tetapkan Penerima Bantuan
- DKP3 Libatkan Kelompok Tani Dukung Pencegahan Stunting Lewat Bantuan Ayam Petelur
- DKP3 Bontang Verifikasi Bantuan Jaring, Pastikan Sesuai Kebutuhan Nelayan
- DKP3 Bontang Perkuat Pelaporan Sisa Pangan SPPG untuk Evaluasi Program MBG
- Pemkot Bontang Perluas Transaksi Non-Tunai, Tiga OPD Terima Perangkat Pembayaran Digital
Sarkowi V Zahry Soroti Polusi Plastik di Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia

Keterangan Gambar : Sarkowi V Zahry ketila menghadiri acara peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2025. (Foto: Humas DPRD Kaltim)
ANALOGNEWS.id, SAMARINDA - Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Timur, Sarkowi V Zahry, menegaskan pentingnya aksi nyata mengatasi polusi plastik dalam momentum peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2025, yang digelar Senin (23/6/2025) di Ruang Olah Bebaya, Kantor Gubernur Kaltim. Kehadirannya mewakili Ketua DPRD Kaltim sekaligus mencerminkan komitmen legislatif dalam mengawal isu-isu keberlanjutan lingkungan.
Dalam sambutannya, Sarkowi menekankan bahwa peringatan semacam ini tidak boleh sekadar bersifat seremonial, tetapi menjadi titik awal konsolidasi aksi nyata.
“Perlu ada kesadaran kolektif dari semua pemangku kepentingan, baik pemerintah, swasta, maupun masyarakat. Persoalan lingkungan bukan beban sektoral, melainkan tanggung jawab bersama,” tegas politisi Partai Golkar ini.
Baca Lainnya :
- Wakil Ketua DPRD Kaltim Apresiasi Pentas Seni dan Fashion Show Festival Gita Nusantara di Sendawar0
- Anggota DPRD Kaltim Hadiri Peresmian Gedung Laboratorium Terpadu 2 ITK Balikpapan0
- DPRD Kaltim Apresiasi Penyerahan Program Gratispol Umroh dan Insentif Jospol di Kutai Barat0
- Wakil Ketua DPRD Kaltim Ekti Imanuel Dorong Kemandirian Pangan Berbasis Sumber Daya Lokal di PEDA XI0
- Komisi IV DPRD Kaltim Kunjungi PT Kalimantan Ferro Industry, Tegaskan Pengawasan CSR dan Keselamatan0
Ia mengkritisi persoalan sampah plastik yang dinilainya kian mengkhawatirkan. Sarkowi menilai tantangan pengelolaan sampah plastik menuntut strategi komprehensif, mulai dari edukasi publik, inovasi pengelolaan limbah, hingga kebijakan yang berpihak pada ekonomi sirkular.
Menurutnya, pemerintah daerah harus mendorong sistem pengelolaan sampah yang terintegrasi dan berbasis partisipasi masyarakat. Ia juga menyoroti masih adanya perusahaan yang mendapat rapor merah dalam kepatuhan standar lingkungan.
“Kami di DPRD akan memperkuat fungsi pengawasan, dan mendesak pemerintah provinsi agar tegas memberi sanksi, termasuk pencabutan izin usaha bagi pelaku yang berulang kali melanggar,” ujarnya.
Ia menegaskan, langkah tegas tersebut bukan hanya soal penegakan hukum, melainkan upaya melindungi ekosistem dan keberlanjutan generasi mendatang.
Pada peringatan tersebut, Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud turut menyerahkan penghargaan Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan (PROPER) kepada sejumlah perusahaan yang dinilai berkontribusi pada pelestarian lingkungan.
Sebanyak 15 perusahaan meraih predikat Emas atas upaya mengurangi emisi dan menerapkan ekonomi sirkular, 39 perusahaan meraih predikat Hijau, 184 perusahaan meraih predikat Biru, dan 40 lainnya masih berada di level Merah. Selain itu, 54 sekolah menerima penghargaan Adiwiyata Provinsi atas komitmen dalam pendidikan lingkungan.
Melalui kehadiran dan pernyataannya, DPRD Kaltim menegaskan komitmen untuk terus mengawal kebijakan lingkungan, memastikan keberlanjutan tetap menjadi prioritas pembangunan daerah. (SRA/ADV/DPRDKALTIM)










.jpg)
