- Pemkot Bontang Pastikan APBD 2027 Fokus pada Program Prioritas di Tengah Tekanan Fiskal
- DKP3 Bontang Bekali Nelayan Pengetahuan Mitigasi Bencana untuk Kurangi Risiko di Laut
- DKP3 Bontang Perkuat Sinergi Perluas Akses Permodalan bagi Pelaku Usaha Sektor Pangan
- DKP3 Bontang Sinkronkan Data Pupuk Bersubsidi, Pastikan Distribusi Sesuai Kebutuhan Petani
- DKP3 Bontang Terapkan Penyaluran Benih Ikan Bertahap untuk Jaga Siklus Produksi Pembudidaya
- DKP3 Bontang Cek Langsung Lokasi Budidaya Ikan Sebelum Tetapkan Penerima Bantuan
- DKP3 Libatkan Kelompok Tani Dukung Pencegahan Stunting Lewat Bantuan Ayam Petelur
- DKP3 Bontang Verifikasi Bantuan Jaring, Pastikan Sesuai Kebutuhan Nelayan
- DKP3 Bontang Perkuat Pelaporan Sisa Pangan SPPG untuk Evaluasi Program MBG
- Pemkot Bontang Perluas Transaksi Non-Tunai, Tiga OPD Terima Perangkat Pembayaran Digital
PEDA XI KTNA Kaltim Resmi Dibuka, DPRD dan Gubernur Tegaskan Komitmen Perkuat Ketahanan Pangan

Keterangan Gambar : Ketua DPRD Kaltim Hasanuddin Mas’ud bersama Wakil Ketua Ekti Imanuel dan Anggota Yonavia menghadiri pembukaan PEDA XI KTNA Kaltim 2025 di Taman Budaya Sendawar, Kutai Barat. (Foto: Humas DPRD Kaltim)
ANALOGNEWS.id, SAMARINDA - Pekan Daerah (PEDA) XI Kontak Tani dan Nelayan Andalan (KTNA) se-Kalimantan Timur dibuka secara meriah di Taman Budaya Sendawar, Sabtu (21/6/2025), diikuti lebih dari 1.700 peserta dari seluruh kabupaten/kota. Ketua DPRD Kaltim Hasanuddin Mas’ud dan Wakil Ketua DPRD Ekti Imanuel hadir langsung memberikan dukungan kuat terhadap penguatan sektor pertanian, perikanan, dan ketahanan pangan di Benua Etam.
Acara pembukaan PEDA XI KTNA dimeriahkan dengan tarian tradisional Peteena Jaya Makmur dan ritual adat tepong tawar sebagai simbol doa keselamatan, dihadiri ribuan warga sebagai ajang silaturahmi dan kebanggaan daerah.
Ketua DPRD Kaltim, Hasanuddin Mas’ud, mengapresiasi semangat peserta serta potensi besar Kaltim di sektor pertanian dan peternakan, termasuk pemanfaatan lahan bekas tambang untuk budidaya ternak. Ia juga menyambut baik dukungan Bank BPD dengan pinjaman bunga 0% bagi petani dan nelayan.
Baca Lainnya :
- DPRD dan Gubernur Kaltim Tinjau Jalan Poros Kukar-Kubar Prioritas Infrastruktur0
- DPRD Kaltim Perkuat Sinergi dengan Polda dalam Jaga Kamtibmas0
- DPRD Kaltim Tekankan Sinergi untuk RPJMD 2025–2029 yang Efektif0
- DPRD Kaltim Hadiri Pelantikan Ketua DPRD Kukar, Tegaskan Sinergi Antarlembaga0
- PKD Kaltim 2025 Resmi Dibuka, Tegaskan Komitmen Jaga Warisan Behineka0
Wakil Ketua DPRD Kaltim, Ekti Imanuel, menyebut PEDA sebagai forum strategis memperkuat jejaring, komunikasi, dan pertukaran pengetahuan antar pelaku usaha tani dan nelayan di Kaltim, sekaligus mendorong peningkatan produktivitas dan kesejahteraan.
Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud menegaskan ketahanan pangan sebagai pilar utama pembangunan daerah yang harus menjadi fokus RPJMD Kaltim 2025–2029. Ia mengajak seluruh pihak memperkuat sinergi lintas sektor untuk mewujudkan swasembada pangan.
Dalam sesi temu wicara, para ketua KTNA dari berbagai daerah menyampaikan aspirasi terkait percepatan pembangunan infrastruktur seperti Bendungan Muara Lambakan, kemudahan akses permodalan, perizinan kawasan budidaya, serta regulasi dan dukungan untuk sektor peternakan dan ekspor-impor hasil pertanian.
Menanggapi itu, Gubernur Rudy mengingatkan pentingnya kolaborasi pemerintah dan masyarakat tani-nelayan serta mendesak kepala daerah untuk mengeluarkan regulasi menghentikan alih fungsi lahan pertanian demi menjaga ketahanan pangan. (SRA/ADV/DPRDKALTIM)










.jpg)
