- Pemkot Bontang Pastikan APBD 2027 Fokus pada Program Prioritas di Tengah Tekanan Fiskal
- DKP3 Bontang Bekali Nelayan Pengetahuan Mitigasi Bencana untuk Kurangi Risiko di Laut
- DKP3 Bontang Perkuat Sinergi Perluas Akses Permodalan bagi Pelaku Usaha Sektor Pangan
- DKP3 Bontang Sinkronkan Data Pupuk Bersubsidi, Pastikan Distribusi Sesuai Kebutuhan Petani
- DKP3 Bontang Terapkan Penyaluran Benih Ikan Bertahap untuk Jaga Siklus Produksi Pembudidaya
- DKP3 Bontang Cek Langsung Lokasi Budidaya Ikan Sebelum Tetapkan Penerima Bantuan
- DKP3 Libatkan Kelompok Tani Dukung Pencegahan Stunting Lewat Bantuan Ayam Petelur
- DKP3 Bontang Verifikasi Bantuan Jaring, Pastikan Sesuai Kebutuhan Nelayan
- DKP3 Bontang Perkuat Pelaporan Sisa Pangan SPPG untuk Evaluasi Program MBG
- Pemkot Bontang Perluas Transaksi Non-Tunai, Tiga OPD Terima Perangkat Pembayaran Digital
Sariman Apresiasi Distribusi Kelambu untuk Cegah Malaria di Sepaku

Keterangan Gambar : Sariman Apresiasi Distribusi Kelambu untuk Cegah Malaria di Sepaku. (*)
ANALOGNEWS.id, PENAJAM - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Sariman, menyampaikan dukungannya terhadap langkah Dinas Kesehatan (Dinkes) PPU dalam mendistribusikan 60 ribu kelambu ke masyarakat Kecamatan Sepaku.
Inisiatif ini dianggap tepat untuk mencegah penularan malaria di wilayah tersebut, terutama mengingat tingginya risiko penularan yang sebagian besar merupakan kasus impor dari luar daerah.
“Saya mengapresiasi langkah cepat Dinkes PPU dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat Sepaku. Penyebaran kelambu ini diharapkan mampu menekan angka penularan malaria yang selama ini jadi ancaman bagi kesehatan masyarakat,” ujar Sariman.
Baca Lainnya :
- DPRD Penajam Paser Utara akan Punya 6 Fraksi0
- DPRD PPU Apresiasi Perbaikan Jembatan Sesumpu, Harapkan Manfaat Optimal Bagi Masyarakat0
- DPRD PPU Dukung Penuh Rencana Penambahan Sekolah Laboratorium Pancasila0
- DPRD PPU Minta Masyarakat Ikut Awasi Penggunaan APBD dalam Pembangunan0
- Pentingnya Pengelolaan Pasca Panen untuk Tingkatkan Kualitas Beras Lokal0
Menurut Sariman, distribusi kelambu ini sangat penting mengingat kasus malaria di Sepaku mayoritas berasal dari luar daerah, dan upaya pencegahan proaktif adalah langkah yang efektif untuk melindungi warga.
Ia menilai bahwa penyebaran kelambu di daerah berisiko tinggi bisa memberikan dampak signifikan dalam menjaga kesehatan dan keselamatan masyarakat setempat.
“Melalui distribusi kelambu ini, masyarakat bisa terlindungi dengan baik, terutama pada malam hari ketika nyamuk pembawa malaria banyak berkeliaran. Saya berharap semua warga memanfaatkan kelambu ini sebaik mungkin,” lanjut Sariman.
Sariman juga mengingatkan agar Dinkes PPU terus melakukan pemantauan dan edukasi mengenai cara penggunaan kelambu yang benar dan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sekitar.
“Kita tidak hanya membutuhkan distribusi kelambu, tapi juga edukasi yang tepat kepada masyarakat agar mereka memahami pentingnya langkah ini. Pencegahan malaria memerlukan kerjasama semua pihak, termasuk kesadaran masyarakat,” jelasnya.
Selain itu, Sariman berharap Dinkes PPU dapat memastikan ketersediaan obat-obatan antimalaria di fasilitas kesehatan dan meningkatkan layanan kesehatan di daerah berisiko. Menurutnya, langkah pencegahan harus dibarengi dengan kesiapan fasilitas dan sumber daya kesehatan yang memadai.
“Kami di DPRD PPU siap mendukung program-program kesehatan yang bertujuan langsung melindungi masyarakat, terutama dalam penanggulangan malaria ini. Dengan dukungan dari berbagai pihak, kita berharap Sepaku dapat bebas dari ancaman penyakit ini,” tutup Sariman. (Adv)










.jpg)
