- HAN 2026, Pemkot Bontang dan BAZNAS Beri Dukungan bagi 300 Anak
- Bimbingan Pra Nikah Remaja, Pemkot Bontang Dorong Pelajar Fokus Siapkan Masa Depan
- HUT ke-36 PW-BKAG Bontang, Agus Haris Dorong Perempuan Perkuat Pelayanan Sosial
- Pusdiklat Paskibraka Bontang Dimulai, Agus Haris Tekankan Pembentukan Karakter
- Harganas ke-33, Wali Kota Bontang Soroti Pentingnya Kehadiran Ayah dalam Keluarga
- Wali Kota Bontang Pastikan 11 Rekomendasi BPK Masih Dikawal hingga Tuntas
- 132 Mahasiswa KKN Kolaborasi Diterjunkan ke 15 Kelurahan di Bontang
- Pemkot Bontang Perkuat Perlindungan Pekerja Konstruksi Lewat BPJS Ketenagakerjaan
- Pemkot Bontang Gandeng Dunia Usaha Jaga Keberlanjutan Jaminan Kesehatan Gratis
- Digitalisasi Transaksi Daerah Bontang Capai 83,4 Persen, Pemkot Perkuat TP2DD
PEDA XI KTNA Kaltim Resmi Dibuka, DPRD dan Gubernur Tegaskan Komitmen Perkuat Ketahanan Pangan

Keterangan Gambar : Ketua DPRD Kaltim Hasanuddin Mas’ud bersama Wakil Ketua Ekti Imanuel dan Anggota Yonavia menghadiri pembukaan PEDA XI KTNA Kaltim 2025 di Taman Budaya Sendawar, Kutai Barat. (Foto: Humas DPRD Kaltim)
ANALOGNEWS.id, SAMARINDA - Pekan Daerah (PEDA) XI Kontak Tani dan Nelayan Andalan (KTNA) se-Kalimantan Timur dibuka secara meriah di Taman Budaya Sendawar, Sabtu (21/6/2025), diikuti lebih dari 1.700 peserta dari seluruh kabupaten/kota. Ketua DPRD Kaltim Hasanuddin Mas’ud dan Wakil Ketua DPRD Ekti Imanuel hadir langsung memberikan dukungan kuat terhadap penguatan sektor pertanian, perikanan, dan ketahanan pangan di Benua Etam.
Acara pembukaan PEDA XI KTNA dimeriahkan dengan tarian tradisional Peteena Jaya Makmur dan ritual adat tepong tawar sebagai simbol doa keselamatan, dihadiri ribuan warga sebagai ajang silaturahmi dan kebanggaan daerah.
Ketua DPRD Kaltim, Hasanuddin Mas’ud, mengapresiasi semangat peserta serta potensi besar Kaltim di sektor pertanian dan peternakan, termasuk pemanfaatan lahan bekas tambang untuk budidaya ternak. Ia juga menyambut baik dukungan Bank BPD dengan pinjaman bunga 0% bagi petani dan nelayan.
Baca Lainnya :
- DPRD dan Gubernur Kaltim Tinjau Jalan Poros Kukar-Kubar Prioritas Infrastruktur0
- DPRD Kaltim Perkuat Sinergi dengan Polda dalam Jaga Kamtibmas0
- DPRD Kaltim Tekankan Sinergi untuk RPJMD 2025–2029 yang Efektif0
- DPRD Kaltim Hadiri Pelantikan Ketua DPRD Kukar, Tegaskan Sinergi Antarlembaga0
- PKD Kaltim 2025 Resmi Dibuka, Tegaskan Komitmen Jaga Warisan Behineka0
Wakil Ketua DPRD Kaltim, Ekti Imanuel, menyebut PEDA sebagai forum strategis memperkuat jejaring, komunikasi, dan pertukaran pengetahuan antar pelaku usaha tani dan nelayan di Kaltim, sekaligus mendorong peningkatan produktivitas dan kesejahteraan.
Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud menegaskan ketahanan pangan sebagai pilar utama pembangunan daerah yang harus menjadi fokus RPJMD Kaltim 2025–2029. Ia mengajak seluruh pihak memperkuat sinergi lintas sektor untuk mewujudkan swasembada pangan.
Dalam sesi temu wicara, para ketua KTNA dari berbagai daerah menyampaikan aspirasi terkait percepatan pembangunan infrastruktur seperti Bendungan Muara Lambakan, kemudahan akses permodalan, perizinan kawasan budidaya, serta regulasi dan dukungan untuk sektor peternakan dan ekspor-impor hasil pertanian.
Menanggapi itu, Gubernur Rudy mengingatkan pentingnya kolaborasi pemerintah dan masyarakat tani-nelayan serta mendesak kepala daerah untuk mengeluarkan regulasi menghentikan alih fungsi lahan pertanian demi menjaga ketahanan pangan. (SRA/ADV/DPRDKALTIM)










.jpg)
