- Aris Nur Huda: Saatnya Munas HIPMI XVIII Digelar di Kaltim
- Kutim Raih Penghargaan Arindama Infrastruktur di HUT ke-69 Kaltim
- Transaksi Sabu di Tanjung Laut Indah, Pemuda di Bontang Diciduk Polisi
- Ojol Bontang Minta WiFi hingga WC, Pemkot Janji Bangun Fasilitas Khusus pada 2027
- 4 Wilayah di Bontang Terendam Banjir, Guntung Paling Parah
- BPC HIPMI Samarinda dan Bandara APT Pranoto Dorong Produk UMKM Lokal Naik Kelas
- DPRD Samarinda Soroti Lemahnya Edukasi Keluarga sebagai Faktor Penghambat Penurunan Stunting
- Celni Soroti Lonjakan Jumlah Anak Pindahan, Minta Pemerintah Benahi Distribusi Siswa Antarwilayah
- Ledakan Tren Digital Pengaruhi Perilaku Sosial, DPRD Samarinda Minta Pemkot Perkuat Literasi dan Ana
- DPRD Samarinda Ingin Arah Pembangunan Kota Lebih Visioner dan Terintegrasi
Momen Hari Pahlawan, Aspiannur Ajak Aparat DPMPTSP Bontang Jadi \"Pahlawan Pelayanan\"

Keterangan Gambar : Ucapan Hari Pahlawan dari DPMPTSP Bontang (Ist)
ANALOGNEWS.id, BONTANG - Memperingati Hari Pahlawan 10 November 2025, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Bontang, Aspiannur, mengajak masyarakat dan pegawai pemerintah menjadikan momentum ini untuk menguatkan semangat perjuangan kontemporer.
Aspiannur menekankan bahwa peringatan Hari Pahlawan bukan hanya nostalgia terhadap jasa pejuang dulu, melainkan panggilan untuk menghidupkan kembali nilai keberanian, pengorbanan, dan ikhlas dalam aktivitas sehari-hari.
“Semangat juang harus tetap menyala. Kini, perjuangan kita wujudkan lewat kerja keras, inovasi, dan layanan prima bagi rakyat,” katanya, Senin (10/11/2025) .
Baca Lainnya :
- DPMPTSP Bontang Perketat Kawasan Bebas Rokok di Lingkungan Kantor0
- DPMPTSP Bontang Tegaskan Batas Minimal Investasi PMA Rp10 Miliar0
- DPMPTSP Bontang Apresiasi Kolaborasi Indomaret dan UMKM Lokal0
- Pegawai DPMPTSP Bontang Hana Raih Juara 8 Arsiparis Teladan Kota0
- Pelabuhan Peti Kemas Bontang Diproyeksikan Jadi Pusat Logistik Baru, DPMPTSP Siapkan Langkah Strateg0
Dalam konteks birokrasi modern, Aspiannur menyatakan pegawai negeri bisa menjadi “pahlawan pelayanan” melalui integritas dan dedikasi harian untuk memberikan layanan cepat, jujur, serta ramah bagi masyarakat dan investor. Ia membandingkan perjuangan masa lalu dengan bambu runcing, sementara hari ini dituntut komitmen penuh tanggung jawab dalam tugas pelayanan publik.
“Pahlawan zaman dulu memakai senjata sederhana, sekarang kita berperang dengan ketulusan melayani. Itulah wujud kepahlawanan era kita,” tegasnya. (Adv)










.jpg)
