- Aris Nur Huda: Saatnya Munas HIPMI XVIII Digelar di Kaltim
- Kutim Raih Penghargaan Arindama Infrastruktur di HUT ke-69 Kaltim
- Transaksi Sabu di Tanjung Laut Indah, Pemuda di Bontang Diciduk Polisi
- Ojol Bontang Minta WiFi hingga WC, Pemkot Janji Bangun Fasilitas Khusus pada 2027
- 4 Wilayah di Bontang Terendam Banjir, Guntung Paling Parah
- BPC HIPMI Samarinda dan Bandara APT Pranoto Dorong Produk UMKM Lokal Naik Kelas
- DPRD Samarinda Soroti Lemahnya Edukasi Keluarga sebagai Faktor Penghambat Penurunan Stunting
- Celni Soroti Lonjakan Jumlah Anak Pindahan, Minta Pemerintah Benahi Distribusi Siswa Antarwilayah
- Ledakan Tren Digital Pengaruhi Perilaku Sosial, DPRD Samarinda Minta Pemkot Perkuat Literasi dan Ana
- DPRD Samarinda Ingin Arah Pembangunan Kota Lebih Visioner dan Terintegrasi
Ronal : Optimalisasi Sektor Parkir Dapat Tingkatkan PAD

Keterangan Gambar : Ilustrasi Parkiran Motor di Samarinda. (Foto : Ist)
ANALOGNEWS.id, Samarinda - Anggota Komisi I DPRD Samarinda, Ronal Stephen Lonteng, memberikan sorotan mengenai pentingnya pengelolaan sektor parkir dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Kota Tepian.
Pria yang akrab disapa Ronal ini, menilai bahwa sektor ini memiliki potensi besar jika dikelola secara optimal dengan sistem yang transparan dan terstruktur.
Dirinya mengapresiasi langkah Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda yang melakukan inspeksi mendadak (sidak) terhadap pengelolaan parkir. Menurutnya, sidak ini adalah langkah awal yang menunjukkan keseriusan Pemkot dalam memperbaiki sektor parkir yang selama ini belum dimaksimalkan kontribusinya.
Baca Lainnya :
- Beri Apresiasi Pelayanan BPJS Kesehatan, Novan : Fasilitas Kesehatan Akan Kami Tinjau Juga0
- Pemuda Tani Siap Dukung Swasembada Pangan dan Wujudkan Indonesia sebagai Lumbung Pangan Dunia0
- Novan Dukung Usulan Wali Kota Samarinda Soal Evaluasi Jam Belajar di Sekolah0
- Kebijakan Libur Sekolah Selama Ramadan, Dewan Ssamarinda Sebut Bisa Diterapkan Fleksibel0
- Pembangunan Tugu Pesut Hingga di Angka 1,2 Miliar, Deni Jelaskan Konsep dan Anggaran0
“Pengelolaan parkir seharusnya bisa menjadi salah satu penyumbang utama PAD jika dikelola dengan baik dan efisien,” terang Ronal.
Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) tersebut meyebut bahwa salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah dengan merancang skema pembagian tarif parkir yang jelas dan adil. Sebagai contoh, Ronal mengusulkan pembagian hasil sebesar 60 persen untuk juru parkir (jukir) dan 40 persen untuk kas daerah. Langkah ini, menurutnya, dapat mengurangi potensi kebocoran pendapatan yang selama ini sering terjadi.
“Dengan pembagian yang jelas, pengawasan yang ketat, dan pelibatan teknologi, kebocoran pendapatan bisa diminimalkan. Sektor parkir pun bisa memberikan kontribusi yang lebih besar terhadap PAD,” jelasnya.
Lebih lanjut kata Ronal, menekankan pentingnya evaluasi dan pengawasan secara menyeluruh untuk menciptakan sistem pengelolaan parkir yang lebih modern. Salah satu langkah yang direkomendasikannya adalah penerapan teknologi digital untuk mencatat pendapatan parkir secara real-time. Dengan begitu, transparansi dalam pengelolaan dapat lebih terjamin, dan pemerintah dapat memantau langsung potensi pendapatan dari sektor tersebut.
“Semoga evaluasi ini dapat menjadi momentum untuk memperbaiki seluruh sistem pengelolaan parkir, baik dari segi efisiensi, transparansi, maupun pemanfaatan teknologi. Jika dikelola dengan benar, sektor parkir dapat menjadi salah satu sumber PAD yang signifikan bagi Samarinda,” tandasnya. (ARD/Adv/DPRDSamarinda)










.jpg)
