- Aris Nur Huda: Saatnya Munas HIPMI XVIII Digelar di Kaltim
- Kutim Raih Penghargaan Arindama Infrastruktur di HUT ke-69 Kaltim
- Transaksi Sabu di Tanjung Laut Indah, Pemuda di Bontang Diciduk Polisi
- Ojol Bontang Minta WiFi hingga WC, Pemkot Janji Bangun Fasilitas Khusus pada 2027
- 4 Wilayah di Bontang Terendam Banjir, Guntung Paling Parah
- BPC HIPMI Samarinda dan Bandara APT Pranoto Dorong Produk UMKM Lokal Naik Kelas
- DPRD Samarinda Soroti Lemahnya Edukasi Keluarga sebagai Faktor Penghambat Penurunan Stunting
- Celni Soroti Lonjakan Jumlah Anak Pindahan, Minta Pemerintah Benahi Distribusi Siswa Antarwilayah
- Ledakan Tren Digital Pengaruhi Perilaku Sosial, DPRD Samarinda Minta Pemkot Perkuat Literasi dan Ana
- DPRD Samarinda Ingin Arah Pembangunan Kota Lebih Visioner dan Terintegrasi
Pemerintah Daerah Diminta Gencarkan Pemahaman Demokrasi di PPU

Keterangan Gambar : Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Penajam Paser Utara (PPU), Andi Muhammad Yusuf. (*)
ANALOGNEWS.id, PENAJAM - Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Penajam Paser Utara (PPU), Andi Muhammad Yusuf, menyerukan agar pemerintah daerah lebih aktif dalam meningkatkan pemahaman demokrasi di kalangan masyarakat PPU. Menurut Andi, pemahaman demokrasi yang baik sangat penting untuk menciptakan masyarakat yang partisipatif dan sadar akan hak serta kewajiban mereka sebagai warga negara.
Andi menilai, pemahaman demokrasi di kalangan masyarakat PPU masih perlu ditingkatkan. Ia menekankan bahwa pemerintah daerah memiliki peran besar dalam memberikan edukasi politik yang dapat menjelaskan pentingnya partisipasi masyarakat dalam proses demokrasi.
“Pemahaman demokrasi yang baik akan mendorong masyarakat untuk ikut serta dalam menentukan arah pembangunan daerah,” ujar Andi.
Baca Lainnya :
- Wakil Ketua DPRD PPU Tekankan Persiapan Matang Sambut Kehadiran Ibu Kota Nusantara0
- Budi Sarwoto Minta Pemkab PPU Berikan Perhatian Terhadap Dunia Olahraga0
- Sosialisasi Wawasan Kebangsaan: Langkah Kecil Menuju Persatuan0
- DPRD Kaltim Dukung Kolaborasi Percepatan SBS dan Penurunan Stunting0
- Jual Beli BBM Eceran Marak di Kaltim, Fuad Fakhruddin Minta Oknum Ditindak Tegas0
Ia juga menyoroti pentingnya program sosialisasi tentang demokrasi yang dapat menyasar semua kalangan, mulai dari pelajar, pemuda, hingga masyarakat umum. Menurut Andi, dengan pemahaman yang memadai, masyarakat akan lebih kritis dalam melihat kebijakan pemerintah dan lebih berani untuk menyuarakan aspirasi mereka secara konstruktif.
“Dengan memberikan pemahaman demokrasi yang baik, masyarakat akan lebih sadar akan peran mereka dalam mengawasi kebijakan publik serta menjaga akuntabilitas para pemimpin,” tambah Andi.
Selain itu, Andi mengingatkan bahwa pendidikan demokrasi harus dilakukan secara berkelanjutan dan melibatkan berbagai elemen, termasuk lembaga pendidikan dan organisasi masyarakat. Ia berharap, pemahaman demokrasi yang lebih baik dapat mengurangi potensi konflik dan meningkatkan toleransi di masyarakat.
Ia juga mendorong pemerintah daerah untuk bekerja sama dengan DPRD dalam menyusun program-program sosialisasi yang tepat sasaran. Andi percaya, kolaborasi antara legislatif dan eksekutif akan memperkuat efektivitas program dalam memberikan pemahaman politik dan demokrasi yang sehat kepada masyarakat PPU.
Menurut Andi, pemerintah daerah juga perlu memanfaatkan media sebagai sarana untuk memperluas jangkauan sosialisasi. Informasi tentang demokrasi dapat disampaikan melalui media sosial, seminar, serta diskusi publik yang diadakan di berbagai desa dan kelurahan. Sebagai penutup, Andi berharap masyarakat PPU dapat semakin sadar akan peran mereka dalam demokrasi.
“Saya berharap, dengan pemahaman demokrasi yang baik, masyarakat PPU dapat lebih berdaya dan ikut aktif dalam proses pembangunan, karena demokrasi adalah milik kita bersama,” pungkas Andi. (Adv)










.jpg)
