- HAN 2026, Pemkot Bontang dan BAZNAS Beri Dukungan bagi 300 Anak
- Bimbingan Pra Nikah Remaja, Pemkot Bontang Dorong Pelajar Fokus Siapkan Masa Depan
- HUT ke-36 PW-BKAG Bontang, Agus Haris Dorong Perempuan Perkuat Pelayanan Sosial
- Pusdiklat Paskibraka Bontang Dimulai, Agus Haris Tekankan Pembentukan Karakter
- Harganas ke-33, Wali Kota Bontang Soroti Pentingnya Kehadiran Ayah dalam Keluarga
- Wali Kota Bontang Pastikan 11 Rekomendasi BPK Masih Dikawal hingga Tuntas
- 132 Mahasiswa KKN Kolaborasi Diterjunkan ke 15 Kelurahan di Bontang
- Pemkot Bontang Perkuat Perlindungan Pekerja Konstruksi Lewat BPJS Ketenagakerjaan
- Pemkot Bontang Gandeng Dunia Usaha Jaga Keberlanjutan Jaminan Kesehatan Gratis
- Digitalisasi Transaksi Daerah Bontang Capai 83,4 Persen, Pemkot Perkuat TP2DD
Momen Hari Pahlawan, Aspiannur Ajak Aparat DPMPTSP Bontang Jadi \"Pahlawan Pelayanan\"

Keterangan Gambar : Ucapan Hari Pahlawan dari DPMPTSP Bontang (Ist)
ANALOGNEWS.id, BONTANG - Memperingati Hari Pahlawan 10 November 2025, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Bontang, Aspiannur, mengajak masyarakat dan pegawai pemerintah menjadikan momentum ini untuk menguatkan semangat perjuangan kontemporer.
Aspiannur menekankan bahwa peringatan Hari Pahlawan bukan hanya nostalgia terhadap jasa pejuang dulu, melainkan panggilan untuk menghidupkan kembali nilai keberanian, pengorbanan, dan ikhlas dalam aktivitas sehari-hari.
“Semangat juang harus tetap menyala. Kini, perjuangan kita wujudkan lewat kerja keras, inovasi, dan layanan prima bagi rakyat,” katanya, Senin (10/11/2025) .
Baca Lainnya :
- DPMPTSP Bontang Perketat Kawasan Bebas Rokok di Lingkungan Kantor0
- DPMPTSP Bontang Tegaskan Batas Minimal Investasi PMA Rp10 Miliar0
- DPMPTSP Bontang Apresiasi Kolaborasi Indomaret dan UMKM Lokal0
- Pegawai DPMPTSP Bontang Hana Raih Juara 8 Arsiparis Teladan Kota0
- Pelabuhan Peti Kemas Bontang Diproyeksikan Jadi Pusat Logistik Baru, DPMPTSP Siapkan Langkah Strateg0
Dalam konteks birokrasi modern, Aspiannur menyatakan pegawai negeri bisa menjadi “pahlawan pelayanan” melalui integritas dan dedikasi harian untuk memberikan layanan cepat, jujur, serta ramah bagi masyarakat dan investor. Ia membandingkan perjuangan masa lalu dengan bambu runcing, sementara hari ini dituntut komitmen penuh tanggung jawab dalam tugas pelayanan publik.
“Pahlawan zaman dulu memakai senjata sederhana, sekarang kita berperang dengan ketulusan melayani. Itulah wujud kepahlawanan era kita,” tegasnya. (Adv)










.jpg)
